Ceo Nakal Terjebak Sekertaris

Ceo Nakal Terjebak Sekertaris
perhatian lala


__ADS_3

Badan Lala semangat bergetar ketika Dimas menciumi leher Lala sambil meraba paha Lala.


"pak kalo bapak membuat saya tegang saya bakalan ngga bisa nahan"


Dimas melepaskan badan Lala, tanpa pikir panjang Lala berdiri dan masuk kekamar dengan cepat dia pura pura tidur agar Dimas tidak melanjutkan aksinya.


Dimas yg selesai kerja masuk kekamarnya melihat Lala tidur dia naik kekasur mencium pipi Lala.


Karena belum tidur jantung Lala cemas berdetak kencangg dLDimas pun mengetahui kalo Lala pura pura tidur.


Dimas pun meletakan telingannya ke dada Lala untuk mendengar detak jantung Lala yg bedegup cepat.


"ada ya la orang tidur bisa cemas"


Lala pun melihat apa yg dimas lakukan padanya membuat jantungnya berdegup lebih kencang lagi karena mendengar perkataan dari Dimas Lala tidak bisa menahan ketawanya dia tertawa karena melihat Lala tertawa Dimas pun juga tertawa mereka tertawa bersama.


Ketika mereka sedang tertawa hp Dimas berbunyi Dimas mengangkat telponya setelah menerima telpon dimas pergi.


Besok paginya Lala sedang mencatok rambutnya didepan kaca tiba tiba Dimas masuk dia mencium pipi Lala.


"pak badan bapak bau perempuan"


"hidung kamu salah"


"coba cium jaket bapak"


Dimas mencium jaketnya dia menyadari bahwa badannya emang bau perempuan yaitu bau parfum dari Helena karena Dimas menginap diapartemen Helena.


Lala pergi kekantor karena merasa capek dengan berkas berkas yg ada. Lala tidur sejenak untuk mengistirahatkan tubuhnya.

__ADS_1


Dimas yg melihat Lala tidur langsung mendekati Lala.


"kamu disini digaji untuk kerja bukan untuk tidur"


"maaf pak saya ketiduran"


"enak banget kamu ya makan gaji buta"


"tapi bulan ini saya belum menerima gaji saya pak"


"berapa gaji kamu?"


"12 juta pak"


"nanti saya transfer"


"ayo meeting"


Lala membuntuti Dimas dengan membawa berkas, sebelum masuk ruangan rapat Dimas mencium pipi Lala untuk memberikan semangat kepada Lala karena hari ini Lala persentasi didepan dewan direksi.


Semua orang diruangan rapat melihati Dimas dan Lala seakan ada yg salah dari mereka.


"astaga gimana orang ngga ngeliatin gue kalo dileher Dimas banyak bekas kissmark" ucap Lala dalam hati


Setelah rapat selesai Lala menarik tangan suaminya, Dimas pun tidak melawan dia mengikuti Lala karena Lala menariknya dia tertawa dengan apa yg dilakukan Lala kepadanya.


Ketika didepan meja kerjanya Lala menyuruh Dimas masuk keruangannya duluan.


Lala mengambil tas make up nya dan masuk keruangan Dimas.

__ADS_1


"duh pak gimana semua orang ngga ngeliatin kita kalo bekas kissmark dileher bapak keliatan"


"kamu serius la?"


"iya pak sini saya tutupi pakai foundation"


Lala membuka dasi dan kancing baju Dimas dia menutupi bekas kissmark yg ada dileher Dimas. Dimas menatap Lala yg sedang memperlakukannya dengan lembut


"orang orang pasti ngiranya ini perbuatan saya pak"


"kalo kamu mau tambahin juga gpp la"


"tidak tidak pak saya tidak suka karya saya satu tempat dengan orang lain"


Deg deg deg jantung Dimas bedegup kencang mendengar ucapan dari Lala.


"apa Lala udah jatuh cinta sama gue?" tanya Dimas dalam hati.


Dimas memegang tangan kiri Lala di atas paha Lala.


"sudah selesai pak"


"tolong perbaiki dasi saya la"


Lala membetulkan dasi dileher suaminya itu, lalu Lala beranjak pergi dari ruangan Dimas tapi Dimas menyetop langkah Lala.


"besok kamu ngga boleh lagi pakai rok pendek rok kamu harus dibawah lutut saya tidak suka apa yg menjadi hak saya dinikmati orang lain juga"


"iya pak, saya permisi dulu"

__ADS_1


__ADS_2