Bulan Yang Terbelah

Bulan Yang Terbelah
Pertemuan Di Hokkaido


__ADS_3

Keren melanjutkan sekolah di kampung halaman ayah nya di Hokkaido. Hokkaido Sapporo Minami Kootoo Gakkou adalah sebuah SMA di Chuo-ku, Sapporo, Hokkaido, Jepang. SMA tersebut merupakan salah satu SMA favorit di Hokkaido. Disana dia tinggal dirumah peninggalan kakeknya, tempatnya memang lebih kecil dibandingkan dengan apartemen mewah mereka di Tokyo, namun banyak kenangan manis disana.


Sejauh ini dia merasa nyaman dengan kehidupannya disini. Mamanya memutuskan untuk menikah lagi dan mengikuti suami barunya di Fukuoka. Walaupun ibunya setiap bulan mengirimi dia uang, namun baginya kehadiran keluarga adalah yang terpenting.


Ya sudahlah, yang penting dia merasa nyaman hidup seperti ini, pikirnya. Seperti sore ini, sepulang sekolah dia berjalan-jalan ditaman kota. Dia masa bodoh dengan yang lain walaupun sebenarnya dia sering merasa kesepian dengan hidupnya yang sekaan sebatang kara itu.


"Gomen nasai .. ..", ucap seseorang yang menabrak nya. 1)


"Inilah efek jalan sambil melamun",batinnya.


Keren yang jalan sambil memikirkan hidupnya, secara tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang dijalan. Tas dan bukunya jadi berserakan. Orang itu membantunya membereskan barang-barangnya.


"Gomen nasai kuusou shinagara arukimashita", ucap orang itu sambil membungkuk. 2)


"Iiee, atashi mo..." 3), Keren memperhatikan orang itu.


Seorang laki-laki tampan. Masih muda. Gaya nya seperti seorang eksekutif muda yang gagah. Wajahnya cukup enak dilihat. Dan entah kenapa Keren merasakan jantungnya berdebar-debar saat bertatapan mata dengan laki-laki itu.


"Daijoubu?"4), laki-laki itu membantu Keren bangun.


"Hai, daijoubu desu" 5)


"Gomen, hiza ga shukketsu shite imasu. Sono isu ni shibaraku suwatte mimashou" 6)


Laki-laki itu mengambil sapu tangannya dan memuju keran air lalu membasahi sapu tangan itu. Dia kembali lagi pada Keren dan membersihkan luka pada lutut Keren. Laki-laki itu berlutut dihadapannya dan membersihkan lukanya. Keren memperhatikan laki-laki itu dengan seksama.

__ADS_1


"Byouin ni tsurete ikitai?" 7)


"Dame. Daijoubu dese" 8)


"kookoosei desuka. Alexi Bagas Prayiga desu. Indoneshia kara kimashita" 9)


"Indonesia?"


"Hmm..."


"Mamaku juga dari Indonesia. Namaku Keren Takahashi"


Alexi tak menyangka kalau gadis berambut pendek yang ada dihadapannya ini adalah perempuan keturunan Indonesia dan bisa berbahasa Indonesia.


"Kamu yakin lukamu tidak apa-apa?"


"Kalau begitu aku permisi dulu. Ada urusan penting yang harus kukerjakan. Lain waktu jika kita bertemu lagi, kita akan berbincang-bincang santai. Sampai jumpa"


Alexi membungkukkan badannya lalu pergi meninggalkan Keren. Dari belakang Keren memperhatikan Alexi yang mempunyai tubuh bagus dan tegap.


"Ya, ampun... Dia manusia bukan?!"


Ucap Keren pelan. Baru kali ini dia mengagumi lawan jenisnya. Biasanya laki-laki hanya jadi lawan tanding nya di arena Karate. Kali ini Alexi sukse membuat jantung Keren berdegup sepuluh kali lebih cepat.


******

__ADS_1


Sesampainya dirumah, setelah membersihkan diri Keren mengambil antiseptik dan mengobati luka lecet dilutut nya. Dia memandangi sapu tangan Alexi yang diberikan padanya.


"Ya, Tuhan ... aku bertemu malaikat"


Batin Keren sambil senyum-senyum sendiri. Dia msih terbawa pesona laki-laki yang baru ditemuinya tadi. Dalam hati Keren berharap bisa bertemu lagi dengan Alexi, Si Malaikat nya.


******


Terjemahan


1) "Maafkan saya"


2) "Maafkan saya, saya jalan sambil melamun"


3) "Tidak, saya juga. .. "


4) "Kamu baik-baik saja?"


5) "Ya, saya baik-baik saja"


6) "Maafkan saya, lututmu berdarah. Mari kita duduk dikursi itu sebentar"


7) "Mau saya antarkan kerumah sakit"


8) "Tidak usah, tidak apa-apa"

__ADS_1


9) "Kamu siswi SMA? Saya Alexi Bagas Prayoga. Saya berasal dari Indonesia"


__ADS_2