
Tak terasa waktu berlalu saat ini kehamilan Zizi sudah memasuki usia sembilan bulan, semua keluarga sudah berkumpul menunggu kelahiran sang cucu pertama tidak terkecuali Bara yang juga sibuk mempersiapkan kelahiran Zizi sang kakak ipar.
Saat ini Bara sudah bisa menerima kehadiran Zizi sebagai ipar nya dan Sinta sang kekasih ikut membantu proses kelahiran Zizi.
Ya! Bara dan Sinta kini menjalin hubungan yang serius bahkan merencanakan pernikahan setelah kelahiran cucu pertama di keluarga Mahendra.
"Sayang kamu pasti bisa" bisik Pras saat Zizi mencoba menghembuskan nafas pelan
Sinta dengan lembut menghajar Zizi cara mengedan, karena memang anak pertama membuat Zizi sedikit kesulitan.
"Tarik nafas,buang pelan kak" ujar Sinta lembut
Pras menggenggam tangan Zizi dan mengusap dahi perempuan yang paling dia cintai ini dengan lembut.
Mama Indah dan keluarga lain nya menunggu di luar dengan wajah cemas menanti kelahiran cucu pertama mereka.
"Pa,gimana ini sudah berapa jam Zizi di dalam belum ada tanda-tanda kelahiran pa"
"Sabar ma,kamu kira melahirkan anak kucing apa"
"Kamu pa!!!" kesal nya memukul lengan sang suami
"Ya, sedikit lagi kak itu sudah kelihatan kepalanya,dorong yang kuat ya kak" instruksi Sinta membuat Zizi mengedan sekuat tenaga..
__ADS_1
"Hoek......hoek....."
"Alhamdulillah"
"Mas" panggil Zizi pelan
Pras tersenyum kecil melihat sang buah hati dan mencium kening Zizi beberapa kali, perjuangan perempuan nya ini sungguh luar biasa, meskipun selama kehamilan Zizi manja tapi Zizi bisa melewati semua ini hingga melahirkan anak mereka.
"Cantik persis mama nya,bibir nya mungil" ujar Sinta tersenyum
Pras melihat Anak perempuan yang sangat cantik, wajahnya persis Zizi, mungkin jika di lihat versi bayi nya Zizi juga seperti ini.
****
"Ya kalau tidak mau batal dong jadi ipar" goda Pras dan di jawab senyuman oleh Sinta
"Gemes banget deh pengen cium terus" Mama Indah beberapa kali terus menciumi wajah sang cucu
Rasa bahagia nya tak bisa dia ungkapkan lagi.
"Siapa nama nya kak?"tanya Sinta
"Ayudia Prasetyo yang artinya perempuan ayu dan cantik" jawab Pras membuat Zizi tersenyum manis
__ADS_1
"Benar-benar cantik ya, putih persis Zizi" jawab ibu Zizi yang ikut bahagia mendapatkan cucu perempuan karena anak Nisya dan Dimas laki-laki.
"Jadi kapan pernikahan kalian?" tanya Pras pada Bara
"Secepat nya mas, mungkin setelah Kak Zizi sembuh,ya kan sayang?" tanya Bara pada Sintia yang terlihat menunduk malu
Sinta banyak membantu Bara untuk bangkit dari keterpurukannya, Sintia terus mengingat kan Bara untuk mengikhlas kan Zizi agar hidup nya tenang dan ternyata berhasil.Arum pernah datang kembali dalam hidup Bara, awalnya dia ingin kembali pada Arum tapi jika melihat wajah Arum semakin jelas Bara melihat tangisan Zizi membuat nya tak bisa bersama Arum karena merasa bersalah.
Sinta seorang janda yang di tinggal meninggal oleh sang suami tapi dia belum memiliki anak karena suaminya dulu sakit-sakitan.
Karena kedekatan mereka yang sering terjadi membuat Bara memberanikan diri. meminta Sinta menjadi istri nya dan hal itu di sambut oleh Sinta baik hingga hubungan mereka sampai saat ini berjalan lancar.
"Semoga di sesegera ya dan berjalan lancar"
"Amin..."
Lengkap sudah kebahagiaan keluarga ini dan rasa bersalah Bara pun saat ini sudah hilang, Hubungan Zizi dan Pras semakin harmonis apalagi di karuniai seorang malaikat perempuan yang cantik membuat semua nya semakin sempurna.
****
***Tamat***
Terimakasih untuk pembaca setia ku, mohon maaf jika masih banyak kekurangan nya,Mampir di cerita terbaru ku pernikahan luar biasa, yang tidak kalah serunya ramai kan di sana ya🥰🥰
__ADS_1