Ceo Nakal Terjebak Sekertaris

Ceo Nakal Terjebak Sekertaris
Foto Alan


__ADS_3

Sepulang dari kantor Lala dan Dimas menuju dokter kandungan untuk memeriksakan kandungannya.


Dokter mengatakan jika kandungan Lala baru 3 minggu kandungannya sehat dan kuat.


"saya akan berikan vitamin buk, dan nanti bisa tebus diapotik sebelah jgn lupa dengan susunya diminum setiap malam dan pagi buk" kata dokter dewi.


"terimakasih dokter" jawab Lala sambil tersenyum.


Keluar dari ruangan periksa Lala dan Dimas menebus resep yg dokter Dewi berikan, sehabis itu mereka masuk kedalam mobil untuk pergi kerumah orang tua Dimas membawa berita baik.


"La kita kerumah mertua kamu ya, kita kasih tau mama sama papa aku"


Lala hanya mengangguk saja sambil memainkan hpnnya, Dimas yg duduk disebelah Lala mengelus perut Lala yg masih rata.


"kamu jaga diri baik baik, makan yg sehat abis ituu jangam begadang kasian sama anak aku nanti" ucap Dimas sambil mengelus perut Lala.


"kayaknya aku bakalan banyak ngidam deh dim"


"tenang ajaa kamu mau ngidam apapun nanti bakalan aku turutin"


"helehh boong"


"kamu ngidam apa?"


"kalo sekarang belum ngga tau dey kalo besok besok"


Sampainya dirumah Mamanya Dimas, Dimas langsung berteriak memanggil Mama dan Papanya.


"maa..... paaaa....... mama....... papa... kemana sih orang rumah" teriak Dimass


"jangan teriak teriakkk" ucap Lala sambil menutup telingannya.


Karena mendengar suara Dimas berteriak mama Dimas akhirnya berjalan keruang keluarga untuk menemui Dimas.


"mama"


"kamu kenapa sih teriak teriak gini"


"sayang kamu duduk dulu" kata Dimas sambil mengarahkan badam Lala kesofa.

__ADS_1


"maa papa mana?" tanya Dimas.


"papa lagi mandi"


"Tumben mantu mama kesini" kata mama Dimas mendekat kearah Lala.


"Lala hamil ma" kata Dimas.


"omaigatttttt serius sayangg?" tanya mama Dimas ke Lala sambil memeluk Lala.


"iya maa" jawab Lala membalas pelukan Mamanya Dimas.


"papa harus tau berita bahagia ini" kata Mama Dimas yg kesenangan


"kamu harus berubah kalo udah mau jadi papa, jangan lagi selingkuh main cewe sana sini" kata mama Dimas sambil menatap kearah Dimas.


"iya mah" jawab Dimas.


"jangan iya iya aja" kata mama Dimas.


"sayangg kamu jangan capek capek ya, oh ya kalo kamu butuh sesuatu nanti kamu bisa hubungi mama" lanjut mama Dimas berbicara ke Lala.


Pak Adijaya pun keluar dari kamar menghampiri keluarganya yg sedang happy dengan berita kehamilan Lala.


"pa sini" panggil mama Dimas.


"paa Lala hamil, sekarang kita bakalan punya cucu lagi" kata Mama Dimas.


papa Dimas pun tersenyum mendengarkan kabar baik itu, dia mencium pipi kanan dan kiri Lala memberikan selamat.


"nanti kamu nggak lagi dipanggil adek udah dipanggil papa" ledek pak Adijaya kepada Dimas.


"adek bakalan jadi hot Daddy pa" jawab Dimas .


"sekarang jgn lagi main main sama cewe cewe kalo udah mau punya anak" ucap papa Dimas.


"ngga pa Dimas udah insaf" jawab Dimas dengan malu malu membuat Lala hanya tersenyum kemenangan karena Dimas di marahi.


sepulang dari rumah orang tua Dimas mereka pulang kerumah, Lala masuk kekamarnya untuk mandi sebelum kekamar mandi Lala melihat laptop yg dia ambil dari rumahnya kemaren.

__ADS_1


"shittt whyy i'm fogettt!!!! gue kan pengen bawa mobil christ pulangggg sama mau nengokin rumah christ" ucap Lala sambil menepuk keningnya.


Akhirnya setelah mandi Lala mengunci pintu kamarnya untuk membuka laptop penuh kenangannya dengan Alan dan Christ.


Lala membuka laptopnya melihat foto foto dan vidio ketika dia masih berpacaran dengan Alan. Lala pun tersenyum melihat kemesraam dia dan Alan dulu ketika di canberra.


"kenapa hati guee ngga ada rasa lagi sama Alan, apa bener gue udah move on banget dari Alan, hehhh kangen banget moment kuliah kaya gini moment yg gue tau cuma Alan yg ada didunia ini hahah" ucap Lala sambil tertawa sendirian.


Disaat Lala sedang melihat Vidionya dengan Alan dia dikagetkan dengan suara ketukan pintu oleh Dimas.


"laa buka" panggil Dimas dari luar.


"iya bentar" jawab Lala


Lala pun terkejut langsung mematikan laptopnya dan menyimpan laptopnyadibawah kasur agar tidak ketauan dengan Dimas.


Lala membukakan pintu kamarnya, melihat Dimas membawakan segelas susu ibu hamil yg dia buatkan untuk Lala.


"lama amat buka pintunya"


"nggak ih, lebai kamu mah"


Dimas pun masuk kedalam kamar meletakan susu yg dia bawa ke atas nakas, Lala menutup pintunya menyusul Dimas yg sudah naik keatas ranjang.


"minum dulu susunya baru bobok"


"iya"


Lala meminum susunya sampai habis walaupun agak sedikit lama, setelah habis barulah Lala tidur disebelah Dimas yg sedang main game dihpnya. Karena merasa tidak diacuhkan Dimas Lala mencoba untuk menjahili Dimas tapi malah dibentak Dimas, Lala pun langsung membalikan badannya dang ngambek. Melihat Lala ngamvek Dimas pun mematikan gamenya dan membujuk Lala.


"jangan ngambek dong sayang" rayu Dimas sambil menciumi punggung Lala


"ngga, mendingan kamu main game daripada main cewe" jawab Lala.


"kamu jealous sayang?"


"pikir sendiri"


"akhirnya kamu bisa cemburu sama aku" Kata Dimas sambil memeluk badan Lala dari belakang sampai tertidur.

__ADS_1


__ADS_2