
Alan yg melihat Lala langsung berdiri memegangi badan Lala yg sedikut goyang.
"kamu ngga apa apa la?" tanya Alan seperti tidak ada dosa.
"aku ngga apa apa? hati aku sakit sekali mendengar kata kata yg dilontarkan" jawab Lala.
"siapa dia al?" tanya vanesa
"saya? saya pacarnya Alan!" jawab Lala denga tegas.
"nggak dia bukan pacar aku sa, dia istri orang yg didepan tadi yg nyapa aku" jawab Alan
"all kamuu tega sama aku" sahut Lala sambil menggelangkan kepalanya tidak percaya dengan ucapan Alan.
"yg tega itu kamu!!! kamu pikiri siapa cowo didunia ini mau jalanin hubungan sama cewe yg ninggalin dia nikah sama orang lain dan sekarang udah jadi istri orang" kata Alan
__ADS_1
"all aku tau, tapi aku tetap sayang kamu" ucap Lala sambil memegang tangan Alan tapi ditepis oleh Alan.
"gue ngga mau punya cewe bekas orang!" jawab Alan dengan nada keras.
Lala yg mendengar ucapaan Alan langsung berlari keluar, dia menarik tangan Dimas kedalam mobil dan langsung memeluk Dimas erat. Melihat Lala menangis dipelukannya Dimas mencoba menenangkan Lala, Lala yg hanya menangis tidak bisa berkata kata sudah hampir 15 menit perjalanan Lala belum kunjung melepaskan pelukananya didada Dimas membuat Dimas sedikit risih karena dada Lala langsung menyentuhh dadanya.
"sakit sekali rasanya tuhann kenapa harus sehancur ini perasaan gueee, gini yaa rasanya kalo orang yg kita cintai lebih milih orang lain, apa sekarang gue kena karma karna udah nyakitin perasan laki gue sendiri?" tanya Lala dalam hatiii sambil mengeratkan pelukannya.
Dimas yg dari tadi menatap Bima dari belakang langsung menutup tv dimobilnya karena dia sudah tidak tahan dengan pelukan Lala yg membuat dadanya bergesekan.
"Laa kamu jangan gini, aku ngga bisa ngontrol diri kalo kamu terus kaya gini" pinta Dimas ke Lala dengan nada sedikit pelan.
"maafin aku yaa dim karena udah sering nyakitin kamu sekarang aku ngerasain gimna sakit hati"
"kamu kenapa sih nangis?" tanya Dimas berpura pura pura tidak tahu.
__ADS_1
"Alan udah punya cewe dim, dia bilang dia ngga mau sama aku karena aku bekas kamuuu" jawab Lala sambil menangis.
"ya udh La jangan nngis lagii sekarang kamu udh punya aku la"
"tapi aku sangat sakit hatiiii dim, aku rasanya pengen mati"
"apa kamu sngat mencintai Alan la?" tanya Dimas dengan nada lirih tapi mematikan saraf lidah Lala.
"aa aaku masih mencintai Alan tapi karena Alan sudah membuang aku, aku rasa ngga ada alasan buat aku masih ngarapin Alan" jawab Lala dengan tenang.
"apa kamu cinta sama aku?"
Lala terdiam dengan kata kata yg ditanyakan oleh Dimas lidahnya langsung kaku dia tidak tahu harus menjawab apa disatu sisi dia masih mencintai Alan dan disisi lainnya dia tidak mau melukai perasaan Dimas.
"la" panggil Dimas
__ADS_1
Lala langsung tersentak mencium bibir Dimas, Dimas yg mendapatkan ciuman hanya diam saja menunggu reaksi Lala, tapi Lala tidk bodoh dia menciumi bibir Dimas semakin dalam walaupun tanpa balasan dari Dimas Lala akhirnya bekerja sendirian dengan bibir Dimas setelah sudah cukup lama Lala melepaskan bibirnya yg melekat dibibir Dimas.
"jangan tinggalin aku, aku pengen selalu dekat kamu" bisik Lala ditelinga Dimas.