
"Sial" kesal Bara melihat wajah nya luka karena goresan tinjuan Pras tadi.
"Bagaimana bisa mereka menikah,aku tidak akan membiarkan Zizi bersama mas Pras, Zizi milik ku!!" ucap Bara pelan
"Mas,,wajah mu terluka biar aku bersihkan terlebih dahulu" ujar Arum pelan
"Tidak perlu, tidur saja sana" usir Bara membuat Arum mengurungkan niatnya.
***
Zizi memilih langsung tidur dia tak mau membahas pertengkaran Bara dan Pras tadi, tuduhan Bara masih membekas di hati nya,sakit!! ya sakit yang di rasakan Zizi saat ini jadi dia lebih memilih diam.
Pras melihat Zizi yang diam seakan tau kalau istri nya ini tengah bersedih.
"Saya-"
"Sudah malam mas,aku ingin tidur" potong Zizi mencoba memejamkan mata nya.
Pras menghela nafas berat dia membiarkan Zizi menenangkan diri terlebih dahulu.
***
__ADS_1
"Mama tidak suka cara Bara berbicara tadi pa, jelas-jelas dia yang menyakiti Zizi dan sekarang dia malah menuduh Zizi sembarang" kesal mama Indah
"Sabar ma, ingat nanti jantung mu kumat"
"Pa, kamu harus tegas pa pada Bara dia sudah sangat keterlaluan,jika dia ingin menceraikan Arum silahkan tapi jangan bawa-bawa Zizi dan jangan mengganggu hubungan Zizi dan Pras!!"
"Nanti papa akan coba bicarakan pada Bara ma,saat ini Bara dan Pras masih sama-sama emosi ma"
"Mama kecewa dengan sikap Bara pa,makin ke sini makin tak terkontrol lagi"oceh nya
****
Pagi ini Zizi lebih banyak diam, tuduhan bara masih terngiang-ngiang di telinga nya, mungkin memang dia yang salah karena membawa Pras dalam pernikahan siri dan justru terjebak dengan cinta di saat dia baru saja berpisah dari Bara.
"Kalau kamu lelah tidak usah ke kantor" ujar Pras yang melihat Zizi sudah dengan stelan kerja nya
"Mas!!! apa kamu mencintai ku?" tanya Zizi tiba-tiba
"Sangat" jawab Pras cepat
"Maaf mas aku sudah membawa mu di situasi sulit saat ini" isak Zizi
__ADS_1
"Sayang,kamu tidak pernah membawa ku ke situasi sulit aku lah yang ingin masuk dalam situasi itu karena aku tak ingin kamu sendirian menjalani nya.
"Tapi benar kata Bara mas kalau aku bukan pasangan yang pantas untuk mu,hanya hanya membuat mu repot"
"Lalu siap yang pantas,dia??" tanya Pras mulai emosi
"Mas, awalnya pernikahan ini hanya untuk menyelamatkan keluarga ku dari aib karena di tinggal kan Bara tapi lama kelamaan menjadi sebuah cinta, jujur aku takut mas! takut jika kamu tak percaya pada ku,takut jika ada badai menghantam rumah tangga kita justru kamu tidak kuat mas dan pergi meninggalkan ku"
"Sayang, apapun yang terjadi aku tetap akan kuat asalkan kamu tetap di samping ku sayang,aku tidak ingin kehilangan kamu" jawab Pras menggenggam tangan Zizi
"Mas apakah salah seorang Upik abu ini jatuh cinta pada pangeran nya? apa salah rasa ini mas? kamu memberikan aku banyak cinta hingga aku lupa kalau aku pernah terluka,kamu lelaki pertama yang berhasil menghapus semua kenangan aku bersama Bara,apa aku salah sudah mencintai mu mas!!!"pekik Zizi emosi
Cup
Pras mencium kening Zizi dan memeluk nya erat.
"Tidak ada yang salah sayang, biarkan orang dengan pemikiran nya sayang, biarkan orang menerka-nerka rumah tangga kita yang jelas cinta kita kuat,aku dan kamu tidak akan berpisah sampai maut memisahkan kita nanti"lanjut Pras
"Kamu mau kan kita menua bersama, janji sehidup semati" pinta Pras
__ADS_1
Zizi membalas pelukan suaminya ini ,rasa haru dan bangga bercampur aduk saat ini,Pras satu-satunya lelaki yang mengerti akan dirinya,Pras satu-satunya lelaki yang bisa mengalihkan dunianya saat ini, sungguh beruntung dia memiliki suami seperti Pras,rasanya tak ingin berpisah meski sedetik pun.