CEO Mengejar Cinta Sang Istri

CEO Mengejar Cinta Sang Istri
Bab 27. Dalam masalah besar


__ADS_3

Malamnya hujan membuat pagi ini terasa sejuk dan enggan untuk bangun dari tidur. Sama halnya dengan Andrew dan Rhesa yang enggan untuk melakukan aktivitas. Andrew yang terbangun lebih dulu ia menatap intens wajah sang istri.


P.O.V Andrew


“Wajahmu sangat tenang saat tidur rhesss, tidak ada ketakutan sedikit pun di wajah mu ini seperti bayi yang baru lahir. Rhesss aku harap kamu dapat menerima aku dan memaafkan ku, aku tau pernikahan kita yang masih seumur jagung ini telah banyak membuat mu tersiksa. Maaf kan aku rhesss.” Andrew bernolong dalam hati sambil mengelus pipi rhesa, sang empunya pipi pun terusik dengan jemari jemari Andrew yang terus mengelus pipi mulus itu.”


“Morning honney..” sapa Andrew sambil mencium kening rhesa


Rhesaa hanya menatap Andrew tanpa membalas sapaan itu.


“Apakah tidur mu nyenyak?


“Hmmm..” sambil menganggukkan kepala


“Aku ingin kau terus ada di sisi ku rhess.”


Lagi lagi rhesa tak menjawab pernyataan yang terlontar dari mulut Andrew


Alhasil karena tak dapat jawaban dari rhesa Andrew pun segera bangun dari tempat tidur dan tiba tiba saja tangan Andrew di tahan oleh rhesa


“Ada apa rhess, aku mau siap siap ke kantor.”

__ADS_1


“Peluk..” ucap rhesa manja


blushhhssss kata yang mampu membuat jantung Andrew berhenti seketika, karena tak pernah keluar dari mulut rhesa kata manja seperti ini. Andrew pun tidak mau kehilangan kesempatan ia langsung memeluk tubuh rhesa dan semangkin erat pelukan itu.


Cukup lama Andrew memeluk Rhesa, sebenarnya rhesa tidak mengerti apa yang ia rasakan karena saat ini ia tidak mau berjauhan dengan Andrew.


Di belahan lain Harry melapor ke Ayhner tentang rencana Donita san Dio. Dan itu sangat membuatnya marah


“Aku tidak mau tau Harry bawak dia dan aku akan singkirkan manusia gila itu yang mau berbuat jahat dengan keponakan ku itu.” Titah sang Ayhner.


“Baik tuan.”


30 menit Harry menunggu dan tampak wanita dengan paras cantik dengan balutan gaun putih dengan menampakkan punggung belakangnya.


“Apakah anda nona Donita Gill?” Harry to the poin ke Donita


“Iya… benar, saya Donita Gill.” Jawab ketus Donita


“Saya Harry, wakil CEO HD Group.” Jelas Harry santai


“Oh baik lah tuan.” Timpal Donita sambil mengikuti langkah Harry. Dan langkah itu membawa Donita keluar dari gedung HD Entertaiment

__ADS_1


Kembali lagi ke Rhesa dan Andrew


“Rhesss.. sudah yokk, emang kamu gak ngampus?” Tanya Andrew


“Ada, tapi kan di jam 11.15 ndrew.” Timpal rhesa sambil melepaskan pelukannya


“Ya sudah.. tiduran lagi rhess, aku siap siap ke kantor.”


Andrew melangkahkan kakinya ke dalam kamar mandi, dan rhesa langsung memegangi perutnya yang mulai membuncit.


“Ya tuhann.. aku masih ragu, apakah keluarga ini mau menerima anak anakku. Apa lagi Andrew dia sudah menunjukan sisi lembutnya, dan itu membuat aku nyaman.” Batin rhesa sambil mengelus perutnya itu.


Kita kembali lagi ke Donita


“Maaf tuan.. kalau boleh saya di ijin kan, kemana kita pergi ini tuan?” Tanya Donita


“Sebentar lagi kamu akan tau.” Jawab Harry dengan muka datarnya.


Kini mobil SUV bermerek Mercedes-Benz AMG G63 telah sampai di sebuah hotel mewah.


__ADS_1


__ADS_2