CEO Mengejar Cinta Sang Istri

CEO Mengejar Cinta Sang Istri
Bab 45. Ketemu


__ADS_3

“Harry, cari tau tentang Andrew Jack selama tujuh tahun ini. Apakah dia sudah berkeluarga atau belum, besok saya tunggu semuanya.” Ucap Ayhner sambil melangkahkan kakinya meninggalkan kamar sang keponakannya.


Harry melakukan apa yang di perintahkan oleh tuannya dan tak lupa memberitahu ke sang pacar. Yups selama ini Hailey mengikuti perkembangan keluarga Jack itu. Hailey tau secara detail mengenai kakak iparnya selama tujuh tahun belakangan ini. Hailey sangat menyukai keluarga Jack itu, karena selama tinggal dengan keluarga itu ia mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua. Hailey yang tahu sang uncle ingin mencari tahu tentang kakak iparnya dengan senang hati membantu sang pacar untuk memberikan data data yang ia punya selama ini ke sang paman.


Pagi pun kini tiba kembali, keadaan Daaron sudah mulai membaik. Semua berkat sang uncle yang membawa rumah sakit langsung ke kamar Daaron bahkan semua dokter anak yang ada di Howard Hospital itu pun juga di borong ke kamar pribadi Daaron meski sudah di cegah Kimberly tetap aja unclenya melakukan sesuatu dengan sesuka hatinya.


“Pagi Daaron anak mami.” Sapa Kimberly ke sang putra


“Pagi mami.” Saut Daaron langsung memeluk maminya. “Mami kenapa banyak sekali doktel di kamal Daalon.?” Tanya Daaron


“Semalam Daaron demam nak, dan ini kerjaan glandpa kamu.” Jelas Kimberly


“Glandpa emang yang telbaik mami.” Jawab Daaron


“Kenapa gitu sayang, bukan mami yang terbaik ya?” Kimberly dengan muka sedihnya


“Bukan gitu mami, Daalon suka kalau olang olang tunduk sama glandpa. Nanti kalau Daalon sudah besal Daalon mau kek glandpa.” Timpal Daaron


“Harus sayang, grandpa akan senang hati mengajarkan kamu menjadi orang terhebat.” Timpal sang paman yang masuk tiba tiba dan menyuruh semua dokter itu untuk keluar.


“Holleeee Daalon akan jadi olang hebat, akan Daalon tendang papi kalau dia belani tinggalin mami lagi.” Lanjut sang anak dengan senang


Ayhner dan Kimberly terdiam dengan penuturan bocah berusia 6 tahun itu. Ada rasa sedih di hati Kimberly mendengar penuturan sang anak. Berbeda dengan sang uncle yang merasa bangga karena Daaron memiliki sifat seperti dia yang memiliki sifat dominan.

__ADS_1


“Glandpa, mami kenapa diam.?” Heran Daaron yang melihat dua orang dewasa itu terdiam


“Glandpa hanya berfikir kelak apa yang glandpa punya akan glandpa serahkan ke kamu dan kakak kamu.” Lanjut sang uncle


“Gak ahk, Daalon gak mau.! Nanti anak glandpa malah ke Daalon kalena ambil punya glandpa. Daalon mau punya mami aja untuk Daalon dan kakak.” Timpal Daaron


Dua orang beda generasi itu pun kembali terdiam.


Dareen pun datang mengagetkan orang yang di dalam kamar


“Daalon, kau itu sepelti anak kecil saja.” Dareen yang langsung duduk di dekat maminya


“Iihhhh Dareen kalau masuk itu ketuk pintu.” Ucap uncle Ayhner


Kimberly tertawa melihat tingkah kedua putranya yang membuat unclenya terdiam seribu bahasa.


Howard Hospital



Kita kembali ke Hailey


Hailey kini memasuki gedung pencakar langit yang tertulis Howard Group itu

__ADS_1


Kantor cabang Howard Group



Dengan stelan santai tampak sempurna. Semua pekerja memberi hormat dan sapaan saat Hailey masuk. Saat tiba di dalam lift Hailey di hadang oleh dua pria yang berpakaian kemeja rapi ala pegawai di kontor ini. Dengan santai Hailey menjabani dua pria itu



“Siapa kalian.” Kata Hailey tanpa melihat ke belakang


“Kami hanya di tugas kan untuk membawa anda bertemu dengan nyonya kami.


“Heakk.. kalian kira nyonya kalian itu siapa.?” Tangkas Hailey


“Kalau anda tidak mau secara baik baik maka maaf kan kami akan membawa anda secara paksa.” Lanjut dua pria itu


“Baik baik… saya itu kalian.” Timpal Hailey


Hailey pun membawa dua pria itu untuk keluar dari pintu rahasia perusahaan dan tanpa di ketahui dua pria itu Hailey sudah memasang gps di anting miliknya agar sang pacar plus asisten sang uncle bisa menemukannya.


Tiga puluh menit mereka sampai di sebuah gudang, Hailey di suruh menunggu untuk bertemu dengan nyonya yang menyuruh dua pria tersebut.


__ADS_1


__ADS_2