
Alexi yang tidak paham dengan apa yang mencari Imel. Sebagai sahabat Keren pasti dia tahu banyak tentang apa yang terjadi.
"Ada apa, Kak Alex tiba-tiba ingin bicara
denganku?"
"Ada hal penting yang ingin aku tanyakan padamu, Mel. Aku harap kamu mau mengatakannya dengan jujur"
"Masalah apa?"
"Tentang Keren dan juga ada hubungan dengan Kira"
"Keren?"
"Iya, Keren dan Kira. Sepasang perempuan kembar beda karakter itu"
"Ada apa dengan mereka, Kak?"
"Sedekat apa Keren dan Kira?"
"Sedekat apa? Tentu saja sedekat saudara kandung pada umumnya. Walaupun mereka baru bertemu setelah tujuh belas tahun terpisah namun mereka punya ikatan batin yang kuat"
__ADS_1
"Tujuh belas tahun terpisah? Maksudmu?"
"Kak Alex tidak tahu ceritanya? Jadi mereka berdua tak pernah bercerita?"
"Demi Tuhan, Mel. Baik Keren ataupun Kira tak pernah menceritakannya padaku"
Imel menarik nafas panjangnya. Dia menatap pada Alexi yang sepertinya benar-benar tak tahu apapun.
"Keren dan Kira di adopsi oleh dua keluarga yang berbeda saat masih bayi. Keren di adoosi dan dibawa ke Jepang. Sedangkan Kira diadopsi dan di besarkan di Indonesia. Mereka baru bertemu saat Kak Arzie menemukan berkas-berkas adopsi mereka"
"Maksud mu Pak Arzie Yudhana Kusuma adalah kakak kandung mereka"
"Benar. Dan itu sudah dibuktikan melalui tes DNA d Jepang"
"Bukan juga. Hanya Kak Arzie yang di adopsi oleh keluarga Kusuma. Setelah Kak Arzie menyelidiki keluarga kandungnya akhirnya dia mengetahui kalau dia mempunyai dua dik kembar, Keren dan Kira"
"Jadi pak Arzie itu benar-benar kakak kandungnya"
"Ya"
"Apa benar Keren sudah meninggal dunia?"
__ADS_1
Imel terdiam. Wajahnya berubah sedih.
"Ya, Keren sudah meninggal dunia tiga bulan yang lalu"
Alexi terdiam dia merasakan apa yang dirasakan Imel. Baginya Keren adalah sahabat yang baik. Dia menganggap Keren tidak lebih dari sahabat.
"Kak ...."
"Hmmm..."
"Sejak kecil hidup Keren selalu menderita. Dia tak pernah mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua angkatnya. Dia hanya mendapat status tertulis sebagai anak. Tapi tidak dengan hatinya. Berbeda dengan Kira dan Kak Arzie yang berlimpahan kasih sayang kedua orang tua angkatnya"
"Makanya Kak Arzie dan Kira sangat ingin Keren bahagia. Makanya Kira mengikhlaskan Kak Alex bersama Keren. Namun Keren jauh berbesar hati melepaskan Kak Alex untuk Kira. Keren memang terlihat kuat dan tegar dari luar tapi sesungguhnya hatinya sangat rapuh"
"Aku harap Kak Alex memberikan waktu pada Kira, untuk menghilangkan rasa bersalahnya pada Keren karena telah jatuh cinta pada orang yang sama. Biarlah waktu yang akan menjawab semua nya"
"Seandainya kalian berjodoh, pasti akan ada jalan kemudahan bagi kalian. Biarkan dulu Kira menata kembali hatinya. Mengobati lukanya, Kak"
"Kira, aku yakin kamu merasakan apa yang aku rasakan saat ini. Tapi biarlah waktu dan jarak yang akan mengajarkan kita arti cinta yang sesungguhnya. Mengajarkan kita ketulusan hati. Aku akan menunggumu sampai kapanpun? Sampai hati mu siap dan mengizinkan aku masuk kedalamnya. Sampai kamu mengizinkan aku untuk memperjuangkan cinta kita. Sampai saat itu tiba, aku akan tetap setia memegang janjiku padamu. Aku akan tetap menjadi Alexi yang kamu kenal. Aku akan tetap menjadi laki-laki yang mencintai mu dengan segenap jiwa dan ragaku"
Pesan WhatsApp yang dikirimkan Alex pada Kira tak pernah di balasnya.
__ADS_1
******