Bukan Simpanan

Bukan Simpanan
Resepsi


__ADS_3


Zizi terlihat sangat cantik saat mengenakan gaun putih di hari resepsi pernikahan nya.


Mereka berdua tersenyum bahagia karena bisa menunjukkan pada publik kalau saat ini mereka adalah suami istri yang sah.


"Kamu sangat cantik sayang" puji Pras membuat Zizi tersipu malu



"Kamu juga tampan mas" aku Zizi


Ucapan selamat bergantian pada Zizi dan Pras, senyum mengembang Zizi tak henti-henti nya dia pamerkan di atas pelaminan,Pras pun terlihat sangat tampan dengan balutan Jas hitamnya.


Bara hanya terdiam kaku memperhatikan sang mantan kekasih dan kakak kandung nya dari kejauhan, menyesal ya sangat menyesal tapi tak ada yang bisa Bara perbuatan saat ini,dia harus menerima kenyataan kalau Zizi adalah kakak ipar nya saat ini.


__ADS_1


"Selamat ya Bu Zizi" ucap para teman kantor nya


"Selamat Zi sekarang sudah tidak ada lagi yang harus kamu takut kan" sindir Daniel saat menyalami Zizi dan Pras karena ada Ratih,Nita dan yang lain nya.


"Saat itu kami tidak tau lo pak Daniel kalau Pak Pras Sudah menikah" jawab Nita


"Lagian Zizi mau-maunya ikut bersaing dengan kami saat itu" celetuk Ratih membuat Pras tertawa kecil


"Sekali lagi maaf lo pak Pras bukan salah kami juga mengagumi pak Pras toh saat itu kami tau nya pak Pras masih duda"sahut Nita


"Tapi sekarang sudah tau kan kalau pak Pras sudah ada yang punya" ucap Daniel lagi dan di anggukki Ratih Cs


Berbagai macam tamu yang hadir di resepsi pernikahan Pras dan Zizi bahkan Alex rekan bisnis Pras pun datang untuk memberikan selamat pada pasangan serasi ini.


Hingga pukul 6 sore pun masih banyak tamu undangan yang datang hingga membuat Zizi kelelahan.


"Capek sayang?" tanya Pras dan diangguki Zizi pelan

__ADS_1


"Maaf ya teman nya mas terlalu banyak jadi nya kamu kelelahan gini"


"Nggak papa mas,mau bagaimana lagi yang datang banyak yang penasaran kali mas sama kamu, selama ini kan kamu dudanya lama tiba-tiba saja menikah, mungkin banyak yang penasaran sama siapa kamu menikah nya" ucap Zizi


"Setelah ini nanti mas minta sama pelayan hotel untuk bawakan air hangat ya ke kamar kita,kaki nya di rendam dulu pake air garam biar nggak kram sayang dan kamu bisa istirahat nyenyak" ucap Pras dan diangguki Zizi patuh,untung saja mereka sudah melewati malam pertama kalau tidak mungkin Zizi bisa pingsan malam ini.


Selesai acara Resepsi Keluarga besar berpamitan ke kamar masing-masing,Zizi tak melihat Bara, Mungkin mantan kekasih nya itu sudah lama pergi dan Zizi juga tak mau ambil pusing tentang Bara lagi, terserah dia mau berbuat apa toh dia dan Bara hanya berstatus ipar saat ini.


****


"Alhamdulillah ya pa resepsi pernikahan Pras dan Zizi berjalan lancar tadi nya mama sempat khawatir pa kalau Bara akan berbuat nekad tapi syukurlah anak itu tidak melakukan apapun" ucap mama Indah


"Mungkin Bara sudah menyadari kesalahannya ma, papa sebenarnya kasihan pada Bara tapi dia juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya ma jadi mau bagaimana lagi"


"Zizi bukan mama pa, yang bisa memaafkan kesalahan pasangan nya, setiap wanita memiliki prinsip masing-masing dan sebagai lelaki seharusnya bisa menghargai komitmennya"


"Papa minta maaf ma,atas kesalahan yang pernah papa lakukan dulu,tapi papa janji tidak akan pernah mengulangi kesalahan yang sama,papa tidak ingin jauh dari kamu dan anak-anak kita" ucap papa Bara memeluk sang istri

__ADS_1


Ya mama Indah bukan tipe perempuan yang bisa memutuskan keputusan langsung dia lebih mempertimbangkan kehidupan nya,ada anak-anak yang harus dia jaga perasaan nya hingga membuat nya memilih memaafkan kesalahan suaminya dulu tapi Alhamdulillah nya sang Suami tidak pernah melakukan kesalahan-kesalahan lain nya lagi.


__ADS_2