
Lala pun tidur disofa dengan masih menggunakan pakaian yg dia pakai kemarin.
Karena kepalanya pusing Lala muntah.
Karena dia tidak menutup pintu toilet suaranya muntah membangunkan Dimas yg sedang tidur, Dimas pun bangun dari tidurnya melihat Lala yg terkulai lemas dilantai kamar mandi.
Dia mendekati Lala karena mencium aroma alkohol Dimas bertanya kepada Lala.
"dari mana kamu semalam?"
"dari melepas penat"
"enak banget yaa kmu bilang gitu, saya dirumah kamu di club"
Dimas mengambil showernya menyiramnya kebadan Lala, Lala yg terkejut berdiri tapi badannya didorong Dimas lagi sampai dia terjatuh Dimas menyirami muka Lala dengan showernya melihat Lala kesakitan Dimas pun tersenyum senang.
Setelah Lala kedinginan Dimas menyuruh Lala untuk mandi karena Lala tidak mau Dimas membuka paksa baju Lala.
Karena melihat Lala sudah telanjang Dimas pun mengangkat tubuh Lala kekasur, Lala yg sudah lemas terpaksa harus menuruti kemauan Dimas yg menyerangnya pagi hari. Lala yg tadi kedinginan sekarang kepanasan keringatalnya mengucur deras karena beradu dengan badan Dimas.
Setelah puas dengan apa yg dia lakukan Dimas pun mandi, setelah mandi dia melihat Lala dikasur dia membangunkan Lala.
"bangun mandi kerja enak aja kamu saya yg bos kerja kamu disini tidur"
"kalau bapak tidak memaksa saya untuk olahrga pagi pagi saya tidak akan lemas begini"
mendengar kata kata Lala membuat Dimas tersenyum karena dia merasakan sudah menjadi pasangan suami istri yg sebenarnya.
Lala pun bersiap siap dia memakai concealer untuk menutupi bawah matanya yg hitam, dia mengeringkan rambutnya dulu memakai make up tipis serta lotion dan parfum membuat dia nampak begitu segar tapi matanya terlihat menguning akibat menahan kantuk.
__ADS_1
Saat turun Lala langsung keruang tamu karena dia tidak terbiasa makan pagi, Dimas yg melihat Lala duduk sendiri sambil merapikan rambutnya menghampiri Lala.
"ayo pergi atau mau saya tinggal?"
" ya udah bapak duluan aja nanti saya berangkat sendiri"
mendengar jawaban Lala Dimas yg tadinya hanya bercanda kaget dengan jawaban Lala yg rela pergi sendiri dibandingkan pergi bersamanya.
"kenapa kamu mau pergi sendiri? naik mobil sekarang"
Akhirnya Lala masuk kedalam mobil dia duduk didepan tapi dimas marah Lala duduk dibelakang karena mengantuk Lala akhirnya tidur.
Melihat Lala tidur Dimas mengelus pipi Lala.
"seandainya hidup kamu mencintai aku dan nurut sama aku hidup kamu ngga bakal gini la"
Sampai dikantor Dimas membangunkan Lala.
dan menyuruh Lala minum kopi agar tidak mengantuk.
Melihat Lala tidur saat jam makan siang Dimas membawakan Lala makanan dia membangunkan Lala.
"bangun La ini saya bawakan makan buat kamu"
"makasih pak" Lala membuka makanannya karena melihat makanan yg dibawakan Dimas agak pedas karena mulutnya terluka akhirnya Lala tidak memakannya.
Dimas pun kembali kemeja Lala untuk menyuruh Lala menghadiri rapat karena dia mendapatkan masalah dikeuangan sehingga mengutus Lala saja yg datang.
Lala yg masih tidur bangun karena Dimas memanggilnya.
__ADS_1
"maaf pak saya ketiduran lagi"
"kenapa makananya ngga dimakan?"
"pedes pak mulut saya lagi luka"
"saya mau lihat"
Akhirnya Lala memperlihatkan dinding mulutnya yg nampak merah dan luka.
"itu luka karena saya kan la"
"oh bukan pak"
"maafkan saya ya la kamu tidak bisa makan karena kamu luka" Dimas mengambil tangan Lala
"iya pak ngga apa apa"Lala kembali menarik tangannya.
"kamu datangi rapat La saya mau mengecek laporan keuangan"
"oh siap pakk".
Lala pun mengajak Reva untuk menemaninya menghadiri rapat.
Selama rapat berlangsung dikantornya Dimas mengetahui ada karyawannya yg korupsi membuat Amarah Dimas semakin marah karena dia di khianati karyawannya sendiri. Karrna belum dapat tersangkanya Dimas mengumpulkan karyawannya Di aula setelah diabsen karyawannya kurang 2 dan Dimas tidak ingat karena menyuruh Lala pergi, Dimas meminta orang suruhannya untuk mengetahui siapa karyawannya yg tidak ada. Membuat Dimas tambah marah, semua karyawannya kena semburan kata kata kasar dari Dimas.
Anak buahnya mengatakan bahwa yg tidak ada di aula tadi Reva dan Kalya akhirnya Dimas ingat dia menyuruh Lala untuk pergi rapat, tapi Dimas juga menaruh curiga kepada Lala karena cuma Lala yg banyak tahu tentang perusahaan.
Sampai dikantor Lala dan Reva melihat kantor berantakan bertanya kepada salah seorang karyawan dengan apa yg terjadi dikantor.
__ADS_1