Ceo Nakal Terjebak Sekertaris

Ceo Nakal Terjebak Sekertaris
manjanya Lala


__ADS_3

mendengarkan pernyataan yg keluar dari mulut Lala Dimas langsung memeluk erat tubuh Lala.


"belajar mencintai aku la" ucap Dimas lirih ditelinga Lala.


Lala menganggukan kepalanya seakan mengerti dengan permintaan Dimas.


Sampai dikantornya Lala dan Dimas berpencar melakukan pekerjaan masing masing, Dimas yg didalam ruangannya masih fokus dengan dokumen yg harus ditanda tanganinya.


Tiba tiba Lala yg merasakan dirinya ingin sekali meminum mango float kfc dia berjalan keruangan Dimas tanpa mengetok menghampiri Dimas yg sedang mengecek dokumen tiba tiba sikap Lala berubah manja kepada Dimas dia duduk dipangkuan Dimas.


"sayang aku pengen minum mango float" Lala tiba tiba datang dan duduk dipangkuan Dimas membuat Dimas sedikit tercengang karna Lala tidak pernah seperti ini sebelumnya.


"kamu kok ada yg aneh deh" ucap Dimas sambil melihati wajah Lala


"sayang beliin dong" ucap Lala dengan nada manja sambil menyandarkan kepalanya ke dada Dimas.


"iya nanti aku beliin"


"aku pengennya sekarang dong"


"kamu kenapa sih ngga biasanya kayak gini?" kata Dimas sambil mengangkat alisnya.


"aku juga ngga tau kenapa aku begini, kamu marah ya?"


"aku ngga marah malahan seneng, akhirnya aku sebagai suami berguna juga"


"selama ini kamu ngga berguna"


"menurut kamu?"


"hmm berguna kok" ucap Lala sambil menciumi baju Dimas.


"sayangg jangan cium cium kamu tau kan aku paling ngga bisa kalo bersentuham sama kamu ada sesuatu yg harus dikeluarkan"

__ADS_1


"tapi kamu harum"


"kamu manja banget sih la" kata Dimas sambil menciumi pipi Lala berkali kali.


"ayo dong beliin"


"iyaaa sayang"


Akhirnya Dimas menyuruh OB nya untuk membelikan mango float kfc dan koffe starbuck serta dessert.


Lala yg menunggu minumannya sampai diruangan Dimas duduk disofa sambil meriksa dokumennya.


Ketika ketukan pintu berbunyi Lala langsung antusias karna pesanannya sudah sampai. Dimas yg dipanggil Lala untuk meminum kopinya.


"pak Dimas ini es kopinya"


Dimas menoleh kearah Lala dan beranjak mendekati Lala, Lala yg penasaran dengan minum Dimas meminumnya sedikit dan memberikannya ke Dimas.


Dimas pun hanya duduk diam dia belum meminum kopinya dia masih memperhatikan Lala yg kesenangan. Tiba tiba lamunan Dimas terpecah saat Lala mengatakan.


"hah? Lala kita udah sering ciuman masa aku ngga mau minum bekas mulut kamu"


"kamu kenapa diam?"


"oh iniii aku diam karena ada yg beda sama kamu, kamu kalau putus cinta emg kayak gini?"


Tiba tiba Lala terdiam mendengarkan pertanyaan Dimas, dia merasa bahwa hatinya sedang tidak sakit padahal dia barusan melihat Alan berselingkuh didepannya tapi kenapa hatinya tidak terasa sakit lagi.


"laaa" Dimas melambaikan tangan kemuka Lala.


"Dim kok aku ngga ngerasa sakit hati sih? aku kok biasa aja yaaa padahal Alan barusan nyelingkuhin aku tapi aku ngga ada rasa sakit hati ya"


"kamu yakin?"

__ADS_1


"yakin ini buktinya, aku nangis cuma sebentar trs aku masih bisa ketawa bareng kamu"


"apa Lala benar benar udah jatuh cinta sama gue?" tanya Dimas hatinya.


Dimas dan Lala duduk berdua disofa dengan pekerjaan masing masing, tapi Dimas menyandarkan kepalanya dibahu Lala melihat Lala sedang mengetik laporannya dengan laptop yg dipangkunya. Dimas menciumi bahu Lala sambil bermanja dengan Lala dan sekali kali meraba badan Lala untuk mengerjai Lala yg sedang fokus dengan Laptopnya.


Ketika Dimas meraba dada Lala dia merasa sedikit berbeda dengan ukuran dada Lala yg menurutnya agak membesar.


"perasaan gue aja apa emg lebih gede ya? atau karena pake bh ya?" gerutu Dimas lirih.


"jangan pake baju transparan lagi" ucap Dimas membuat Lala langsung berhenti mengetik.


"kenapa? bukannya kamu suka sama cewe yg seksi?"


"emangg! tapi ngga ada cowo didunia ini yg rela istrinya diliatin orang lain"


"tapi ini fashion"


"kamu boleh pake baju apa aja asalkan dirumah"


"baju aku semuanya seksi"


"beli yg baru yg ngga terlalu seksi"


"pake duit kamu?"


"kan aku udah kasih atmnya, belum kamu pake?"


"belum"


"pake ajaa, kamu bisa pake nanti tiap bulan aku isi duitnya"


"kan enak kalo jadi istri sultan"

__ADS_1


Dimas tertawa mendengar ucapan Lala.


__ADS_2