
"Hari ini ada pertemuan pak"
"dimana la?"
"dikantor kita"
setelah melakukan pertemuan untuk kerjasama Lala melihat Alan dia mendekati Alan memeluk Alan sambil bercerita mereka tampak begitu mesra karena mereka sepasang kekasih. Lala menyenderkan kepalanya ke bahu Alan sambil tertawa Alan mencium rambut Lala sehingga mereka tidak memperdulikan orang yg melihat mereka,
Dimas yg melihati mereka dari kejauhan habis dibakar cemburu dia tidak terima jika ada orang lain yg menyentuh Lala selain dia sekalipun itu alan pacarnya Lala.
Dimas menelpon Lala secara sengaja untuk meluapkan amarahnya.
Akhirnya Lala pamit kepada Alan, Alan mencium pipi kanan kiri Lala kemudia mereka berpelukan lalu lala pergi meninggalkan Alan.
Dikamar mandi pribadi Dimas menarik tangan Lala dan menutup mulut Lala lalu menutup pintu kamar mandinya.
Dimas berusaha menurunkan celena dalam Lala tapi Lala membrontak.
"jangan teriak la nanti semua orang bakalan tau kalo kita disini"bisik Dimas
"pak saya tidak mau melakukan ini"
"saya mau la, saya tidak mau melihat kamu mesra mesra sama orang lain termasuk itu Alan"
"tapi pak"
Dimas melakukan aksinya dengan menurunkan celana dalam Lala dimembuka kancing kemeja Lala, menecium dada Lala sambil memangku Lala, setelah lama didalam kamar mandi Lala dan Dimas keluar dari sana.
__ADS_1
setelah sampai dimejanya Lala touch up make up karena dia akan menghadiri rapat bersama Dimas.
Dimas yg melihat Lala pun tersenyum karena Lala begitu fresh padahal dia habis diserang.
"la kamu naik belakang"
Dimas menaikan tv yg ada dimobil alpahardnya agar supirnya tidak bisa melihat dan mendengar apa yg akan dia lakukan kepada Lala.
Dimas mengelus rambut Lala membuat Lala merinding karena perlakuan Dimas yg kadang kasar kepadanya.
"bekas kissmark saya mana?" sambil meraba leher Lala
"saya tutupi pak"
"pake apa?"
"lain kali jangan ditutupi la, biar semua orang tau kamu punya saya"
mendengar perkataan dari Dimas Lala terdiam bingung dengan apa yg didengarnya.
"saya malu pak"
"kenapa harus malu"
"karena saya belum menikah tapi masa banyak bekas kissmark dileher saya"
"hmm"
__ADS_1
selama diperjalanan Dimas selalu menciumi pipi Lala dia membelai lembut paha Lala yg putih dan mulus.
"la kamu bisa ngga jangan panggil pak kalo diluar kantor"
"kenapa emangnya?"
"panggil saya Dimas aja"
"tapi bapak atasan saya pak"
"saya nggak mau cuma sekedar kamu anggap atasan saja la"
"terus bapak mau saya anggap apa?"
"saya mau kamu jadi milik aku la"
"hahaha bapak suka bercanda"
"saya serius la"
Lala hanya terdiam tidak bersuara, dia memikirkan apa yg dimaksud Dimas padanya.
setelah sampai ditempat rapat dmDimas langsung merangkul pinggang Lala karena dia tidak suka saat semua kliennya menatap Lala seakan ingin berbuat nakal pada Lala.
rapat pun selesai karena sudah sore Lala minta diantarkan kekantor untuk pulang kerumahnya karena dia tadi siang janjian dengan Alan untuk dinner.
Dimas juga pergi dengan Helena untuk kenalan dengan keluarga Helena karena Helena selalu memaksa dimas padahal Dimas tidak mencintai Helena, Helena hanya dijadikan bahan taruhan Dimas dengan temannya yg ada dibali ketika Helena berlibur kebali, karena Dimas sering mendapatkan jatah dari Helena membuat dia tidak bisa memutuskannya sebelum dia mendapatkan itu dari Lala akhirnya Dimas bertekad putus dari Helena.
__ADS_1