Bukan Simpanan

Bukan Simpanan
Resepsi


__ADS_3

"Zi....aku sudah menalak Arum dan ingin kit kembali" ujar Bara saat melihat Zizi sendirian duduk di ruang keluarga karena Pras sedang berbincang dengan sang papa di belakang dan mama Indah masih di dalam kamar.


"Bar...aku tidak bisa kembali lagi dengan mu"


"Apa karena kamu merasa Pras lebih kaya dari ku"


"Meskipun Pras bukan lelaki kaya lebih baik aku tetap bertahan dengan nya dari pada harus kembali pada mu Bar"


"Zi,aku di jebak oleh Arum"Ucap Bara berharap Zizi percaya


"Aku minta maaf Zi, aku khilaf karena terus bersama Arum setiap hari nya"


"Apakah bersama setiap hari membuat orang khilaf,jika ia kenapa aku tidak!!! aku tiap waktu bersama Mas Pras,Bar.Tapi kami memutuskan menikah pun bukan karena Khilaf" tekan Zizi


"Jika brengsek ya brengsek saja jangan terlalu banyak alasan Bar,aku memberikan kamu ruang untuk bisa bebas bekerja tapi kamu yang menyalah gunakan semua nya Bar, untuk sekarang maaf aku sudah mencintai kakak mu" aku Zizi membuat Bara terdiam


Zizi hendak pergi meninggalkan Bara tapi tangan nya di tahan oleh mantan kekasih nya ini..

__ADS_1


"Zi beri aku kesempatan ke dua aku janji akan memperbaiki semua ini.


"Oh Tuhan drama macam apa lagi ini"Batin Zizi,Sintia dan Bara selalu membuat nya pusing.


"Hmmmm....." Pras berdehem saat melihat Bara menggenggam tangan Zizi


Zizi segera menarik nya dia takut Pras justru salah paham.


"Mas-"Pras mengangkat tangan nya memberikan kode agar Zizi tak perlu menjelaskan pada nya


"Boleh mas ajak Zizi pergi?" tanya nya pada Bara


"Seperti nya tidak ada lagi yang harus di bicarakan Bar, Hubungan mu dengan Zizi sudah lama berakhir dan kami akan melangsungkan resepsi dua hari lagi jadi mas harap kamu bisa memperlakukan Zizi sebagai kakak ipar mu" tekan Pras membuat Bara kesal


"Ayo sayang" ajak Pras menarik tangan Zizi


"Pras mau kemana?" pekik Mama indah yang baru keluar kamar

__ADS_1


"Ma,aku harus menjemput mertua ku di terminal"jawab Pras sambil melihat jam tangan nya


"Pras mama masih harus bicara pada Zizi mengenai konsep pernikahan kalian nanti"


"Ma, waktu nya sudah mepet ma,aku sudah serahkan semua nya pada pihak Wo jadi mama tidak perlu lelah apalagi mama baru saka sembuh,nggak usah capek-capek ya"


Mama Indah sebenarnya ingin pernikahan Zizi dan Pras ini dengan konsep mewah dan dia yang turun tangan sendiri tapi mengingat kondisi nya yang baru sembuh dari sakit membuat nya harus bisa menerima semua keputusan Pras.


"Ya sudah kalau begitu,Zi...ini sayang kamu pakai saat acara resepsi ya,ini Kalung berlian punya mama"


"Ma,,aku bisa membelikan yang baru untuk Zizi, kenapa harus bekas mama"


"Pras ini bukan bekas tapi ini kalung berlian dari oma mu dulu,dia memberikan pada mama dan berharap bisa di pakai oleh Cucu menantu nya karena mama sudah menyayangi Zizi seperti anak sendiri mama mau nya Zizi memakai nya Pras" jelas Mama Indah


Zizi tersenyum kecil menatap sang mertua


"Terima kasih ya ma,nanti aku pakai di acara resepsi" jawab Zizi manis

__ADS_1


"Terima kasih sayang"


"Kalau begitu kami pamit ma takut telat" pamit Zizi menyalami punggung tangan sang mertua dan mencium pipi mama Indah begitu juga dengan Pras sedang kan Bara hanya diam membeku melihat pemandangan itu.


__ADS_2