Bukan Simpanan

Bukan Simpanan
kepulangan Keluarga


__ADS_3

"Ibu dan ayah minta kalian selama nya rukun agar rumah tangga nya berjalan lancar,dan untuk Pras ibu titip anak perempuan ibu pada kamu nak, tolong do bimbing dan di jaga baik-baik"ujar Ibu Zizi karena hari ini dia akan berpamitan pulang ke kampung, seminggu sudah dia menetap di Jakarta membuat sang suami mengingat hewan ternak nya yang di tinggal kan.


"Kenapa cepat sekali bu,aku masih kangen" isak Zizi sedih karena akan di tinggal kan keluarga nya


"Ajak suamimu liburan ke kampung nduk,jangan sedih" sahut sang ayah memeluk anak perempuan nya ini


"Iya Zi,nanti di luangkan waktu nya untuk liburan jangan kerja mulu" timpal Nisya


"Insyaallah secepatnya kak,aku harus menyelesaikan pekerjaan dulu setelah itu akan ambil cuti" jawab Pras


"Ya nak Pras sesekali ajak keluarga besar kamu ke kampung"


"Iya bu"


"Salam ya untuk mama mu nak,kami tidak sempat mampir ke sana"


"Iya bu, nanti akan saya sampaikan"


Zizi dan Pras mengantarkan Keluarga nya ke terminal karena memang Keluarga Zizi pulang dan pergi ke Jakarta dengan menggunakan Bus.


"Hati-hati di tempat orang nduk,jaga sikap dan juga harus menjadi istri yang baik, pintar mengurus suami agar tidak kepincut sama perempuan lain,suami mu tampan pasti banyak yang suka" ingat sang ibu dan di anggukki Zizi patuh


"Ayah titip Zizi nak Pras,jaga dia dan sayangi dia ya,hanya Zizi satu-satunya anak perempuan Ayah"

__ADS_1


"Iya Yah" jawab Pras mengangguk mengerti


"Bu.... simpan ini ya buat keperluan ibu di kampung" Zizi memberikan amplop pada sang ibu


"Jangan nak, simpan saja untuk kamu,ibu masih ada" tolak Ibu Zizi


"Bu,,ini uang aku bukan uang mas Pras jadi Aku ingin memberikan nya untuk ibu dan ayah, tolong di terima ya bu" pinta Zizi melas


"Suami kamu tidak masalah nak?"


"Mas Pras tidak pernah mempertanyakan uang ku bu,dia terus memberikan apapun yang aku perlukan jadi uang gaji ku utuh"


"Baiklah kalau begitu ibu ambil ya nak,nanti akan ibu belikan hal yang berguna"


"Ya sudah kalau begitu kami berangkat ya Nak Pras,zi" pamit sang ayah


"Ze.....kalau liburan ke sini ya" ujar Zizi mengecup pipi sang keponakan


"Iya Aunty, terima kasih untuk mainan nya om"


Zizi mengangguk kecil,air mata nya turun tanpa henti,dia masih merindukan keluarga nya tapi mau bagaimana lagi mereka sama-sama memiliki kesibukan jadi tidak bisa berlama-lama di Jakarta,ayah nya memikirkan ladang dan ternak nya di kampung sedangkan Dimas sang kakak juga harus bekerja.


"Sayang ayo pulang" ajak Pras setelah Bus yang di tumpangi sang mertua pergi

__ADS_1


"Mas,,aku masih kangen ibu"


"Kita ambil cuti nanti sayang dan kita ajak mama ke sana" bujuk Pras


"Beneran mas"


"Iya,jangan sedih lagi ya,mas nggak mau kamu sedih" ucap Pras menghapus air mata sang istri


"Iya mas,kita mau kemana?" tanya Zizi


"Kamu mau nya kemana?"


"Tiba-tiba aku mau makan asinan buah mas" pinta Zizi


"Dimana sayang?"


"Cari saja dulu mas,dulu aku pernah melihat nya di daerah pangkalan pinang,mana tau masih ada di sana"ujar Zizi manja


"Ya sudah pakai sabuk pengaman nya kita kesana" jawab Pras tersenyum kecil



"Mas,hari ini aku mau jalan-jalan saja mas,aku mau ke Mall terus ke taman mini,aku mau menghabiskan waktu berdua"

__ADS_1


"Iya...iya.... semua nya akan mas turuti tuan putri" jawab Pras lagi membuat Zizi menyandarkan kepalanya di bahu sang suami,nyaman! ya kata nyaman yang saat ini Zizi rasakan bila bersama Pras..


__ADS_2