Ceo Nakal Terjebak Sekertaris

Ceo Nakal Terjebak Sekertaris
menanyakan keberadaan Lala


__ADS_3

Tok tok tok suara pintu dokter Refal.


"masuk" jawab dokter refal dari dalam ruangannya.


Lala masuk keruangan dokter Refal dengan muka sembab mata merah memakai sendal jepit yg dia pinjam dengan suster karena kesulitan memakai heels.


"dokter saya Kalya saya keluarga pasien Christ yg anda tangani tadi" ucap Lala sambil mengulurkan tangannya


"duduk dulu mba Lala saya dokter Refal" jawab dokter refal menyuruh Lala duduk.


Lala akhirnya duduk matanya masih mengeluarkan air.


"jadi mba adalah saudaranya?"


"iya dokter gimana keadaan adek saya?"


"saya pikir tadi dia tidak punya saudara mba soalnya dia cuma diantar saja kesini untung saja ada dompet kami bisa melacak identitasnya"


"cuma dibawa saja dok? Tidak diurusi admintrasinya?"


"iya mbaa, jadi keadaan adik mba masih dalam keadaan kritis karena sengatan listrik yg dia dapatkan membuat badannya dan fungsi otaknya tidak bekerja dengan baik dan bisa dipastikan kemungkinan besar tapi semoga tidak ada kerusakan dibanyak sarafnya mba"


"ya allah dokkterrr apa dia bisa sembuh dok?"


"mudah mudahan bisa mbaa tapi kesekuensinya itu tadi, dan juga dia bakalan lama untuk merefresh badannya agar seperti semula soalnya tegangan listriknya tinggi mba tangannya sudah luka dan kemungkinan saraf pada tangannya sudah mati dan tangan kanannya tidk bisa digunakan lagi"

__ADS_1


"hah beneran dokter ? Hiks hiks hikss"


Lala menangis menunudukan mukanya ke meja dokter Refal.


Tubuhnya seakan tidak berasa ketika mendengarkan ucapan dari dokter Refal, dokter Refal yg melihat Lala menngis mencoba menenangkan Lala.


"tenang dulu mba jangan nangis, saya akan berusaha terbaik untuk adik mba"


"terimakasih dokterr tolong selamatkan adik saya, karena kami didunia ini hanya berdua dok kami tidak punya siapa siapa lagiii dokterr"


"baiklah mba kalya saya berjanji pada anda"


"terimakasih dokterr saya permisi dulu"


Lala keluar dari ruangan dokter Refal dia bersandar ketembok dan terjatuh lemas seakan tidak punya tenaga menahan tubuhnya. Dia memeluk lututnya menangis sejadi jadinya mendengarkan ucapan dokter tentang keadaan Christ.


Dirumahnya Dimas yg menerima pesan foto Lala yg sedang menangis langsung menelpon anak buahnya.


Dimas:dimana lala?


Ankbuah:dirumah sakit bang


Dimas:kenapa dia dirumah sakit?


Ankbuah:dia melihat keadaan salah seorang staff anda

__ADS_1


Dimas:apa yg dia lakuin disitu?


Ankbuah:dia keluar dari ruangan dokter langsung menangis.


Dimas:awasi dia terus


Ankbuah:iya siap bang.


Dimas yg sedang dirumah khawatir dengan keadaan Lala yg menangis sendirian dirumah sakit, Dia menelpon Bima apa yg terjadi dengan Christ sehingga Christ dirawat dirumah sakit tapi karena Bima tidak tau Dimas memutuskan besok pagi saat dikantor saja menacari tahu.


Dimas menuju rumah sakit membawakan baju dan makanan untuk Lala.


Sesampainya dirumah sakit Dimas masuk keruangan ICU dia melihat keadaan Christ yg sedang kritis dia mencari cari keadaan Lala tapi tidak menemukan Lala.


Sudah 2 jam Dimas menunggu Lala tapi Lala tak kunjung datang akhirnya Dimas memutuskan pulang dan meletakan makanan dan baju Lala diatas nakas sebelah ranjang pasien.


Lala yg menemui citra menanyakan apa yg sebenarnya terjadi dengan Christ, kemudian Citra menceritakan detailnya bagaimana Christ disuruh pak Bayu sampai dibawa kedalam mobil untuk dibawa kerumah sakit.


Lala yg mengetahui itu ulah pak Bayu langsung menegakan bendera perang dengan pak Bayu amarah Lala yg dia tahan setiap hari kini benar benar membara.


Lala yg kini sudah dikuasi amarah kembali kerumah sakit untuk menjaga Christ dia tidak melihat bahwa Dimas menelponnya setiba diruangan Christ dia melihat ada makanan dan bajunya.


"siapa yg bawa ini? Pasti Dimas ehh apa mama? Tapi apa peduli mama sama dimas sama gue sama christ" ucap Lala sambil memegangi makanan dan bajunya.


Lala membuka hpnya melihat puluhan panggilan dan pesan tidak terjawab dari Dimas.

__ADS_1


"astaga ini dari dimass? Baiik banget diaa sama gue berarti dimas kesini dong ya udah deh dia udah tau gue disini artinya gue ngga usah pamit lagi"


__ADS_2