
Walau masih banyak pertanyaan di dalam benak kedua bocah ganteng itu, mereka lebih memilih untuk diam dan mengikuti apa kata sang papi.
Ayhner telah memberi titik di mana keberadaan Kimberly ke Andrew, tidak menunggu lama Andrew langsung pergi menuju lokasi keberadaan sang istri.
Tempat Kimberly di culik.
Orang orang yang berjaga untuk mengawasi Kimberly kembali mengadu ke Maryam, kalau tahanan mereka telah sadar. Maryam langsung menghampiri Kimberly dengan membawa rantai di tangannya.
Kimberly yang mendengar langkah kaki mendekatinya seketika menjadi sangat takut.
“Sudah sadar ternyata kau.!” Pekik Maryam
“Apa mau!?” Ungkap Kimberly dengan suara lirih
“Aku hanya ingin kau m a t i an jing.!” Timpal Maryam
“Ku mohon, lepaskan aku, aku akan pergi jauh dari mu dan Andrew.” Bujuk Kimberly agar dikasihani
__ADS_1
“Kau kira aku…
Belum siap Maryam berbicara anak buahnya kembali menghampiri dia.
“Apakah kau yakin, kalau yang jadi tahanan kita ini hanya orang kecil.!?” Tanya Joni orangnya Maryam yang pintar dalam IT dan Heker
“Iya yakin lah, dia ini perempuan g a t a l yang memanfaatkan kecantikannya hanya untuk menggoda andrew.!” Timpal Maryam lagi
Laki laki tadi pun menutup matanya menahan amarahnya karena salah menahan orang.
“Aku memang mencintai mu Maryam, tapi maaf aku jauh lebih mencintai diriku.!” Ungkap Joni yang kembali melangkahkan kakinya keluar dari ruangan kotor itu.
“Apa maksud mu Jon, kenapa kau jadi pengecut begini.!” Hardik Maryam
“Perempuan yang kita tahan ini adalah keponakan tuan Ayhner bere ngsek.!” Ungkap Joni dengan nada suara meninggi.
“Siapa Ayhner dan kenapa dia.!? Apa kau takut sama dia.! Ahhk!” Lanjut Maryam memberanikan diri menentang Joni
“Tuan Ayhner seorang mafia dari Korea Selatan Maryammm.. dia juga seorang raja bisnis dan sekarang kita menahan keponakannya yang ia jaga melebihi berlian harganya maryammmmm.!” Kesal Joni yang mulai ketakutan
__ADS_1
“Aku gak peduli siapa perempuan itu Jon, aku hanya ingin dia mati.! Hanya aku seorang yang boleh bersama Andrew. Aku seorang.! Iya aku seorang.!” Ungkap maryam dan kembali melangkah kan kakinya medekati Kimberly
Tanpa ampun maryam menam pari pipi Kimberly, menjam bak, bahkan iya mengambil rantai untuk mence kik leher Kimberly. Melihat itu Joni buru buru menarik maryam yang mence kik Kimberly serta menyuruh orang orang melepaskan ikatan Kimberly, Kimberly langsung terjatuh kebawah serta berusaha menetralkan nafasnya.
“Apa apan kau Joni, jangan halangi aku. Aku belum puas menghajar perempuan sun dal itu.” Teriak maryam
“Diam kau maryam, kita bisa mati bahkan lebih mengenaskan dari dia kalau sampai tertangkap tuan Ayhner.” Ucap Joni dengan memegangngi kedua pundak maryam.
Maryam yang masih di kuasi emosi melepaskan tangan Joni dan melangkah ke arah Kimberly lalu menyeret Kimberly ke arah luar dengan menarik rambut panjang Kimberly. Joni mengejar maryam agar maryam tak berbuat lebih jauh lagi. Saat telah sampai di luar Maryam mendudukkan Kimberly di bantu sama orang suruhannya. Maryam pun mengeluarkan pisau dari kantong jaketnya.
“Aku hanya ingin kau mati perempuan penggoda.!” Ucap maryam
“Ku mohon, aku akan pergi meninggalkan Andrew tapi tolong jangan bunuh aku.!” Pinta Kimberly dengan suara lirih nyaris tak terdengar.
“Hahahaaa dalam mimpi mu. Mati lah kau ja lang.!” Teriak maryam sambil mengarahkan pisau lipat ke arah perut Kimberly dengan cepat Joni menahan ayunan tangan maryam.
“Cukup maryam.! Kita harus pergi meninggalkannya, orang orang tuan Ayhner telah menemukan lokasi kebahasaan kita.!” Jelas Joni
“Apa maksud mu.!” Bentak maryam
__ADS_1
“Aku sudah bilang kalau perempuan yang kita culik ini keponakan tuan Ayhner.!” Jelas Joni emosi.
“Oke..oke awas lah kau dulu, aku ingin memberi satu kali lagi siksaan sebelum kita pergi meninggalkannya.” Pinta maryam