CEO Mengejar Cinta Sang Istri

CEO Mengejar Cinta Sang Istri
Bab 34. Inikah yang dinamakan cinta


__ADS_3

Ayhner, Rhesa, Rea dan Hayrry menonton berita meninggalnya ipar dari keluarga konglomerat itu. Ada rasa tidak tega di hati Rhesa dan Rea tapi kalau mereka muncul akan menyebabkan kekacauan yang lebih kacau lagi pastinya.


“Nanti malam kita berangkat ke Seoul.” Ayhner memecahkan kesunyian yang terjadi


“Secepat itu kah paman?” Tanya Rea protes


“Kenapa Reee?” Tanya Ayhner


“Rea masih mau nonton berita tentang kematian rea paman.” Protes Rea


“Di seoul kamu juga bisa menonton sayang, paman gak akan mengekang untuk kebahagiaan keponakan cantik paman ini.” Bujuk Ayhner


“Udah ahkk Rea capek mau tidur.” Timpal rea melangkahkan kakinya naik ke lantai dimana kamarnya berada


Ayhner hanya bisa melihat Rea pergi meninggalkannya


“Rhesa.. bagaimana dengan kandungan kamu.?” Tanya Ayhner


Gak ada masalah kok paman.?” Timpal Ayhner


“Kamu yakin mau mempertahankan kehamilan kamu rhess.? Tanya Ayhner yang membuat rhesa kesal


“Apaan paman? Ngacok banget pertanyaannya.!” Kesel rhesa sambil menunggalkan Ayhner dan Harry

__ADS_1


“Rhesa kenapa harr..?” Tanya Ayhner dengan muka tak berdosanya.


“Maaf tuan, menurut saya nona rhesa kesal dengan pertanyaan anda tuan.” Timpa Harry


“Ahkk kesal? Aku hanya khawatir Harr, dia masih umur belasan tahun belum punya wawasan tentang kehamilan.” Ayhner tidak mau kalah


“Tapi sepertinya nona Rhesa menikmati kehamilannya tuan.” Lanjut Harry


“Sudah lah harr, saya capek berdebat terus sama kamu. Oh iya bagaikan keluarga Jack itu memperlakukan kedua keponakan saya?” Tanya Ayhner menyelidiki


“Keluarga besar Jack sangat menyayangi kedua keponakan anda tuan, bahkan nyonya besar mereka sangat marah jika siapa pun yang menyakiti keponakan anda tuan, serta diam diam nyonya besar Jack itu juga diam diam memberikan bodyguard ke kedua keponakan anda tuan untuk menjaga keamanan kedua keponakan anda tuan.” Terang Harry


“Baik lah lepaskan keluarga Jack dan jatuhkan keluarga Kesuma, besok saya mau mendengarkan pengumuman kebangkrutan keluarga itu.” Perintah Ayhner sambil pergi meninggalkan Harry.


“Paman boleh rhesa masuk.?” Tanya rhesa dari depan pintu kamar Ayhner


“Masuk aja rhess.” Timpal Ayhner


“Paman rhesa pengen meluk Andrew.” Sambung rhesa sambil menundukkan kepalanya karena takut di marahi sang paman


“Ya sudah Ayok ikut paman, paman akan mengabulkan keinginan kamu.” Lanjut Ayhner


Kini paman dan keponakan itu, berada di ruangan yang sudah penuh dengan peralatan make up. Yupss rhesa akan menyamar jadi laki laki dan akan mendatangi mansion keluarga Jack.

__ADS_1


Setelah semua sudah beres, Rhesa, Ayhner, Rea dan Harry berangkat ke rumah duka. Iya tadi rhesa mengajak rea untuk terakhir kalinya melihat keluarga Jack.


Sesampainya di rumah duka, rhesa langsung keluar mobil dengan buru buru meninggalkan pamannya dan adiknya. Iya mencari keberadaan sang suami, matanya terus menyusuri ruangan itu mencari sang suami. Rhesa di kejutkan dengan suara yang ia kenali.


“Maaf saya tidak pernah membiarkan orang yang tidak memiliki kepentingan untuk hadir di acara ini.” Kata Andrew


“Maaf saya bersama kolega saya kemari.” Timpal rhesa dengan suara yang ia buat buat sepeti laki laki


Belum lagi Andrew berbicara sudah di hentikan oleh kedatangan Ayhner dan yang lainnya.


Papa Dian pun menyuruh untuk duduk agar acara duka cita itu berjalan dengan hikma


Rhesa masih mencuri curi pandang ke arah Andrew hingga Andrew menjadi kesal dan meninggal ruangan itu. Rhesa mengikuti kemana Andrew pergi.


“Aku tau kamu dari tadi mencuri pandang ke arahku!” Kata Andrew dari belakang rhesa


“Maaf kan saya tuan, wajah tuan mirip seseorang yang aku cintai.” Timpal rhesa sambil berbalik dan melihat wajah yang ingin ia cium


Andrew memperhatikan mata itu, mata yang sama persis dengan sang istrinya.


“Duduk lah tuan.” Perintah Andrew


Rhesa dan Andrew kini duduk berduan di taman dengan keadaan rhesa menjadi sosok laki laki siapa saja yang melihat itu akan geli sendiri (hahaha)

__ADS_1


__ADS_2