Ceo Nakal Terjebak Sekertaris

Ceo Nakal Terjebak Sekertaris
lala kabur


__ADS_3

Lala berteriak kencang karena kesakitan, akhirnya rambut Lala dibagian luka dipotong untuk menjahit luka yg ada dikepala Lala.


Dimas merasa bersalah dengan apa yg dia lakukan kepada Lala sehingga membuat Lala merintih kesakitan.


Setelah dokter keluar dari kamarnya Dimas masuk menutup pintu kamarnya melihat Lala yg sedang menangis tidur kesebelah kanan karena lukanya ada dikepala sebelah kanan.


Dimas mendekati Lala tapi lala seakan ketakutan dengan Dimas yg sedang mengelus tangannya. Melihat Lala ketakutan Dimas kesal dan mencengkam lengan Lala.


"ini baru saberapa kalo kamu berani macam macam lagi saya akan buat lebih dari in kaamu jangan lupa siapa saya sebenernya"


Lala ketakutan setengah mati dengan ancaman dari Dimas membuatnya tidak berani melawan dia hanya menangis, Dimas pun tidur diselah Lala.


Setelah keesokan paginya Lala bangun dari tempat tidurnya untuk mengambil minum karena dia merasa sangat haus, karena kepalanya pusing Lala berjalan meraba raba sampai dia merasakan memegang tangan seseorang.


"mau apa kamu"


"oh maaf pak saya ngga sengaja"


"kamu mau apa?"


"saya mau minum pak"


Lala mengambil minum, dia minum sambil berdiri mambuat pengelihatannya melayang layang ketika Lala mau terjatuh Dimas menopang badan Lala.

__ADS_1


"maaf pak"


"saya bantu kamu kekasur"


Akhirnya Lala kembali lagi kekasur dan Dimas meninggalkan rumah untuk kekantor dia berpesan dengan pelayannya untuk mejaga Lala.


Sudah 4 hari Lala cuma terbaring dikasur, dia ingin membuka jahitan dikepalanya karena kepalanya sudah lebih membaik.


Dia ditemani pelayan Dimas pergi kerumah sakit untuk membuka jahitan kepalanya.


sesampai dirumah yg seperti neraka menurutnya karena setiap hari dia diancam.


Hari ini Dimas pulang lebih awal dia melihat Lala yg kembali segar membuatnya tersenyum dia mendekati Lala untuk menjamah tubuh Lala karena walaupun Dimas sudah melakukan itu dengan Helena dia tidak merasa puas.


Dimas mendekati lala menciumi pipi Lala membuat Lala kaget dan berlari ke ujung kasur.


"saya ngga mau pak"


"saya tidak peduli kamu mau atau tidak yg jelas saya mau"


"saya tidak mau pak"


"dimas menahan marahnya mendekati Lala"

__ADS_1


Tiba tiba Lala mengambil pistol diatas nakaas di dipakai Dimas untuk mengancam Lala.


"kalo bapak mendekat saya akan bunuh diri pak"


"la tenang tenang saya nggak akan mendekat"


"saya tidak mau bapak mendekat"


Lala pun mendekati dirinya keparah pintu untuk kabur sambil menodongkan pistol kedadanya.


akhirnya Lala keluar tapi dimas masih mengikuti Lala untuk coba menenangkan Lala, Lala pun berlari kearah pintu depan untuk coba kabur tapi dicegat parah pengawal.


"kalo kalian ngalangin aku, aku akan bunuh diri"


Pengawal pun mundur menjauhi Lala, Lala kabur dari rumah itu dia masuk kesebuah mobil yg hampir menabraknya.


Mobil itu dikendarai oleh taksi onlien.


Lala pun minta turunkan dipinggir jalan akhirnya Lala masuk kepemukiman kumuh dipinggir jalan.


Dimas dan anak buahnya mencari Lala dan mengikuti mobil yg membawa Lala tapi didalam mobil itu Lala sudah tidak ada lagi.


karena hari itu malan jadi Dimas dan anak buah susah menemukan Lala.

__ADS_1


Akhirnya Dimas pulang menyuruh anak buahnya mencari Lala dia mencoba menelpon Lala tapi hp Lala tidak dibawanya hpnya di atas tempat tidur.


Semalaman Dimas tidak bisa tidur karena memikirkan kabar dari Lala.


__ADS_2