
Andrew, Zico dan Maryam kini sudah satu mobil Zico di samping pak supir sedangkan Andrew dan Maryam duduk di bagian penumpang.
“Kemana agenda kita hari ini Zico.? Tanya Andrew
“Kita akan bertemu dengan klien tuan Howard Property Group dari Korsel, mereka pimpinan cabang dari perusahan Howard.” Terang Zico
“Howard?” Tanya Andrew dengan alis mata terangkat satu
“Iya tuan, pengusaha yang membuat keluarga Kesuma gulung tikar tanpa ampun.” Timpal Zico
“Lantas bagaimana dengan kerjasama kita kali ini.? Lanjut Andrew masih dengan wajah datarnya.
“Semua sesuai tuan.” Zico
Tak ada jawaban dari sang tuan, Zico kembali diam mobil mewah itu membawa mereka ke pinggiran kota tepatnya ke Animale Restaurant
Saat sudah sampai Maryam sengaja Meng keseleo kan kakinya agar tubuhnya dapat di tahan oleh Andrew alih alih Andrew akan membantu malah Andrew menjauh dari jangkauan Maryam .
“Bersikaplah profesional Maryam.” Peringatan Andrew ke Maryam
Maryam hanya tunduk melangkahkan kakinya mengikuti dua laki laki dingin seperti kulkas beberapa pintu (pikir ajalah yaaa weee berapa pintu kulkasnya)
Privat room yang udah di reservasi oleh pihak Andrew ternyata sudah ada orang pihak dari Howard di dalam menunggu.
__ADS_1
“Anda telat tuan Andrew.!” Sambut Lay Kim
“Maaf tuan, kami kejebak macet tadi.” Sanggah Zico
“Baik lah kali ini saya ter…” perkataan dari Lay pun di potong Andrew
“Bukan kami masih punya waktu 20 menit dari janji temu tuan Lay.!?” Timpal Andrew dengan wajah datarnya
Tuan Lay pun kembali melihat jam yang melekat pada pergelangan tangannya.
“Baik lah tuan, mungkin kami yang terlalu cepat datangnya.” Lanjut tuan Lay
Andrew duduk dengan Zico di sampingnya sedangkan Maryam duduk di samping Zico
“Terimakasih tuan atas kerjasamanya. Semoga di tander tander lainnya kita bisa bersama lagi.” Lay sambil menutup rapat hari ini.
“Sama sama tuan.” Zico
“Tuan boleh kita hanya 4 mata saja berbicara soalnya, keponakan dari Ceo saya ingin bertemu anda tuan Andrew.” Lanjut Lay sambil menegakkan minuman yang telah terhidang di meja
“Maaf saat ini saya lagi sibuk, saya tidak bisa.” Andrew sambil berdiri dari kursinya dan mengulurkan tangannya ke depan Lay
“Tapi tuan, nona itu sudah di sini.” Sambung Lay
__ADS_1
“Lain kali saja.” Kata Andrew sambil menarik kembali tangannya dan melangkah ke luar dan meninggalkan Lay dan rekannya
“Maaf nona tuan Andrew tidak mau bertemu.” Lapor Lay
“Baik lah, cepat selesaikan proyek kita dengan Jack Company Lay dan segara lah temui Harry.” Sambung Hailey yaaa nona yang di maksud Lay itu Hailey.
Jam sudah menunjukan jam 4 sore, Andrew, Zico dan Maryam kini telah tiba di gedung pencakar langit itu.
“Zico bagaimana untuk besok jadwal ku?” Tanya Andrew sambil melangkah naik ke ruangannya
“Besok tuan akan bertemu dengan tuan Nino, anak dari selebritas Puja Rahardi.” Zico
“Ada gerangan apa dia ingin berjumpa dengan saya.?” Andrew
“Tuan Nino mau mengenalkan tuan dengan adiknya.” Saut Zico
“Selain itu apa ada yang lain jadwal ku?” Lanjut Andrew
“Kosong tuan.” Zico
“Batalkan, urus keberangkatkan saya ke korsel.” Andrew
“Baik tuan.”Zico
__ADS_1
“Sial, kenapa harus pergi ke korsel si sayang Andrew aku kan jadi gak bisa lihat wajah kamu tampan.” Batin Maryam