
Tok tok tok
"permisi pak"
"masuk"
Lala masuk kedalam ruangan Dimas membawa kopi dan hasil printnan.
"ini pak kopinya dan ini desainny" kata Lala sambil meletakan kopi dan hasil desain ke atas meja Dimas.
"terimakasih la"
"pak boleh saya tau ini desain kemasan produk baru apa?"
"ini desain kemasan kopi "
"saya rasa ini tidak cocok untuk sebuah desain produk kopi, bagaimana konsumen berminat membeli kopiny kalau segi desainnya sudah terlihat bahwa rasanya tidak terlalu menarik"
"maksud kamu apa? saya menyukai desain ini"
"oh begitu ya pak, saya rasa pentingkan dulu selera orang banyak tidak semua orang berselera sama dengan anda"
Dimas pun terdiam dengan ucapan Lala dia memikirkan ucapan Lala yg ada benarnya Lala yg masih berdiri dihadapan Dimas menunggu jawaban Dimas untuk membalaskan dendamnya dengan pak Bayu yg sudah mengata ngatinya didepan semua staf.
__ADS_1
"kamu ada benarnya, saya akan hubungi pihak desain untuk mengganti desainnya"
Lala yg mendengar kabar baik dari Dimas tersenyum kegirangan karena rencananya dengan mudah membodohi Dimas berhasil.
"saya permisi dulu pak Dimas"
"iya, nanti kamu pulang bareng saya"
Dimas yg menelpon pak Bayu dan stafnya untuk keruangannya mengganti desain kemasan produk dengan desain yg baru.
Lala yg melihat pak Bayu dan stafnya keluar dari ruangan Dimas dengan muka yg cemburut, sekarang matanya beradu saling menatap tajam dengan pak Bayu, dia bangkit dari kursinya sambil tesenyum kecut untuk menertawakan pak Bayu.
"saya pastikan desain anda yg kali ini tidak juga dipakai sebelum anda minta maaf dengan saya didepan semua staff anda" ucap Lala seakan merendahkan pak Bayu
Pak Bayu dan staffnya hanya diam mengepalkan tangannya yg sudah siap meninju muka cantik Lala, pak Bayu tidak mengubris kata kata Lala dia hanya melihati Lala seakan siap membunuh Lala kemudian pergi dengan penuh amarah.
Sore harinya Lala yg siap siap pulang dia menunggu Dimas didepan pintu utama kantornya, Dimas tiba tiba datang berdiri disebelah Lala, Lala yg terpana melihat ketampanan Dimas yg terkena cahaya illahi dia melihat Dimas yg disebelahnyanya begitu cool matanya yg sedikit sipit, hidungnya mancung bibirnya tipis berwarna merah jambu serta Badannya yg kekar menambah kegantengannya.
Lala dan Dimas saling berdiam menunggu supir Dimas menjemput mereka dari parkiran. Dimas yg naik belakang melihat Lala yg naik kebangku depan.
"sejak kapan kamu menikah dengan pak Diman?"
Lala dan pak Diman sonta menoleh kebelakang karena mendengar ucapan Dimas yg seakan menyidir dirinya.
__ADS_1
"kamu itu istri saya kenapa kamu duduk didepan kalau kamu istri pak Diman baru naik depan, pindah belakang" ucap Dimas lagi yg menyuruh Lala pindah kebelakang
Akhirnya Lala pindah kebelakang dia duduk disebelah Dimas tidk menperdulikan Dimas matanya fokus kejendela mobil melihat keluar tidak ada satu suara pun keluar dari mulut mereka sampai masuk rumah, Lala masuk kekamar tamu karena dia ingin mandi dia menyadari karena semua pakainya dikamar Dimas dia pergi kekamar Dimas.
"Pak Dimas" panggil Lala sambil mengtok pintu
"kayanya lagi mandi deh" ucap Lala yg menyandarkan badan kepintu.
Dimas yg didalamnya sedang mandi mendengarkan ada orang yg memanggilnya, tapi dia tidak menghiraukannya. Sudah 15 menit Lala menunggu didepan pintu kamar Dimas sekali kali mengetuknya tapi belum juga ada jawaban. Saat Lala hendak melangkahkan kakinya pergi tiba tiba Dimas membuka pintu kamarnya membuat Lala hampir terjatuh dari belakang tapi Dimas menghalangi badan Lala agar tidak terjatuh.
"masuklah"
"saya cuma pengen ngambil baju aja pak"
"mandilah disini semua peralatan mandi dan barang barang kamu disini nanti saya suruh pelayan memindahkannya kalau kamu tidak percaya bawa baju kekamar mandi"
"Iya pak, permisi saya mandi dulu"
Lala memasuki kamar mandi dan Dimas turun kebawah menyuruh pelayan rumagnya memindahkan barang barang Lala kekamar tamu.
Karena Lala mengambil asal bajunya dia menggunakan gaun tidur yg pendek.
Lala melihat pelayan rumah mengeluarkan bajunya dari walking closet kamar Dimas membantunya Dimas hanya melihat saja sambil mencium parfum yg sering dipakai Lala.
__ADS_1
Lala menundukan badannya untuk mengambil sepatunya. Dimas yg berada dibelakang Lala terpaksa harus menahan napsunya ketika melihat Paha Lala yg hampir memperlihatkan celana dalamnya saat dia menunduk.
"sialann nih Lala sengaja mancing gue, duh masa gue haruss mandi lagi abis ini tenang dim tenang itu punya elo tapii elo jangan maksa nanti lala bakal kabur lagi" ucap Dimas dalam hatinya sambil menelan ludahnya dan memegang jantung yg berdegup melihat pemandang indah.