CEO Mengejar Cinta Sang Istri

CEO Mengejar Cinta Sang Istri
Bab 54. Mempublikasikan Hubungan


__ADS_3

Lift itu membawa Kimberly ke lantai 12 tempat Andrew sedang memimpin rapat. Awalnya Kimberly tidak berani masuk karena Andrew sedang rapat, tapi karena Kimberly mendengar suara ribut ribut dari dalam Kimberly memberanikan diri untuk masuk.


Saat pintu di buka Kimberly semua mata tertuju ke arahnya


Mata Kimberly dengan cepat mencari sosok suaminya dan tepat di sebrang pandangannya Andrew berdiri dengan gagahnya.


“Sayang masuk, jangan di depan pintu terus.!” Pinta Andrew ke Kimberly


Dengan cengengesan Kimberly berjalan ke arah Andrew


“Kamu bosan di rumah terus.?” Tanya Andrew lembut ke istri, membuat karyawan yang ada di ruangan itu terkejut dengan nada bicara Andrew.


“Gak, aku hanya mau anter makan siang kamu.” Timpal Kimberly datar


“Semuanya bisa keluar sekarang, 2 jam lagi kita akan lanjutkan rapatnya dan pastikan tidak ada yang salah.” Perintah Andrew menutup rapat hari ini.


Kini tinggal lah Andrew dan Kimberly di ruangan besar itu.


“Kamu masih marah sama ku Kim.?” Tanya Andrew tiba tiba sambil mendaratkan bokoknya ke kursi


“Ahk? Maksudnya?” Timpal Kimberly dengan nada yang masih datar


“Kamu sadar gak sih, nada kamu bicara itu ke aku datar.” Ucap Andrew sambil melihat ke arah mata Kimberly


“Baik lah sayang, aku salah, aku akan berusaha untuk tidak dingin lagi sama kamu.”lanjut Kimberly sambil memegang kedua pipi Andrew


Kesempatan itu tidak di sia siakan Andrew. Andrew langsung mencium bibir ranum Kimberly. Ternyata kegiatan mereka di lihat sama Maryam yang akan mengantar laporan dari anak cabang perusahaan.

__ADS_1


Maryam pergi meninggalkan ruangan itu, ia melangkahkan kan kakinya ke rooftop perusahan yang terdapat di lantai dasar. Maryam menarik nafas dengan sangat dalam untuk menghilangkan ke cemburuannya. Maryam mengambil telepon genggamnya dari dalam tas, ia mencari informasi tentang wanita yang mencium Andrew dari sosial media yang ternyata terkunci semua.


“Siapa sih perempuan itu, kalau begini bisa bisa aku kalah dari dia.” Batin Maryam sambil menggenggam erat telepon genggamnya


Maryam kembali masuk ke dalam gedung pencakar langit tempat dia menggantung kehidupannya. Dengan langkah kesel dia melangkahkan kakinya kembali ke ruangan Andrew untuk melaporkan hasil kerja anak perusahaan yang di perintahkan Andrew ke dia.


Lama Maryam berdiri di depan ruangan Andrew untuk menetralkan perasannya. Saat tangan itu mendorong pintu, tiba tiba saja Maryam di panggil oleh Zico


“Selamat siang pak, ada yang bisa saya bantu?” Jawab Maryam sambil menundukkan kepalanya


“Kamu mau ngapai.?” Lanjut Zico


“Saya mau anter laporan keuangan dari anak perusahan pak.” Timpal Maryam


“Sebentar lagi saja, soalnya tuan muda lagi berduan sama istrinya di dalam.” Jelas Zico sambil menatap tajam ke arah Maryam untuk melihat reaksinya.


Bagai di sambar petir di siang bolong Maryam langsung mendongakkan kepalanya menatap ke Zico dengan perasaan marah.


“Maaf tuan, saya tida bermaksud.” Jawab Maryam sambil menundukan kepalanya


“Sudah sana kembali ke kantor cabang dan tinggalkan laporannya.” Perintah Zico


Mau tak mau Maryam memberikan laporannya ke Zico.


“Kim bangun sayang..” panggil Andrew membangunkan Kimberly


“Bentar lagi ndrew.. masih ngantuk.” Lanjut Kimberly

__ADS_1


“Sayang kita kan sudah janji jemput jagoan kita.” Andrew mengingatkan Kimberly


“Baik sayang..” timpal Kimberly sambil membuka selimut dan duduk di pinggiran tempat duduk sambil mengumpulkan nyawa.


Andrew pun tersenyum bahagia melihat sang istri yang selama ini dia cari dan tunggu akhirnya membuahkan hasil.


“Aku sangat mencintai mu Kimberly Howard.” Kata Andrew tiba tiba


“Aneh.” Lanjut Kimberly bangkit dari duduknya


“Jawab dulu sayang.” Rengek Andrew


“Apa yang mau di jawab ndrew?” Timpal Kimberly menahan ketawa ya melihat wajah sang suaminya kesal


“Aku sangat mencintaimu Kimberly Howard.” Ulang Andrew


“Itu pernyataan atau pertanyaan?” Elak Kimberly


“Keduanya sayang… ihhh sayang bikin jengkel aja deh.” Sambung Andrew


“Hahaha…. Sayang jangan ngambek yaaa. Aku Kimberly Howard sangat sangat sangat mencintai Andrew Jack dan hanya Andrew Jack suami ku.” Timpal Kimberly langsung memeluk tubuh kekar milik Andrew.


Hallo reading.. ceritanya sampai sini dulu ya, tapi tenang saja akan ku lanjut lagi kok dengan konflik yang lebih seru lagi. Penasaran? Jangan lupa pantaui terus karya aku ya 😘😘


Dan mon maaf sekebon reading aku lama update episode barunya, habis aku lagi mengalami konflik batin


Doakan aku sehat terus agar bisa update tempat waktu

__ADS_1


Aku mencintai sekebon untuk para reading ku 😘😘😘


...T A M A T...


__ADS_2