
Maryam yang tidak terima apa yang di ucapkan Kimberly kembali membabi buta ia mengahajar Kimberly sampai Kimberly tak sadarkan diri
Gemah tawa Maryam pun terdengar di ruangan kosong tersebut.
“Hanya aku yang boleh menjadi pendamping seorang Andrew Jack perempuan sundal!” Ucap Maryam sambil menarik rambut panjang milik Kimberly dengan kasar
Maryam pergi meninggalkan Kimberly dengan keadaan berantakan dan tak sadarkan diri
Soul
Ayhner berlari meninggalkan ruang rapat yang ia pimpin di ikuti oleh Harry setelah membubarkan ruang rapat itu.
“Tuan ada apa?” Tanya Harry hati hati
“Siapkan pesawat sekarang, kita ke Indonesia sekarang.! Kimberly dan Andrew dalam keadaan bahaya dan siapkan orang IT kita untuk melacak keberadaan Kimberly.
__ADS_1
Usai Ayhner berkata, Harry langsung menghubungi bandara dan pilot pribadi milik keluarga Howard.
Saat mobil mewah BMW Seri M3 telah sampai ke lahan yang luasnya di perkirakan 1000 Hektare itu adalah lahan penerbangan pribadi keluarga Howard.
Saat Ayhner keluar dari mobil beberapa orang orang Ayhner tampak sibuk mengurus penerbangannya yang mendadak dan di sana telah datang beberapa team IT dan beberapa heker. Saat mereka semua telah sibuk terus melacak keberadaan Kimberly, Hailey datang dengan wajah yang tak bisa artikan.
“Apakah kakak akan baik baik saja paman.?” Tanya Hailey yang baru saja sampai
“Tenanglah Heiley, Kimberly pasti baik baik saja.!” Jawab Ayhner sambil melangkah mendekati Heiley
“Everything will be fine.” Timpal Ayhner sambil memeluk keponakannya itu.
Suara salah satu dari orang orangnya itu membuat Ayhner dan yang lainnya seperti mendapatkan angin segar dimana titik keberadaan Kimberly telah di dapat. Ayhner langsung menghubungi Andrew tap sayangnya telepon miliknya deluan berbunyi dan menampilkan nama Dareen Howard dengan cepat Ayhner mengakat panggilan itu.
“Ada ap sayang.?” Tanya Ayhner
__ADS_1
“Grandpa, aku dan Daaron bosan nunggui mami sama papi belum datang jemput kami. Terus Dareen gak tau kenapa perasaan Dareen jadi gak tenang grandpa.” Tutur Dareen
“Grandpa pastikan semua akan baik baik saja Dareen. Sekarang ikuti instruksi grandpa, sebentar lagi orang suruhan grandpa akan menjemput kalian berdua dan pulang lah dengan mereka.” Ayhner
“Dareen harap seperti itu grandpa.” Timpal Dareen dan langsung memutuskan panggilan itu.
Tidak begitu lama apa yang di katakan sang grandpa akhirnya datang, mereka di anter pulang dengan selamat. Selama di perjalan Dareen mau pun Daaron diam dengan perasaannya masing masing. Saat tiba di mansion Dareen dan Daaron kaget dengan keramaian yang terjadi buru buru mereka keluar dari dalam mobil untuk mencari tahu apa yang terjadi.
“Ada apa ini.? Tanya Dareen
Tapi satu pun tidak ada yang berani menjawab pertanyaan dari Dareen. Melihat mobil sang papi masuk ke dalam halaman rumah, Daaron dengan berlari menghampiri sang papi
“Papi, ada apa ini? Kenapa sangat rame di mansion?” Cecar Daaron
“Tenang lah son, papi hanya minta kalian berdua harus tenang dan sekarang tolong dengar kan papi. Setelah ini kalian harus ke kamar kalian. Ok.” Tutur Andrew ke anak anaknya agar sang anak tidak khawatir dengan keadaan.
__ADS_1
Walau masih banyak pertanyaan di dalam benak kedua bocah ganteng itu, mereka lebih memilih untuk diam dan mengikuti apa kata sang papi.