
Semenjak 1 bulan ditinggalkan Lala hidup Dimas murung pekerjaan kantor banyak terbengkalai dia sangat merindukan Lala. Walaupun ada Helena dia masih merasa sepi semenjak Lala tidak ada emosinya semakin meluap luap apalagi kalau ada karyawan yg melakukan kesalahan Dimas akan memakainya sampai memecatnya.
"laa kenapa kamu ninggalin aku, aku minta maaf aku ngga bakal nyakitin kamu lagi la" teriak Dimas dari ruangannya membuat semua karyawan disana kasihan dengan keadaan Dimas.
"Lala kan yg korupsi terus yg dibuang tapi kok Dimas nyesel gitu ya rev?" tanya Ayu ke Reva
"ngga tau juga, kasian semenjak ngga bisa nyiksa Lala dia nyiksa diri sendiri yu" jawab Reva
"kasian banget pak Dimas, padahal tiap hari kurung kurungan sama Helena" ledek Ayu
"udah udah nanti kita dipecat boos kan bis liat dari cctv" Reva meninggalkan Ayu masuk keruangan Dimas.
tok tok tok
"masuk"
"pak agenda bapak hari ini diwawancara di majalah tempo"
"iya"
"saya keluar dulu pak"
Diperjalanan menuju kantor majalah tempo Dimas meminta Reva untuk menyaipkan pertanyaan yg tidak mengulik masalah pribadinya.
Distudio majalah tempo Dimas diwawancara selama 1 jam. Setelah selesai Diwawancara Dimas menyuruh Reva duluan karena dia mau ke toilet, keluar dari toilet Dimas melihat Lala disana dia menggunakan pakaian hitam putih membuatnya sangat cantik lebih cantik daripada selama bersamanya. Dimas terpanah melihat Lala.
__ADS_1
Dimas mengikuti Lala setelah Lala berjalan sendirian Dimas memegang tangan Lala dari belakang.
"welcome home sayang" bisik Dimas ditelinga Lala
Lala kaget mendengarkan suara yg tidak asing berada disebelah telinganya dia menoleh kebelakang dan mencoba melepaskan tangannya yg genggam erat oleh Dimas.
"lepasin gue"
"nanti bakalan aku lepasin kalo kamu udah masuk rumah"
"gue ngga mau, lepasin gueee dimass"
tiba tiba ada seorang wanita datang melihat Lala dan Dimas yg sedang terlihat tegang.
"iya mba nanti aku siapin"
"emm kamu kenal pak Dimas la?"
"ngga mba"
"ngga kenal kok pegangan tangan"
wanita itu pun meninggalkan Dimas dan Lala, Dimas melepaskan tangan Lala mengikuti Lala menemui atasannya.
__ADS_1
"Buk saya Dimas Kurniawan Adijaya" dimas memperkenalkan dirinya dengan ibu fety
"oh ya pak Dimas makasih ya sudah mau diwawancara dan meluangkan waktunya" jawab buk fety heran melihat Dimas menggengam tangan Kalya
"saya disini menemani isteri saya untuk mengajukan pengunduran diri"
Mata Lala terbelalak mendengar ucapan Dimas.
"tidak buu itu bohong" potong Lala
"saya tidak bohong buk saya suaminya saya datang kesini untuk diwawancara dan menemani istri saya untuk mengajukan pengunduran diri karena istri saya takut" jawab Dimas menjelaskan maksudnya
"oh tidak buk, dia ini berbohong saya tidak mengenalnya buk katanya saya mirip istrinya yg hilang" jawab Lala
"kalau ibu tidak percaya saya bisa menyuruh orang saya untuk menghantrkan buku nikah kami" jelas Dimas
"begini saja pak Dimas kalau Kalya benar istri anda saya akan mengajukan beberapa pertanyaan" ujar buk fety bingung dengan perlakuan Dimas dan Lala
"oke saya mau di tes apa buk? nama lengkap kalya andita tanggal lahir 12 desember 1996 orang tua? Anita Alamat jl serayu blok D" jelas Dimas
"oke oke saya percaya pak, saya tunggu surat pengunduran diri kalya" potong bu fety
Lala hanya bisa diam mengikuti Dimas menarik tangannya kedalam mobil yg sudah ada Reva didalam mobil.
"La kamu kemana aja ? kok bisa ketemu pak Dimas" tanya reva
__ADS_1
Lala yg ingin menjawab pertanyaan Reva langsung berhenti karena Dimas menutup akses bangku tengah dan bangku depan mobilnya.