
Meja makan
“Baru bangun sayang.?” Tanya mama Vivian
“Iya maa, maaf ya maa.” Jawab rhesa sambil menarik kursi makan
“Kamu kenapa rhes?” Tanya mama Vivian melihat jalan rhesa yang sedikit aneh
“Selangkangan paha rhesa lecet maaa.. mungkin karena pake CD baru.” Bohong rhesa
Oohh…. “ timpal mama vivian
Kamu gak masuk kuliah rhes?” Tanya mama
Masuk siang ma?” Jawab rhesa sambil menyendokan nasi ke piring
“Leher kamu kenapa?” Tanya mama lagi sambil tersenyum
“Oh ini di gigit nyamuk ma.” Timpal rhesa sambil menutupi tanda merah kepunyaan Andrew
“Mama pikir kamu sama Andrew sedang bikin kan cucu untuk mama dan papa.” Lanjut mama sambil memanyunkan bibirnya.
Mama sudah mengetahui apa yang terjadi sama anak dan mantunya, yups mama memasang kamera di dalam kamar Andrew dan videonya langsung terekam ke handphone milik mama. Mama Vivian bingung harus bagaimana membuat anak dan mantunya bisa saling mencintai dan hidup penuh cinta.
Di dalam kamar
“Anjirrr kok sampai kebablasan gini si ndreww..” andrew berkata sendirian sambil melemparkan bantal dan menyerakan sperai kasur miliknya. Tanpa sengaja andrew melihat sprainya ada bercak darah.
__ADS_1
“Darah? Punya siapa? Apa mungkin rhesa sedang datang bulan?
“Damnnn anj!ng rhesa masih perawan?” T4ikkkk pantes dia marah, orang aku memaksanya.!!! Andrewww kamu sungguh b4jingan jadi laki laki.!” Maki andrew untuk dirinya sendiri. Andrew memutuskan pergi melihat keadaan rhesa dan meminta maaf.
“Pagi… maaaa…. .” Sapa Andrew sambil melangkah menuju meja makan
“Ini udah menjelang siang ndrew, oh iya ndrew Nanti siang kamu suruh team voging rumah sakit kita untuk kerumah ya, soalnya itu liat rhesa di gigitin nyamuk tu.” Timpal mama menunjuk ke arah rhesa
Kcock..ckock…” rhesa tersedak mendengar perkataan mama mertuanya itu
Andrew hanya tersenyum melihat tingkah mama dan istrinya itu. Saat rhesa mau minum tidak sengaja melihat Andrew tersenyum.
“Anjirrr ganteng juga suami ku.” Batin rhesa sambil senyum
“Kalian berdua kenapa si? Gak anak gak mantu senyum senyum gak jelas, udah Ahk mama mau ke kamar beres beres.” Lanjut mama meninggalkan andrew dan rhesa di meja makan.
Rhesa berdiri meninggalkan andrew sendiri di meja makan, saat rhesa menaiki anak tangga tiba tiba
“Ahhhhhhaaaaaaaaaaaaaaaa… teriak mama Vivian dari dalam kamar mandi yang berada di kamar.
Andrew dan rhesa berlari menuju kamar tidur mama. Alangkah terkejutnya Andrew dan rhesa melihat mama sudah tergeletak di dalam kamar mandi.
“Mama kenapa.?” Tanya rhesa
“Udah rhes, kita bawak mama ke rumah sakit.” Perintah Andrew
Rhesa pun mengikuti Andrew yang sedang menggendong mertuanya itu, rhesa membantu membuka kan pintu mobil.
__ADS_1
Andrew dan Rhesa sudah sampai rumah sakit semua petugas medis segera mengahampiri dan membawa pemilik rumah sakit mereka dengan hati hati.
“Cepat panggil dokter jaga kalian.” Perintah Andrew dengan nada suara meninggi
Dengan santai dokter jaga itu datang menghampiri Andrew dan rhesa.
“Letakan ibu di ruang sana suster.” Perintah dokter jaga
Yupsss itu ruangan igd pribadi untuk pemilik rumah sakit.
“Ndrew… mama gak apa apa kan.?” Tanya rhesa ke Andrew
“Gak apa apa, kamu tenang aja ya.” Saut Andrew
Tiba tiba air mata rhesa keluar
“Kamu kenapa menangis.?” Tanya Andrew
“Aku takut mama kenapa kenapa, aku takut mama ninggalin kita semua, aku takut.” Jawab rhesa yang tangisannya semakin menjadi.
“Udah gak apa apa, percaya sama dokter jaga yang nanganin mama yaaa.” Bujuk Andrew
Ini aku spill foto Abang Andrew Jack dan Arian Ho
__ADS_1