Bukan Simpanan

Bukan Simpanan
Mengintip


__ADS_3

Like dan komentar positif nya di tunggu 🤭🤭


****


"Nanti jadi ke rumah mama mas?" tanya Zizi


"Ya, sekalian menjenguk Arum sayang,bukan nya kamu juga mengkhawatirkan sepupu mu itu"


"Aku langsung bawa baju ganti saja mas,nanti mandi di ruangan mu" ujar Zizi membawa paper bag berisi baju ganti membuat Pras menatap nya dengan senyum


"Jangan berpikir macam-macam mas,aku tidak mau kalau sampai orang kantor tau sekarang!" ingat Zizi


****


"Zi.....pak Pras mana?" tanya Ratih dan di ikuti Vina serta Nita sang resepsionis,Zizi memang sengaja tidak berjalan beriringan dengan Pras hari ini karena takut jika orang mulai curiga.


"Seperti nya belum datang" jawab Zizi berusaha tenang


"Zi,mulai hari ini kami bertiga akan bersaing mendapatkan hati Pak Pras,jika kamu mau ikut bersaing kamu harus mengikuti peraturan yang ada" ujar Ratih tiba-tiba membuat Zizi bingung



"Maksud nya?" tanya Zizi tidak mengerti


"Kami sudah memutuskan untuk bisa menggaet pak Pras,Zi. bukannya peraturan sudah di ganti dan boleh terlibat cinlok sesama lawan jenis di kantor asalkan masih lajang" sahut Vina dan di angguk kan Nita


"Kalian suka pada pak Pras?" tanya Zizi tersenyum kecil meskipun hati nya sedikit cemburu.


"Iya Zi...siapa coba yang tidak suka sama duda keren seperti pak Pras,tampan dan mapan jika kamu mau ikut bersaing secara sehat daftar dulu Zi" ujar Nita


Zizi tampak berpikir sejenak,seru juga seperti nya permainan yang mereka ciptakan,Zizi jadi ingin menguji kesetiaan Pras pada nya dan melihat patah hati karyawan kantor nanti.


"Jika ada yang kalah jangan baper" ucap Zizi


"Aku tidak mungkin kalah,pak Pras pasti akan jatuh kepelukan ku" ujar Ratih bangga


"Hey, cantikan aku kali tih" potong Vina

__ADS_1


"Tapi sepertinya pak Pras lebih suka perempuan bahenol seperti ku, semok-semok gimana gitu" lanjut Nita menggenggam tangan gemas


Zizi hanya tersenyum manis menanggapi nya.


"Zi...jangan mentang-mentang kamu sekretaris pak Pras dan sering bersama pak Pras jadi kamu bisa merasa menang ya,pak Pras belum merasakan saja ciuman dahsyat ku,kalau sudah tau pasti klepek-klepek " ucap Ratih lagi


"Jadi deal kita bersaing sehat" ujar Vina


"Deal...." jawab Zizi


"Oke,siapa takut" ujar Vina lalu pergi membubarkan perkumpulan mereka.


***


Hari ini Pras tidak memiliki jadwal keluar kantor membuat para karyawan nya resah tak melihat atasan keluar.


Zizi segera bangkit dari kursi nya merenggangkan sedikit otot-otot syaraf yang kaku,merasa kebas dari tadi tangan nya tak henti dari keyboard komputer.


Di lirik nya jam sudah pukul 12 siang, waktu nya makan siang tapi kenapa suami nya tidak keluar meminta pada nya atau menghubungi nya melalui sambungan telepon.


Zizi hendak berjalan ke arah ruang Pras tapi di halangi oleh ke tiga perempuan yang menganggap Zizi saingan saat ini.


"Jangan curang, mentang-mentang kamu bisa keluar masuk ruangan pak Pras bukan berarti kamu memang Zi"ingat Vina


"Kalian bisa lihat ini jadwal pak Pras makan siang, Jika terlambat dia akan marah" jawab Zizi


"Kamu beli saja dulu Zi, nanti kita yang kasih ke dalam" usul Nita dan diangguki yang lain nya


"Mana bisa begitu kak Nita yang cantik,Pak Pras belum bilang beliau mau makan apa siapa tau-"


"Siapa tau apa Zi?" tanya Nita cepat


"Pak Pras ingin makan aku" jawab Zizi dalam hati sambil tersenyum


"Zi....siapa tau apa?" tanya Ratih penasaran


"Siapa tau pak Pras ingin makan daging yang berukuran kecil" jawab Zizi terkekeh kecil lalu segera masuk membuat Ketiga perempuan ini cemburu.

__ADS_1


Zizi bebas masuk kapan pun ke ruangan Pras karena memang Zizi sekretaris nya,tapi bukan berarti Zizi bisa menggoda idola mereka.


"Kenapa senyam-senyum begitu sayang?" tanya Pras yang melihat Zizi baru masuk membuat Zizi terdiam


"Tidak!! mas kenapa belum makan siang?" tanya Zizi yang menunjuk ke arah jam dinding sudah pukul 12 siang


"Mas belum lapar sayang, mungkin efek semalam minum susu terlalu banyak" canda Pras membuat Zizi menggeleng kan kepala nya


"Mas mau makan apa? biar aku pesan kan lewat gofood"


"Apa saja yang penting kamu suka" sahut Pras yang masih sibuk dengan laptop nya


Setelah memesan makanan Zizi mendekati Pras.


"Mas,,sudah dong kerja nya! ini jam istirahat" rajuk Zizi


Pras segera menutup laptop nya dan ikut berdiri mendekat pada Zizi,Tangan Pras sudah mendarat sempurna di pinggang perempuan langsing itu.



"Sayang, sebelum makan siang apakah bisa aku mencoba hidangan pembuka dulu" ujar Pras tersenyum mesum pada istri nya ini


"Mas...jangan ini di kantor" tolak Zizi


"Hanya sebentar sayang,nanti kamu langsung mandi tadi kan sudah bawa baju ganti nya"


"Apa yang kamu dengar?" tanya Ratih pada Vina yang menempel kan kuping nya di pintu


"Nggak ada suara seperti nya kedap suara deh" sahut Vina pelan


"Ah..payah sini aku yang intip" dorong Ratih pada Vina


"Tih,aku juga mau lihat" pekik Nita membuat Ratih menutup mulut sahabat nya itu


"Sayang, seperti nya posisi belakang begini lebih nikmat" ujar Pras terkekeh kecil


"Clek....Bguk....." pintu ruangan Pras terbuka dan menampilkan tiga orang perempuan yang terjatuh ke lantai membuat Pras bingung sedangkan Zizi hanya tertawa.

__ADS_1


Zizi sengaja tak ingin keluar dari ruangan Pras supaya para Rival nya kepanasan di luar ternyata benar dugaan Zizi sampai mengintip, untung saja ruangan Pras kedap suara tidak tau obrolan apa yang mereka dengar kan.


__ADS_2