
"Sejak kapan kamu mencintai ku sayang?" tanya Pras pada Zizi sambil mengelus lembut pipi perempuan cantik ini.
"Tidak tau mas, mungkin saat kamu membawa ku tinggal di sini" jawab Zizi berusaha menetralkan detak jantung nya dan ikut membalas elusan di wajah Pras.
"Aku bahagia sekarang kita bisa saling mengungkapkan rasa, awalnya aku mengira kamu menangisi Bara ternyata kamu cemburu pada Sintia"
Zizi mengalihkan pandangannya nya karena malu.
"Sayang dia itu mantan pacar ku,kami tidak ada hubungan apa-apa" jelas Pras
"Kamu tau aku sudah naksir kamu lama"
"Oh ya"
"Hmmm... bahkan dari kamu bersama Bara tapi aku tidak berani mengatakan nya,aku takut kamu malah menjauh jadi aku hanya memperhatikan mu diam-diam" aku Pras membuat Zizi mencebik tidak percaya
"Serius sayang" ucap Pras mengeratkan pelukannya
"Iya-iya aku percaya" jawab Zizi tersenyum kecil
"Kamu lelah sayang?" tanya Pras menatap Zizi penuh damba membuat Zizi gugup
__ADS_1
"Iya mas,besok kita mau ke kantor, ingat besok ada pengecekan bahan baku ke lapangan,jadi harus pagi mas" ingat Zizi
"Kalau begitu kita tidur saja sayang" ucap Pras meletakkan kepala nya di dada Zizi, ini kali kedua mereka tidur satu ranjang tapi kali ini sudah berbeda mereka tidur saling berpelukan karena sudah mengetahui perasaan satu sama lain.
***
Pagi menyapa,Mentari mulai menampakkan sinar nya meskipun masih malu-malu, sepasang suami istri ini masih betah berpelukan.
"Mas, bangun ayo segera mandi,aku akan siapkan sarapan,nanti kita terlambat" ucap Zizi menepuk kecil pipi Pras
Pras menggeliat kan tubuh nya lalu memeluk Zizi kembali.
"Sayang,kenapa ini bukan hari libur" keluh Pras,dia ingin seharian memeluk tubuh Zizi di atas ranjang
"Ini masih hari jum'at mas,masih bekerja! ayo bangun aku siapkan sarapan nya" ujar Zizi menggeser kan tangan Pras,dia segera keluar untuk menyiapkan sarapan mereka.
Karena hari sudah siang Zizi hanya menyiapkan susu hangat dan spaghetti tapi saat Zizi sedang mengaduk spaghetti nya Pras justru datang memeluk nya dari belakang,hal ini yang sudah sangat lama di impikan oleh Pras.
"Ma-s nanti telat ke kantor nya" ujar Zizi sedikit gugup
"Mas masih mau begini sayang"
__ADS_1
"Besok kan libur mas,masih ada hari esok" jawab Zizi tapi tak di hiraukan oleh Pras
Pras justru menarik tubuh Zizi dan memepetkan nya ke tembok membuat Zizi tak bisa bergerak.
Zizi terlihat gugup saat Pras memegang leher dan mencium bibir nya, perasaan Zizi tak karuan saat ini.
"Mas...." ******* akhirnya lolos di bibir mungil perempuan ini
Pras membawa Zizi ke arah kamar mandi yang berada di sebelah dapur mereka.
Di bawah guyuran air shower Pras tidak melepaskan ciuman panas mereka pagi ini.
Pras menggigit bibir bawahnya Zizi agar perempuan cantik ini membuka mulut nya dan memberikan akses pada Pras agar bisa mengobrak-abrik isi nya.
"Zi....mas menginginkan mu" bisik Pras tak bisa lagi menahan hasrat nya
Zizi mengangguk pelan membuat Pras tersenyum kecil, perlahan Pras membuka pakaian yang menutupi tubuh istrinya ini,Zizi hanya bisa pasrah toh memang Pras adalah suami sah nya,tak ada dosa yang mereka lakukan.
"Aaggg......." erangan nikmat dari bibir Zizi membuat Pras bersemangat,di bawah guyuran air shower mereka memadu kasih untuk pertama kali nya,Zizi yang masih amatiran di bimbing oleh Pras perlahan.
__ADS_1