
Lala mengerjakan semua pekerjaan kantornya sambil memikirkan keadaan Alan yg habis ditabrak.
Padahal Alan tidak apa apa mobilny cuma disenggol dikit dan dia tidak terluka, tapi Alan tau bahwa Lala mengalami penakan dari Dimas. Alan emang sengaja belum menghubungi Lala karena akan membuat Dimas curiga.
Dimas keluar dari ruangannya dengan membawa sim card baru untuk Lala.
"ini sim card baru kamu, saya mau sim card lama kamu disini ada nomor telpon saya, mama kamu, dan papa saya juga ada nomor ayu"
"tunggu sebentar pak"
Setelah melepaskan sim cardnya Lala langsung memasangnnya, Dimas masih terus mengamati pergerakan Lala.
"semua sosial media yg kamu punya sudah saya hapus dan nanti saya belikan hp baru untuk mengganti i cloudnya"
"tapi itu berlebihan pak"
"saya sudah tidak percaya sama kamu" ucap Dimas meninggalkan Lala
Setelah Dimas benar benar masuk kerungannya Lala berteriak menjembak rambutnya tiba tiba christ datang menghampirinya.
"ce gimana nasib gue?"
"astaga sorry christ gue lupa bentar yaa gue tanya dulu"
Lala masuk keruangan Dimas untuk menanyakan bagaimana nasib christ.
"permisi pak?"
"ya ada apa?"
"bagaimana dengan karyawan baru tadi ?"
__ADS_1
"apanya?"
"dia diterima apa ngga?"
"jangan libatkan urusan pribadi dalam dunia pekerjaan jangan karena kamu mengenalnya kamu bisa seenaknya saja menerima dia"
"iya pak saya minta maaf, tapi pak saya mohon terima dia soalnya saya sudah berajanji tadii pak"
"yg berjanji kan kamu bukan saya, tugas kamu hanya menginterview bukan memutuskan"
"maaf pak saya tau saya sudah kelewatan, karena saya tau kualitas christ"
"jika saya tidak mau menerimanya apa masalahnya sama kamu?"
"tapi pak tolong dipertimbangkan lagi, saya jamin kualitas dia dan kinerjannya bisa diandalkan"
"saya tidak mau, saya sudah punya kamu, saya tidak mau merekrutnya"
"baiklah saya akan menerimanya tapi ada syaratnya"
"kalau begitu tidak usah pak, saya yakin dia bisa dapat kerja ditempat yg lebih baik"
Lala yakin bahwa syarat yg diajukan Dimas adalah berhubungan badan, itulah sebabnya Lala lebih baik mengalah daripada menjualkan harga dirinya.
"saya pastikan bima bisa mengaturnya untuk dia tidak bisa mencari kerja kemana mana"
"mau bapak apa? saya tidak pernah main main dengan perbuatan saya pak saya sudah memendam emosi saya dari tadi jangan sampai saya yg membunuh bapak duluan" Lala marah sambil melototkan matanya kearah Dimas karena dia sangat menyayangi Christ.
"silahkan bunuh saya, dan satu lagi saya tidak main main dengan ucapan saya"
Karena sudah mendengarkan ucapan ancaman dari Dimas. Lala akhirnya takut dan melembutkan ucapannya.
__ADS_1
"saya mohon pak terima dia"
"saya bakalan terima dia kalau kamu mau mencium saya, karena selama ini kamu tidak pernah mencium saya"
Lala yg dari tadi ketakutan dengan apa yg akan diakukan Dimas tertawa mendengarkan permintaan Dimas yg hanya minta cium.
"ah kalo cuma cium ngomong aja pak" Lala berjalan mendekati Dimas memegang dada Dimas.
Muachhhh suara bibir Lala mencium pipi Dimas.
"saya tidak mau pipi saya maunya bibir"
"tapi saya belum gosok gigi pak"
Dimas tau jika Lala berbohong hanya untuk mencari alasan agar dia tidak mencium Dimas.
"saya tidak peduli, kalau kamu tidak mencium saya jangan salahkan saya"
Lala mencium bibir Dimas, Dimas memegang kepala Lala untuk memperdalam ciumannya. Lala yg awalnya takut kini menikmati ciuman dari Dimas mereka ciuman cukup lama hingga membuat mereka berdua hampir melanjutkan kearah yg lebih intim lagi.
Lala yg sudah kehabisan napas melepaskan ciumannya.
"hampir mati gara gara ciuman"
"bibir kamu manis walaupun ngga sikat gigi"
muachhh Dimas mencium pipi Lala dan meninggalkan Lala masuk kekamar mandi, Lala yg melihat Dimas masuk kamar mandi buru buru pergi untuk memberi kabar ke christ dia diterima.
"elu besok udah mulai kerja christ jangan malu maluin gue ya christ"
"makasih ya cee" christ memeluk Lala dan Lala juga membalas pelukan dari christ.
__ADS_1
Sebenernya Lala sangat senang Christ bekerja dikantornya karena nanti dia akan punya teman, selama ini Lala tidak punya teman dikantornya dia musuhi semua karyawan termasuk Ayu yg sering bermuka dua dia didepan Lala sangat terlihat baik tapi dibelakang Lala selalu menyampaikan gosip yg dia dengar tentang Lala.