
Dikamarnya Lala dan Dimas yg selesai makan malam masuk kekamar bersiap siap pergi kemall untuk berbelanja.
Lala keluar kamar mandi bersiap siap menggunakan kemaja abu abu dan celana pendek berwarna coklat.
"itu celananya ada yg lebih pendek?" tanya Dimas sambil memperhatikan baju yg Lala pakai.
"ada tapi lebih cocok yg ini" Lala menjawab dengan PD.
karena Lala tidak mengerti maksud Dimas akhirnya Dimas lebih memilih mengalah dan mengizinkan Lala memakai celan pendek.
Lala dan Dimas berjalan berdua mengelilingi mall, Lala melingkarkan tangannya dilengan Dimas dan bersikap manja membuat Dimas gemas dengan tingkah laku Lala.
mereka memasuki tokoh baju, Lala yg sedang mimilih baju mengambil sebuah baju yg model sabrina dan melatakannya didadanga sambil berkaca Dimas yg melihat Lala mengambil baju seksi langsung menghampiri Lala.
"jangan yg seksi kayak gitu" pinta Dimas ke Lala.
"sayang tapi ini fashion" jawab Lala sedikit kesal karena sifat posesif Dimas.
"beli aja yg agak ketutup"
"kamu ihhh" Lala pergi meninggalkan Dimas yg masih berdiri.
karena kesal dengan sifat posesif Dimas Lala tidak berniat lagi belanja.
__ADS_1
"percuma gue kesini kalo beli baju yg gue suka ngga boleh, gue nanti minta grabin aja la" gerutu Lala.
Dimas menghampiri Lala yg sedang cemberut, Lala tidak menghiraukan Dimas, dia berjalan memasuki sephora untuk membeli kosmetik skincare bodycare dan parfum setelah memilih semua keperluannya Lala mencium bau parfum membuatnya sedikit mual.
"huakkk huakk"
suara iti keluar dari mulut Lala membuat semua yg sedang didalam counter melihat kearahnya.
"hamil muda emang gitu mba suka sensitif sama bau bau" ucap seorang ibu ibu yg juga memilih parfum disebelah Lala.
Lala hanya tesenyum memandangi ibu itu dan memegang kepalanya yg sedikit pusing, Dimas yg masih memilih parfum cukup kaget dengan kata kata ibu itu.
"kamu kenapa?" tanya Dimas sambil memegangi bahu Lala.
"parfumnya nyengat abis bau matcha gitu" jawab Lala sambil menyodorkan parfum yg dia cium tadi.
"iya"
"yuk bayar"
Setelah membayar semuanya belanjaannya Lala dan Dimas pergi mengelilingi jakarta Dimas berinisiatif mengajak Lala untuk pergi ke club.
"kita dugem yuk"
Lala hanya diam saja karena dia masih marah dengan Dimas yg merangnya membeli baju seksi tadi.
__ADS_1
Dimas membawa Lala kesebuah club, dia melingkarkan tangannya kepinggang Lala.
"lemasin shayyy" ucap Dimas ditelinga Lala
"apaansih" jawab Lala sambil tertawa.
Mereka memasuki club, semua mata wanita yg pernah menjadi alat pemuas Dimas mentap kearah Dimas dan Lala. suara musik yg berdegum kencang membuat jantung Lala juga berdegum kencang ditambah lagi semua wanita langsung melihat kearah Dimas.
Tiba tiba ada seorang wanita yg bernama Alice mendatangi Dimas, Alice memiliki muka bule namak begitu cantik.
Dimas melihat Alice mendekatinya melepaskan tangannya dari badan Lala.
"Dimasss" Panggil Alice langsung memeluk Dimas.
Dimas membalas pelukan dari Alice. Lala yg sudah tidak tahan melihat adegan itu pergi meninggalkan mereka yg sedang berpelukan mesra Lala berjalan ke arah bar dia duduk sendirian disana membelakangi semua manusia yg sedang berjoget disana.
Dimas melepaskan pelukan dari Alice dia melihat Lala yg berjalan kearah bar tender sendiirian.
Sudah 2 jam Lala duduk sendirian semua orang tidak berani mendekatinya karrna sudah diperingatkan oleh Dimas dan tiba tiba Lala membalikan badannya melihat Dimas dan Alice duduk berhadapan disebuah sofa VVIP sambil bercerita mesra.
Lala beranjak dari duduknya pergi meninggalkan Dimas yg sedang asik mengobrol Lala pulang sendirian menaiki taksi sebelum pulang kerumah Lala yg hendak mampir kerumah sakit melihat jam ditangannya sudah habis jam besuk mengurungkan niatnya.
Lala akhirnya pergi ke mcd karena kelaparan, dia duduk sendirian sambil makan sekekali digoda oleh ank kuliahan yg sedang nongkrong membuat tugas disana.
"kamu cantik tapi aku belum mecintaimu" goda seseorang kepada Lala.
__ADS_1
Lala hanya tesenyum dia merasa sedikit bahagia ketika orang memperhatikannya walaupun Dimas tidak perduli padanya.