Bukan Simpanan

Bukan Simpanan
Rumah


__ADS_3

"Kamu sudah pikir kan semua nya Bar,jika untuk kembali pada Zizi seperti nya kamu tidak ada lagi kesempatan karena Zizi sudah menikah dengan mas mu,dan bulan depan peresmian nya"jelas papa Bara


"Pa,di paksa pun tidak ada gunanya pa, pernikahan ini tanpa cinta" jawab Bara


"Lalu kamu mau nya bagaimana? jika memang bercerai jalan yang kamu pilih papa rasa bukan jalan yang baik"


"Pa,,aku tidak mencintai Arum pa, hubungan kami di dasari dengan khilaf bukan cinta!" tekan Bara lagi


"Karena terbiasa bersama bisa tumbuh cinta Bar, Hanya perasaan bersalah mu yang mendominasi saat ini Bar, hingga kamu tak bisa menerima Arum,coba kamu renungkan di saat berselingkuh dengan Arum kalian saling suka bukan? mana mungkin bisa melakukan hubungan badan hanya karena Nafsu semata, itu perkosa nama nya! sedangkan kalian sudah biasa bertemu berhari-hari,kamu pikir ulang lagi Bar papa yakin pasti ada rasa untuk Arum,jika kamu meninggalkan Arum dan mencari perempuan lain sudah pasti akan mengulang dari Nol sedangkan Arum sudah jelas kamu ketahui dari awal"jelas papa Bara panjang lebar


Bara terdiam sejenak dan menghela nafas panjang,ntah perasaan apa yang dia punya untuk Arum saat ini.


***

__ADS_1


"Yang mana sayang?" tanya Pras saat memperlihatkan beberapa foto rumah pada Zizi.


"Jangan terlalu besar Mas,aku bingung nanti cara mengurus nya,kamu tau sendiri kan aku tidak mau berhenti bekerja"


"Kenapa harus kamu sayang,kan ada Art.Kamu itu ratu bukan babu, bekerja pun hanya untuk selingan sayang, tidak di jadikan Prioritas,mas akan cari sekretaris baru untuk membantu kamu"


"Tidak usah mas!! aku masih bisa yang jelas rumah nya yang sederhana saja jangan berlebihan mas,agar bisa aku kerja kan semua nya,aku tidak mau ya ada sekretaris baru"



"Seperti nya yang ini cocok sayang, nuansa modern dengan dua lantai, kamu suka pemandangan bukan ini di bawahnya ada taman" ucap Pras menunjuk kan satu foto rumah yang menurut nya bagus


"Ini kamar kita terletak di lantai dua sayang sudah ada kamar anak nya, untuk tamu di bawah dan kamar pembantu juga ada dua" lanjut Pras menjelaskan detail nya dan Zizi hanya mengangguk kecil

__ADS_1


"Komplek nya juga aman, sudah ada security yang menjaga jadi kita tidak perlu lagi pake untuk di rumah, palingan penjaga biasa saja sekalian bersih-bersih halaman agar terus terlihat bersih"


"Terserah kamu saja mas,aku ikut"


"Atau kalau kamu mau ajak bapak dan ibu pindah ke sini,biar lebih rame rumah nya" usul Pras


"Ibu orang nya susah mas,dia nggak akan mau ninggalin kampung begitu saja karena dia sudah terbiasa dengan ternak nya"jawab Zizi


"Jadi bagaimana sayang kamu suka dengan yang ini,kalau iya mas mau Dp dulu biar bisa di tempati keluarga kamu saat pesta pernikahan kita nanti dan setelah pesta pernikahan kita baru di lunasi"


"Aku ikut saja mas, yang jelas kemana kamu pergi di situ ada aku" jawab Zizi tersenyum manis membuat Pras mencubit gemas pipi istri nya ini.


Rasa cinta dan sayang Pras pada Zizi tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata lagi hingga kemanapun melangkah pasti sepasang pengantin baru ini tidak akan terpisahkan.

__ADS_1


__ADS_2