Ceo Nakal Terjebak Sekertaris

Ceo Nakal Terjebak Sekertaris
melabrak pak Bayu


__ADS_3

Lala yg semalam tidur dirumah sakit dipinggir ranjang Christ terbangun dengan masuknya suster yg akan memeriksa keadaan Christ.


"permisi mba kita periksa dulu ya bapak Christnya" ucap seorang suster membangunkan lala


"oh iya silhakan sus" jawab lala yg terbangun dari tidurnya mengucek matanya


Lala masuk kekamar mandi untuk mandi dan pergi kekantor untuk meluapkan amarahmya dengan pak Bayu. Sebelum kekantor Lala meminta suster menjaga Christ dan memberikan nomor telponnya jika terjadi apa apa dengan Christ suster langsung menghubunginya.


Dijalanan menuju kantornya Lala terjebak macet sudah 1 jam Lala didalam taksi tapii belum juga sampai karna terjebak macet.


Sekitar hampir 2 jam perjalanan Lala sampai kantornya dengan muka yg memerah menahan amarahnya tidak memperdulikan dengan staf yg menyapanya Lala berlari menaiki lift untuk keruangan IT melabrak pak Bayu.


Dimas yg sudah ada diruangan IT memeriksa keadaan mesin fotocpy yg membuat Christ kritis dirumah sakit karena Dimas ada didalam ruangan membuat Lala tidak tau.


Lala masuk keruangan IT dengan mendorong pintu itu membuat semua orang didalam situ keget. Lala langsung menghampir pak Bayu dan menampar ak Bayu dengan kencang.

__ADS_1


Plakkkk


"kalau anda punya masalah dengan saya cukup balaskan kepada saya jangan bawa orang lain yg tidak tau apa apa, anda tau akibat perbuatan anda saudara saya kritis dirumah sakit jangan anda pikir saya tidak tau ini akal akalan anda buat balas dendam kepada saya" teriak lala didepan muka pak Bayu dengan mata memerah sambil memeras kerah baju pak Bayu yg lebih pendek darinya.


Pak Bayu dan semua staf terdiam tidk bersuara melihat Lala yg sudah emosi, Didalam ruangan fotocopy Dimas yg mendengar suara Lala juga terdiam tapi dia tau betul itu suara Lala tapi Dimas tidak percaya Lala akan seemosi itu.


"itu beneran suara Lala kenapa Lala bisa semarah itu sama pak Bayu" tanya Dimas dalam hati masih mendengarkan ucapan Lala dengan nada tinggi.


"anda tau atas perbuatan anda saya hampir kehilangan orang yg paling saya sayangi didunia ini, jika terjadi sesuatu kepada adik saya saya pastikan saya sendiri yg membunuh anda" teriak Lala lagi melepaskan genggaman tanganya yg meremas kerah baju pak Bayu.


"dia tidak akan melakukan itu kalau anda tidak menyuruhnya, saya tau ini karena saya menghasut Dimas untuk tidak menerima hasil desain anda! Sudah saya katakan jika anda tidak meminta maaf pada saya, saya pastikan desain anda tidak akan diterima dimas itu permasalahannyakan? Kenapa anda libatkan orang lain dalam masalah ini ? Kenapa?" kata Lala masih dalam emosi


"saya tidak melakukan apa apa dengan Christ ini cuma kecelakaan buk kalya"


"saya tidak bodoh pak Bayu, saya bisa melakukan apapun dengan anda termasuk dikantor ini anda jangan lupa siapa saya pak Bayu saya istrinya Dimas Adijaya jadi saya punya hak disini"

__ADS_1


"Ada apa ini?" tanya Dimas yg tiba tiba keluar dari dalam ruangan yg sudah mendengar semua ucapan Lala.


Pak Bayu yg tau bahwa Dimas sering menganiya Dimas mencari muka dengan Dimas untuk melindungi dirinya. Lala yg melihat kedatangan Dimas tiba tiba membuat jantungnya berhenti berdetak kecemasan karena kata kata yg dikeluarkan tadi.


"ini pak istri anda menuduh saya sengaja mencelakai Christ padahal itu murni kecelakaan" jawab pak Bayu dengan muka memelas.


Dimas langsung menatap kearah Lala dengan tatapan tajam seakan siap membunuh Lala. Lala yg melihat Dimas menatapnya tajam kecemasan karena Dimas akan membunuhnya.


"sebenarnya apa yg terjadi kalya?" tanya Dimas kepada Lala.


Lala yg tadi bersuara keras kini hanya terdiam terpaku tidak mau menjawab pertanyaan Dimas.


"saya pastikan bahwa ucapan saya benar, jika CCTV mengatakan bahwa anda dengan sengaja saya pastikan saya sendiri yg membunuh anda" jawab Lala yg melihat kearah pak Bayu.


"semua tegantung saya Lala kamu disini bawahan saya kalau kamu mau mengecek CCTV kamu harus dapat persetujuan dari saya" ucap Dimas

__ADS_1


__ADS_2