
Selesai makan malam bersama keluarga Lala dan Dimas kembali kerumah, Lala yg sudah diminta tolongin Christ untuk mengerjakan pekerjaannya langsung masuk kekamarnya membuka laptop dan mengganti bajunya. Ketika sedang fokus dengan pekerjaannya tiba tiba Dimas masuk ingin merencanakan mengajak Lala untuk memberikan Mama Anita cucu.
"La"
"anjinggg" teriak Lala cemas ketika Dimas membuka pintu kamarnya tanpa mengetuk dulu.
"woii lah biasakan ngetok bisa jantungan gue"
Dimas hanya duduk senyum disebelah Lala yg sedang kecemasan. Lala hanya menggunakan tanktop warna hitam serta celana pendek yg membuat hasrat Dimas naik.
"la..." panggil Dimas sambil mengelus kepala Lala
"iya kenapa dim?" jawab Lala smbil menguncir rambutnya.
"duhhh gue kalo liat lehernya Lala tambah gede napsu gue mana Lala cuma pake tanktop gue harus bisa nih bujukin lala ngga mungkin gue mandi air dingin lagi" gerutu Dimas dalam hati sambil memandangi bibir Lala
"Dimasss"
"ehh iya la"
"kenapa tiba tiba kesini?"
"ini pengen ngajakin kmu besok meeting"
"lah bukannya emang tiap meeting sama aku kan?"
"asataaggaaa dim apaan sih elu jadi ngga fokus gini... kalau gini kan elu ngga bisa ngajakin Lala ena ena" gerutu dimas dalam hatinya lagi
"ohh ini aa aku takut kamu lupa la" jawab dimas terbata bata
__ADS_1
"ngga bakalan lupa"
"kamu lagi ngapain la?" Dimas mengalihkan pembicaraan agar tidak terlihat gugup
"ini buatin kerjaan Christ soalnya dia lagi banyak kerjaan dan ini katanya deadline" jawab Lala sambil mengetik.
"hmm ya udah deh aku kekamar dulu ya gerah pengen mandi" jawab Dimas yg beranjak dari tempat tidur Lala.
"ngga dingin?"
"ngga" Jawab Dimas sambil tersenyum meninggalkan Lala
Dimas yg masuk kamarnya langsung menuju kamar mandi menghidupkan air dingin untuk melepaskan hasratnya.
"begoooo dimasss elu bisa ngapain aja sama lala dia kan istri elu masa hal yg kaya ginian elu lampiasin ke sabun percuma elu nikahin Lala yg punya body gitar spanyol kalo elu aja ngga bisa makenya" kata dimas sambil berkacaaa dengan muka yg kecewa.
"nih alarm berisik bangetttt"
"duhhh mana gue baru tidur harus kerja lagiii capek bangetttt ya awllah"
Lala masuk kekamar mandinya membersihkan dirinya membasahi rambutnya agar tidak mengantuk, setelah mandi Lala bersiap siap sambil mengeringkan rambut dia tersentak mematikan hairdryernya karena dipanggil pelayan yg disuruh Dimas memintanya kekamar Dimas Lala akhirnya menuju kamar Dimas dia masuk melihat Dimas yg sedang mengancingkan kemejanya.
"Bapak panggil saya?" tanya Lala kebingungan
"kapan saya nikah sama ibu kamu?" jawab Dimas ketus
"oh ya sorry sayang"
Dimas yg mendengar kata sayang langsung tersenyum melihat Lala yg mukanya memerah.
__ADS_1
"pasangin aku dasi terus ambilin aku jas"
Lala mengambil dasi yg diberikan Dimas kepadanya mengalungkan dasi itu kekerah kemeja Dimas membuat Dimas menatap wajah cantik Lala, Dia memeluk pinggang Lala mendekatkan badan Lala kebadannya Mencium kening Lala.
Melihat Lala tanpa perlawan Dimas menurunkan mukanya ingin mencium bibir Lala.
"kalau kmu mau cium aku, aku ngga bisa masang dasinya" kata Lala mengalihkan mukanya.
"hmm ya udah deh pipi aja" jawab Dimas yg kecewa karena tidak dapat mencium bibir Lala.
Setelah memasang dasi Dimas dan mengambilkan jas Dimas Lala kembali kekamarnya untuk mengambil laptop tas dan berkas keruang kerja Dimas.
Mereka akhirnya pergi ketempat meeting yg sudah dijanjikan.
Sampainya ditempat meeting Lala yg memperhatikan kliennya kerja samanya sudah tidak bisa lagi menahan kantuknya akhirnya tertidur dibahu Dimas. Dimas yg melihat Lala seperti kecapekan membiarkan Lala tidur dibahunya.
Selesai meeting Dimas yg masih melihat Lala tidur dibahunya tidak tega membangunkannya akhirnya menggendong Lala kedalam mobil. Diperjalanan menuju kantor Dimas menggengam tangan Lala sekali kali mencium kening Lala.
"kok gue ngga bisa marah yaa liat Lala tidur kaya gini ? Apa mungkin gue bngunin Lala tapi dia kayaknya cape banget gituuu tapiii ahh kalo dia ngga tidur kaya gini mana mau dia manja gini sama gue" kata Dimas lirih ditelinga Lala.
Sampainya dikantor Dimas menggendong Lala untuk menidurkan Lala disofa ruangannya.
Didepan Lobby satpam yg melihat Dimas menggendong Lala menawarkan diri untuk membantu bossnya itu.
"pak mau saya bantu ? Biar saya aja yg bawa bu Lala" kata satpam itu mendekati Dimas.
"kamu pikir saya mau istri saya dipegang kamu?" jawab Dimas memasuki kantornya.
Semua orang yg ada dilobby terheran heran dengan Dimas yg menggendong Lala ala Bridestyle itu. Semua karyawan heran karena tidak biasanya Dimas bisa bersikap baik dengan Lala apalagi mereka melihat bagaimana Dimas memperlakukan Lala yg sangat tidak manusiawi.
__ADS_1