
Hari sudah sore Lala selesai interview diperusahaan majalah dia melamar pekerjaan di bagian broadcasting.
Setelah selesai interview dia menghubungi lan untuk dinner.
Setelah dikafe Lala memceritakan bahwa dia sudah resign dari perusahaan Carlton group dan dia melamar pekerjaan ditempat lain tapi dia tidak menceritakan dimana dia di interview kerja dan dia juga tidak memberitahu Alan bahwa dia besok akan. Menikah dengan Dimas karena Lala sangat mencintai Alan mereka sudah berjuang bersama sama selama dicanberra Alan mengajak Lala untuk dugem karena merasa penatnya sudah banyak akhirnya Lala ikut dengan Alan.
Lala akhirnya pulang jam 5 subuh dengan keadaan mabuk padahal dia akan menikah dengan Dimas nanti siang.
sampai dirumahnya Lala belum tidur tapi dia mandi lalu tidur mengunci kamarnya.
Jam sudah menunjukan pukul 12 padahal dia akan menikah dengan Dimas jam 2 siang mamanya sudah menggedor pintu kamar Lala tapi Lala juga tidak juga bangun karena dia menghidupkan lagu yg keras sehingga membuat Lala tidak merasa ada yg mengetuk kamarnya.
Akhirnya mama Lala frustasi karena Lala tidak bangun bangun sedangkan hari sudah jam setengah 2 yg harusnya mereka sudah didalam gedung siap siap ijab kabul. Mama Lala menelpon pak Adijaya untuk memberitahu apa yg terjadi.
Pak Adijaya memberitahu Dimas dan penghulu untuk menunda ijab kabul karena Lala belum bangun tidur.
Dimas pun marah dia merasa dipermainkan oleh Lala akhirnya dia menyuruh anak buahnya kerumah Lala membawa Lala kegedung untuk menikah.
Anak buah Dimas mendobrak kamar Lala dia menggendong Lala masuk kemobil setelah sampai didalam gedung Lala dipaksa masuk dengan diseret membuat Lala terkejut ditambah lagi pengaruh alkohol yg dia minum tadi malam.
__ADS_1
Lala masuk dengan keadaan mata sembab memakai celana pendek dan tank top saja.
semua mata tertuju kepadanya tatapan tajam dari Dimas membuatnya sadar sambil memegang kepalanya.
"la kamu sehat kan?" tanya mama Dimas kepadanya
"iya buk saya sehat tapi kepala saya sedikit pusing"
"ya udah kamu ganti baju dulu biar bisa didandani"
Akhirnya Lala masuk keruangan ganti baju didandani, Dimas masuk kedalam ruang ganti baju bertanya kepada Lala.
"hmm saya cuma minum sedikit pak"
"kalo kamu minum sedikit kamu tidak akan mabuk saya tau takaran minum kamu" Dimas menarik dagu Lala
"saya minum jdaniel pak karena saya tidak terbiasa jadi saya mabuk"
"dengan siapa kamu minum?" Dimas megeraskan cengkramanya.
__ADS_1
Lala tidak menjawab pertanyaan Dimas membuat Dimas semakin marah Dimas mencengkram dengan kuat membuat Lala kesakitan.
"saya tunggu diluar jika sudah"
Setelah selesai berdandan Lala keluar dengan menggunakan kebaya putih dia sudah siap dinikahi oleh Dimas.
Setelah proses ijab kabul selesai mereka resmi menjadi suami isteri.
Malamnya proses acaran resepsi tamu yg datang cukup banyak walaupun pernikahan Dimas dan Lala mendadak, Bima pun meberi selamat kepada Dimas kemudian memberi selamat kepada Lala.
"kecewa deh saya lak"
"hahah jangan gitulah pak"
Sebenernya Lala sangat tidak menyukai keadaannya sekarang ditambah Dimas selalu merangkul pinggang lala.
Setelah selesai respsi Dimas dan Lala pulang kerumah Dimas.
Lala pun merebahkan badannya kesofa karena dia sangat capek ditambah kurang tidur dan capek semalaman dia berdiri menyalami tamu.
__ADS_1