Ceo Nakal Terjebak Sekertaris

Ceo Nakal Terjebak Sekertaris
KDRT


__ADS_3

Sudah seminggu Lala terus lembur mengerjakan proposal yg banyak keteteran membuat Lala tidak punya waktu untuk Dimas, ini alasan salah satu Dimas menikahi Lala karena Lala bisa dimanfaatkan selain badannya yg membuat puas.


Hari ini sedikit hujan dan hari ini juga Alan datang keperusahaaan Carlton group untuk kerja sama, Alan menghubungi Lala.


Lala sangat senang karena ada Alan dia mengajak Alan makan bakso dikantin Lala menyuapi Alan mereka tanpa pasang yg bahagia dan sangat cocok sekali.


Dimas masuk keruangannya untuk makan siang tapi ketika melewati meja ala Dimas bertanya pada Ayu, Ayu mengatakan Lala dikantin.


Akhirnya Dimas makan siang sendirian.


ketika sore dilobby kantor Dimas keluar dari lift melihat Alan dan Lala, Alan merangkul Lala mencium kening Lala untuk pamitan pulang Dimas melihat itu hatinya sangat sakit karena wanitanya sedang disentuh orang lain dan mereka tertawa bersama.


Dimas pun pulang duluan kerumahnya karena Lala masih tetap lembur, setelah pulang Lala masuk kekamar melihat Dimas dengan tatap tajam.


"enak ya dipegang pegang sama orang lain"


"makasudnya pak"


"jangan pura pura ****, murahan tau ga elu. saya tidak mau apa yg menjadi miliknya dipegang orang lain apalagi dicium orang lain"

__ADS_1


"apa nih orang ngeliat gue sama Alan?"tanya Lala dalam hati


Dimas sangat marah dia memaki Lala dengan kata kata kasar dia menyeret Lala dan memasukan kepala Lala ke dalam bathup yg berisi air sisah Dimas berendam.


Kepala Lala dimasukan dan dikeluarkan berkali kali membuat Lala tersedak dan kehabisan napas kemudian Dimas mendorong badan Lala kedalam bathup, karena cukup kuat membuat kening Lala menghantam ujung bathup sehingga membuat keningnya bengkak keunguan.


selesai mandi Lala tidur karena kepalanya sedikit pusing. Dimas yg baru saja dari ruang kerjanya melihat Lala tidur dia membelai lembut wajah Lala dia melihat kening Lala yg bengkak.


"la maafin aku ya, aku nyakitin kamu sampai kamu kaya gini" Dimas mengegenggam tangan Lala, Lala pun membalasnya sambil mengigau.


Lala mengigau menyebut "al aku sayang kamu al tolongin aku al"


"bisa bisanya elu lagi tidur nyebutin nama alan"


Dimas mendorong badan Lala sampai Lala terjatuh dari ranjang sehingga kepalanya robek karena terkena ujung dari nakas yg tajam.


Lala yg sadar dari tidurnya memegang kepalanya menampung darah yg keluar dari kepalanya.


"ngapain kamu disana" bentak Dimas sangat kencang

__ADS_1


Lala tidak menjawab dia terus memegang kepalanya yg sudah basah dengan darah, Dimas yg tadinya mau marah melihat Lala berdarah dia cemas padahal darah bukan hal baru bagi Dimas dia sering melakukan penyiksaan kepada orang orang yg tidak menurut kepadanya.


Dimas mendekati Lala untuk bertanya


"kamu gpp la?" Dimas meraih bahu Lala


Lala hanya diam saja dia menghindari Dimas takut Dimas akan menyakitinya lagi.


Dimas pun merasa bersalah dengan apa yg dia lakukan. Lala pun hanya diam saja menutupi kepalanya dengan tangan.


Dimas menelpon dokter untuk memeriksa keadaan Lala.


Selama menunggu dokter Lala menangis darahnya sudah banyak mengalir membuat kamar Dimas amis tapi dia tidak berani berbuat apa apa.


karena Lala menghindarinya Dimas menyuruh pelayanannya membantu Lala.


Pelayannya memabaawa Lala ke wastafel untuk mencuci rambut Lala.


"awwwww awwww ya allah tolonggg awwww" teriak Lala merintih nangis karena lukanya terkena air.

__ADS_1


Setelah sampai dokter Luna langsung menyiram kepala Lala dengan air infus membuat Lala meringis kesakitan.


__ADS_2