
Akhirnya Dimas diantarkan oleh teman temannya pulang dengan kondisi mabuk dan keadaan badan yg memerah.
Sampai dikamarnya Dimas langsung membantingkan badannya kekasur membuat pantulan kasur memaksa mata Lala yg sudah terlelap terpaksa bangun.
"gempaaaaa" teriak Lala langsung bangun dari tidurnya melihat Dimas yg sudah menelungkupkan badannya kekasur.
"kamu bikin aku cemas ajaaa ah" kata Lala sambil menggoyangkan badan Dimas.
Dimas membalikan badannya sambil tertawa melepaskan jaket dan kaos kakinya.
melihat Lala yg duduk disebelah dengan baju seksi membuat jiwa laki laki Dimas yg dari tadi dia tahan menegang lagi.
Dimas mendekatkan dirinya kebadan Lala dan memulai untuk mengajak Lala olahrga malam.
ditengah tengah permainannya Dimas menyadari ada seauatu yg aneh tiba tiba.
"kenapa kamu ngga pernah natap mata aku kalo kita lagi berhubungan?" tanya Dimas yy menghentikan pergerekaannya dan mengambil wajah Lala yg selalu menghindari darinya
"aa karena aku ngga cinta sama kamu, gimana gue bisa natap mata elu sedangkan gue ngga cinta sama elu tapi elu yg sering ngajak gue kayak ginian" jawab Lala dalam hatinya
"jawabbb" tanya Dimas yg memecahkan lamunan Lala.
"aaaa aku ngga fokus ajaaa sayangg soalnya kamuu bikin akuu ngga bisa kendaliin badan" jawab Lala terbata bata sambil berbohong agar Dimas tidak marah.
Dimas yg mendengari kata kata Lala akhirnya tersenyum, sebelum memulai pergerakannya lagi Dimas meminta Lala untuk belajar menatap matanya.
"aku pengen kalo kita lagi gini kmu liat mata aku sayang, karena aku pengen kita melakukannya karena dasar cinta bukan karena paksaan" kata Dimas menatap mata Lala membuat Lala terbuai.
__ADS_1
"iya sayanggg aku bakalan tatap mata kamu terus" jawab Lala yg memjukan bibirnya keleher Dimas dan menciumnya lembut membuat Dimas kembali memulainya.
Setelah melakukan kegiatannya Lala yg tidak bisa tidur melihat Dimas yg sudah tidur dilehernya.
"kenapa perasaan gue sama Dimas tuhann, masa gue udah mulai suka sama Dimasss" gerutu Lala dalam hati sambil mengeluss kepala Dimas..
Lala terus memikirkan kenapa perasaannya kini seakan bisa menerima dengan ikhlas ketika Dimas meminta haknya sedangkan dulu dia sangat menghindari hal ini terjadi.
Dimas yg terbangun dengan belaian lembut Lala dikepalanya mendongak melihat Lala yg belum tidur.
"kenapa ngga tidur sayang?"
"lagi pengen manjain kamu, kalo kamu bangun kamu suka marah jadi aku cuma punya kesempatan kalo kamu tidur" jawab Lala reflek untuk menutupi kebohongannya yg sedang membayangkan hubungannya dengan Alan yg akhir akhir ini sudah renggang.
Dimas yg tersenyum mendengar ucapan Lala, dia menenggelamkan kepalanya didada Lala dan mengeratkan pelukannya.
deg deg deg jantung Lala berdegup kencang mendengarkan ucapan Dimas.
" what the hellll diaa bilang gue cinta ama diaaa????? apa mungkin gue udah cinta ama Dimas" gerutu Lala dalam hati.
"kenapa jantung kamu berdegup keras sayang?" tanya Dimas yg menyadari debaran jantung Lala lebih kencang dari yg tadi saat dia pertama kali meletakan kepalanya didada Lala.
"aku juga cinta kamu" jawab Lala yg bingung dengan apa yg harus dia katakan akhirnya kata kata itu keluar dari mulut Lala.
"tidurlah sayang" ucap Dimas lirih.
Akhirnya Lala berusaha menidurkan dirinya yg terus memikirkan Alan membuatnya mengantuk tapi matanya tidak kunjung terpejam, akhirnya setelah jam 6 pagi Lala bari bisa tertidur lelap.
__ADS_1
Dimas yg sudah bangun dari tidurnya melihat Lala yg masih tidur dengan muka yg sangat cantik bibirnya merah nampak juga bekas merah didaerah dada Lala karena bekas emutan Dimas yg sudah 2 hari ini menyerang Lala.
Hari yg sudah siang membuat mata Lala silau karena matahari berada tepat didepan matanya.
"emmmm jam berapa sihhh silau bnget ? busettt jam 2 sianggg parah banget gue tidur"
akhirnya Lala membersihkan badannya dan turun kebawah untuk makan siang dan mennyakan keberadaan Dimas yg tidak ada dikamar.
"mbaa Dimas mana?" tanya Lala kesalah satu pelayan
"pak Dimas tadi bilang kerumahnya buk karena mau jengukin ponakannya" jawab pelayan itu.
tiba tiba sedang makan Lala merasakan badannya pusing dan sedikit mual membuatnya kehilangan nafsu makan, karena sudah kehilangan nafsu makannya Lala mencoba menghubungi Dimas meminta belikan somay.
lala: dim beliin aku somai ya kalo kamu pulang nanti.
dimas: dimana belinya?
lala:digerobakan depan sd biasanya banyak
dimas : ya udh nanti kalo lewat depan sekolahan, ehh kan libur ngga ada ank sekolah la
lala: ya udh aku cari sendiri aja seklian jengukin christ dirumah sakit.
dimas: ya udah.
Akhirnya Lala pergi sendiri mencari somai, entah apa yg merasuki Lala sehingga dirinya ingin sekali memaki somai dan menjenguk Chtist dirumah sakit.
__ADS_1
Setelah mendapatkan somai yg dia mau dengan cara mencari digoogle map Lala kerumah sakit untuk melihat keadaan Christ yg masih terbaring belum sadarkan diri.