CEO Mengejar Cinta Sang Istri

CEO Mengejar Cinta Sang Istri
Bab 43. Allura and Ameera


__ADS_3

Mama Vivian yang mendapat cibiran dari bocil sok dewasa itu terkejut, bagaimana bisa anak itu tampak Andrew saat kecil. Ahkk Andrew? Iya anak itu mirip Andrew.” Batin mama sambil melihat ke arah bocil yang berjalan dengan para maid dan bodyguardnya.


Kita kembali ke lagi ke Indonesia ya gaes


“Lu lama amat sih nyeet?” Kesel Ameera


“Jakarta macan wak, you now lah.” Lanjut Allura langsung duduk tanpa dosa


“Kam pret lah, macam tak berdosa udah bikin aku lama nunggu.” Lanjut Ameera


“Hahahaaa… santai ny eet, Buy the way lu sama Geral gimana.?” Tanya Allura


“Masih tapi gak tau lah dianya, soalnya aku diajak nikah gak mau.” Sambung Ameera sedih


“Mending kek aku meer jomblo..” Allura dengan bangganya mengatai dirinya jomblo


“Jomblo…jomblo… bilang aja gak laku kau kan.?” Allura melesengi Ameera


“Mulut terkadang suka benar. Hahahaaaaa” timpal Allura bodok amat


“Iiihhh teman wong edan.”lanjut Ameera


“Udah…udah ahkk perutku sakit gara gara kebanyakan ketawa.” Allura


“Gimana udah dapat kabar rhesa kau?” Tanya Ameera

__ADS_1


“Belum, aku pantau terus sosmednya tapi dia gak pernah aktif.” Terang Allura


“Sama neng, aku pun juga. Tujuh tahun itu anak ngilang gitu aja.” Lanjut Ameera


“Rindunya aku meer sama rhesaaa.” Ungkap Allura


“Sama ny ett, aku pun rindu sama itu anak.” Timpal Ameera


“Tapikan meer, si rhesa apa tau kalau adeknya udah meninggal?” Tanya Allura


“Nahhh… itu aku yang kurang tau luu, bisa aja dia tau dan langsung pergi jauh dari keluarga suaminya secara kalau dia disini dia pasti ketahuan sama keluarga suaminya, yaa tau sendiri lah ya kalau itu anak dapat suami tajir melintir.” Ameera


“Iya juga ya, apa jangan jangan dia jadi TKW di luar negeri sana.” Lanjut Allura


“Husttt… ngacok kau kalau ngomong gak mungkin lah, udahh udahhh jangan gibahin teman sendiri.” Ameera


Ameera dan Allura pun mengakhiri percakapan mereka dengan menikmati makanan yang sudah terhidang di depan mereka


Ini ya gaessss aku spill foto kakak Allura dan Ameera setelah tujuh tahun




Nahhh ini dia si kakak Allura, gimana tambah tua tambah imut kan gaesssss gak tambah tua tepatnya tambah dewasa 😁😁

__ADS_1




Kalau untuk kakak Ameera Dakota jangan di tanya lagi gaesss, walau pun menempuh pendidikan di luar negeri tapi gayanya masih kayak anak Indonesia aktif dan lasak ya gaesss. Hihihiiiii


Maaf kalau visualnya gak cocok 🙏🏻


Oke kita kembali ke Korsel yaaa


Mama Vivian mulai manaruh curiga ke bocil yang belakangan ini mulai mengambil perhatiannya. Tanpa ragu mama Vivian meminta orang orang kepercayaannya untuk mencari tau siapa orang tua yang dari bocil itu.


Jam sudah menunjukan pukul 16.00 waktu Korea Selatan, Andrew masih betah dengan kasur berukuran besarnya itu sambil memandangi layar yang berukuran 6x6,69 itu. Sumpah demi apa pun akan Andrew tukar demi bisa bertemu dengan sang istri, saat hendak beranjak dari dari tempat tidur ukuran king itu handphone keluaran terbaru itu pun berbunyi menampilkan nama sekertarisnya.


“Selamat sore tuan.” Maryam dari dalam handphone


“Hmm.” Andrew dengan cueknya


“Tuan, kapan anda pulang ke Indonesia?” Tanya Maryam dengan pedenya


“Kalau tidak ada yang lain saya akan tutup telepon ini.!” Lanjut Andrew kesel


“Maaf tuan, saya hanya rindu. Hehehe.” Timpal Maryam yang entah dari mana ia mendapatkan keberanian itu


Andrew yang merasa pembicaraan sekertarisnya itu gak penting langsung menutup teleponnya secara sepihak dan langsung menelepon sang asisten. Saat panggilan itu tersambung Andrew langsung angkat bicara ke sang asistennya itu.

__ADS_1


“Zico, saya tidak mau tau besok sekertaris saya tolong seorang pria saya tidak suka wanita.! Paham kamu?” Andrew dengan ekspresi datar dan dinginnya


“Baik tuan.” Lanjut Zico dan telepon itu di akhiri Andrew .


__ADS_2