Ceo Nakal Terjebak Sekertaris

Ceo Nakal Terjebak Sekertaris
pembuktiaan


__ADS_3

Setelah makan Lala kembali kekamarnya sambil memainkan hp, hari menunjukan jam 10 malam Lala menggosok giginya mencuci mukanya memakai skincarenya dan lotion dan siap siap tidur.


ketika Lala hampirr tertidur nyenyak Fimas mengetuk pintu kamar Lala.


tok tok


"La"


"bentarrrrrrr!"jawab Lala sambil mendengus kesal


Lala membuka pintu kamarnya melihat Dimas dengan ekspresi tersenyum.


"mau ngapain sih dim?"


"masuklah"


Akhirnya Dimas masuk kekamar duluan walaupun Lala belum menyuruh masuk, dia merebahkan badannya kekasur.


Lal menutup pintu kamarnya, mendekati Dimas.


"gue tau maksud Dimas masuk kamar gue" ucap Lala dalam hati.


Dimas menarik tangan Lala yg sesari tadi berdiri dipinggir ranjang, badan Lala yg tidak siap akhirnya jatuh dipaha Dimas.


"buktiin omongan kamu tadi"


"omongann yg mana sih?"


"jangan pura pura ****"


Lala terdiam mendengar kata kata Dimas, mengangkat tubuhnya dari paha Dimas. Tapi Dimas menarik badan Lala dan menindih badan Lala.


"Let's do it now" ucap Dimas mencium bibir Lala.


Dimas mencium bibir Lala, setelah sekian lama mencium bibir Lala akhirnya Lala membalas ciuman Dimas. Setelah itu Dimas mengemut lembut leher Lala membuka semua baju Lala dan bajunya.


setelah Dimas junior masuk Dimas menggenjot badan Lala membuat Lala mendesah. Mendengarkan desahan Lala Dimas terbawa susana membuatnya semakin bergairah.

__ADS_1


Sedang asik melakukan hubungan itu tiba tiba ada Bima datang memanggil nama Dimas sambil berteriak.


"shiittt ngapain sih Bima kesini?"


"udah dim keluar dulu siapa tau penting"


"tanggung nih gue udah mau keluar keluar"


"tapi nanti Dimas buka pintunnya, pintunnya ngga aku konci"


"ya udah gue keluar dulu"


Dimas memakai boksernya dan menyelimuti badan Lala yg telanjang.


"Dimassss dimana sih elu ada berita heboh nih" teriak Bimaa


"bentar ni tanggung" jawab Dimas


"elu bakalan shock kalo denger nih berita"


"awas aja kalo ngga penting gue bantai abis abisan elu"


"ngapain elu keringatan gitu?"


"ya olahraga badanlah! ada berita apa? awas aja kalo ngga penting gue ceburin kekolam elu"


"Lala mana?"


"didalam, dia kecewa elu datang padahal dia lagi enak"


"dim helena nyariin elu tuh diclub dia teriak histerisss katanya dia hamil"


"terus urusannya sama gue apa?"


"dia bilang itu anak elu"


"menn come on sejak kapan gue main ama cabe cabean keluar didalam"

__ADS_1


"seriusan elu?"


"lu ngga percaya gue?"


"selama ini gue ngga pernah liat tissu kalo elu abis main sama Lala"


"Lala emang sengaja mau gue hamilin"


"kenapa? bukannya Lala cuma elu manfaatin?"


"karena cuma gue yg make badan Lala jadi ngga masalah kalau Lala hamil anak gue, jadi anak gue punya emak yg cuma dipake sama bapaknya doang"


"tau gitu sebelum elu datang gue aja yg make Lala"


"sekarang aja"


"elu mau gantiian?"


"enak aja elu, badan Lala beda men selalu bikin gue ketagihan karena setiap kali gue main badan Lala ngasih gue rasa yg berbeda tapi padahal gaya main kita itu itu aja"


"beehh goyangannya mantap?"


"bukan lagi, gue masuk dulu yaa nangung nih hampir keluar"


Dimas meninggalkan Bima untuk melanjutkan aksinya. Ketika didalam kamar Dimas melihat Lala yg tertidur sudah memakai baju.


"sayang kamu pikir aku sebodoh itu bisa kamu tipu dengan pura pura tidur" ucap Dimas ditelinga Lala sambil meraba dada Lala.


Karena Lala tak kunjung membuka matanya membuat Dimas lebih liar lagi di menciumi leher Lala dan menyingkapkan gaun yg Lala pakai.


Lala yg pura pura tidur merasakan tangan Dimas yg meraba seluruh badannya membuatnya mengeliat membuka matanya.


Dimas melihat Lala yg sudah membuka matanya tersenyum mencium kening Lala.


"tanggung nih"


"Sama"

__ADS_1


Akhirnya Lala dan Dimas melewati malam yg panjang dengan penuh keringat membuat mereka berdua lemas.


__ADS_2