Bukan Simpanan

Bukan Simpanan
Kejutan


__ADS_3

"Kalian!!" ucap Pras tercengang melihat para karyawan nya terjatuh di lantai.


"Hmmmpp....maaf pa-k" ujar Ratih gugup sedangkan Zizi berusaha menahan senyuman nya.


"Pak Pras mau makan apa?" tanya Nita sok centil


"Apa bapak mau minum? saya bisa buatkan minuman yang bikin bapak tambah haus lo pak" Ujar Vina tak mau kalah,dia terus menatap Pras membuat Pras bingung ada apa ini.


Pras melirik ke arah Zizi yang sedang menahan tawa nya.


"Kalian kenapa?" tanya Pras


"Kami hanya ingin menawarkan bapak makan siang" jawab Nita cepat


"Zizi sudah memesan kan saya makanan, silahkan keluar" ujar Pras marah


"Tapi pak-"


"Keluar!"ucap Pras dengan nada tinggi membuat mereka semua keluar,tapi saat sampai di depan pintu, Ratih membalikkan tubuhnya melihat kearah Zizi dan berjalan mendekat.


"Kamu dengar tidak bapak Pras minta kita keluar,ayo keluar" tarik Ratih membuat Zizi tersentak kaget dan ikut keluar,Pras terlihat kesal dengan karyawan nya apalagi Zizi juga ikut keluar padahal dia ingin makan siang berdua.


"Zi...kenapa pak Pras sangat dekat dengan mu tadi? pelet apa yang kamu pakai" tanya Ratih mengintimidasi


"Tidak ada pakai pelet apa-apa" jawab Zizi menggeleng kan kepala nya nya cepat

__ADS_1


"Kalau kamu bermain curang awas saja Zi,kami akan terus memata-matai mu" ancam Ratih membuat Zizi menggeleng kecil


****


"Hahahah........kamu tau mas sewaktu mereka jatuh membuat ku tak bisa menahan tawa" cerita Zizi sambil menahan tawa nya,saat ini sepasang suami istri itu sedang di perjalanan menuju rumah mama Indah.


"Jadi kamu juga ikutan dalam persaingan mereka?" tanya Pras setelah Zizi cerita


"Hmmm...... awalnya aku hanya ingin menguji mu mas,tapi makin kesini aku makin tertarik mengerjai mereka " aku Zizi


"Bukan nya mereka sahabat mu sayang?"


"Sekarang mereka mengajak ku menjadi Rival mas,tapi seru juga kalau di pikir-pikir, apalagi lihat wajah Ratih yang tampak malu-malu saat menatap kamu"


"Sayang, untuk apa ikut bersaing toh tetap kamu pemenangnya"


***


"Ma.....mama"panggil Pras


"Pras....."


"Bagaimana kabar mama,sudah baikan?" tanya Pras lembut


"Sudah,kamu dengan siapa?"

__ADS_1


"Zizi ma" jawab Zizi yang baru masuk


"Sayang...sini nak" panggil Indah dengan tersenyum melihat kedatangan Zizi,dia juga ingin berbicara serius dengan Zizi karena menurut Indah masalah harus di selesai kan dia tak ingin berlarut-larut dalam kesedihan, Arum sudah di berikan ganjaran oleh Tuhan dengan cara mengambil anak nya hingga Arum di vonis mengalami kerusakan rahim akibat terjatuh terlalu kuat,kini dia ingin meluruskan masalah yang masih ada dengan meminta maaf pada orang tua Zizi.


Zizi duduk di samping Indah dan mencium pipi perempuan yang sudah dianggap sebagai ibu ini.


"Zi....mama mau bertemu keluarga kamu" pinta Indah membuat Zizi terkejut,dia menatap Pras sejenak apakah Pras sudah memberitahu sebelum nya tentang pernikahan mereka,jika ia gagal sudah suprise nya untuk sang mertua.


"Buat apa ma?" tanya Pras dan Zizi serentak


"Mama ingin meminta maaf nak,atas kesalahan yang Bara perbuatan.Mungkin ibu mu sudah menyiapkan semua nya tapi maaf dengan yang terjadi saat ini,mama tau pasti dia kecewa mama pun juga sama kecewa nya tapi saat ini mama minta sedikit saja turun kan emosi keluarga mu Zi,Arum sudah mendapatkan karma nya" isak mama Indah membuat Zizi tak kuasa memeluk nya


"Maaf sayang...maaf kan kesalahan Bara yang sudah menyakiti mu"


"Ma, tidak perlu meminta maaf" ucap Zizi


"Mama menginginkan mu menjadi menantu mama tapi mama tidak bisa egois dengan semua ini Zi,mama benar-benar kecewa tapi mama tidak bisa berbuat banyak" lanjut nya mengisak.


Zizi menghapus semua air mata sang mertua dan mencium kening mama Indah tulus.


"Jika aku masih ingin menjadi menantu mama bagaimana? apa mama mau memberikan anak mama untuk ku?"" tanya Zizi tersenyum kecil membuat Indah tidak mengerti


"Tapi Bara-"


"Aku tidak mau Bara ma,tapi Mas Pras" bisik Zizi membuat Indah terdiam kaku.

__ADS_1


"Apa ini kejutan? atau Prank?" tanya Indah masih dengan kebingungan nya


__ADS_2