CEO PEMANJA ISTRI

CEO PEMANJA ISTRI
TANDA TANGAN


__ADS_3

Lidya membulat matanya ketika pak Sarif menjelaskan isi perjanjian kontrak tersebut, di mana di sana Lidya akan menjadi istri kontrak dari pak Teddy. Di sana juga menyebutkan tunjangan yang akan didapatkan oleh Lidya selama menjadi istri dari Teddy.


Alasan Teddy membuat perjanjian kawin kontrak itu adalah karena ada kabar yang menyebutkan bahwa kekasih yang dahulu meninggalkan dirinya kini telah kembali dari luar negeri yang bernama Sicilia. Karena Teddy sudah sedikit mengingat memori nya bahwa dirinya pernah sakit hati dan kecewa dengan Sicilia lantaran dahulu ketika di hari H mereka sudah akan melangsungkan pernikahan, Sicilia pergi atau kabur ke luar negeri. Perkawinan itu akhirnya gagal dan membuat Teddy dalam kekecewaan dan juga kemarahan nya terhadap Sicilia. Namun begitu sebenarnya Teddy masih ada rasa terhadap Sicilia yang sulit dihapuskan.


Lidya mengerti ketika Pak Sarif menjelaskan alasan Teddy mendadak mengajak nya untuk menikah. Itu untuk menunjukkan kepada Sicilia kalau Teddy sudah tidak mau menunggu dan menerima kembali Sicilia. Selain itu Teddy ingin membalas sakit hatinya kepada Sicilia dan menunjukkan bahwasanya dirinya bisa hidup tanpa Sicilia.


"Semalam Pak Teddy minum terlalu banyak dan menyebutkan nama wanita itu. Jadi Pak Teddy sebenarnya masih mencintai Sicilia. Kenapa tidak kembali saja dengan wanita itu, pak? Kenapa harus gengsi begitu?" protes Lidya.


"Sudahlah! Kamu tidak mengerti dan memahami Pak Teddy. Sekarang tanda tangani saja surat perjanjian ini dan aku pastikan hidup kamu akan berlimpah harta serta tidak kekurangan harta," ucap Pak Sarif.


"Setelah kamu menikah dengan Pak Teddy, kamu harus tinggal di satu rumah dengan Pak Teddy," tambah Pak Sarif.

__ADS_1


"Tapi boleh kah aku membawa ibuku tinggal bersama dengan aku, pak?" sahut Lidya. Pak Sarif tersenyum mendengar pertanyaan Lidya.


"Tentu saja boleh, Lidya! Kamu memang anak yang baik dan sangat berbakti pada orang tua," ujar Pak Sarif.


"Dan boleh tidak aku masih melanjutkan kuliahku?" tanya Lidya kembali.


"Boleh! Pak Teddy tidak akan memberatkan kamu. Pak Teddy hanya menginginkan ketika non Sicilia datang kemari, tahunya Pak Teddy sudah menikah dengan kamu dan kamulah istri Pak Teddy," kata Pak Sarif.


"Tapi kami tidak benar-benar menjadi suami istri bukan? Em maksud aku kami tidak akan melakukan hubungan itu kan?" tanya Lidya. Pak Sarif melongo dengan pertanyaan dari Lidya. Pak Sarif tidak menyangka kalau Lidya akan berpikir sejauh itu.


"Sudahlah tanda tangani saja surat perjanjian ini atau kawin kontrak ini, maka hidup kamu akan menjadi bergelimang harta kembali seperti dulu," sahut Pak Sarif sudah tidak sabar lagi. Sedangkan Lidya masih ragu-ragu untuk menandatangani nya.

__ADS_1


"Sebentar Pak Sarif! Kawin kontrak itu artinya kawin dan ada ikatan menikah dalam waktu tertentu. Dan tentu saja hak dan kewajiban suami istri itu akan berlaku. Bagaimana bisa aku melakukan hubungan badan jika antara Pak Teddy dengan aku tidak saling mencintai," protes Lidya.


"Aduh, kami ini seperti wartawan saja loh! Cepat tanda tangani saja surat perjanjian ini dan aku akan mengantarkan kamu ke rumah dan ke kampus kamu," sergah Pak Sarif sudah tidak sabar.


"Tapi Pak Sarif, di dalam surat perjanjian itu tidak menyebutkan kalau kami tidak akan melakukan hubungan suami istri itu. Aku takut jika Pak Teddy melecehkan aku," ucap Lidya dalam mode bingung.


"Apa? Aku pastikan aku tidak akan menyentuh kamu!" sahut Teddy tiba-tiba datang menghampiri Pak Sarif dan Lidya. Lidya melebar matanya demikian juga dengan Pak Sarif.


"Kenapa? Kamu bukan wanita tipe aku! Jadi jangan terlalu percaya diri jika aku bakal tergoda dengan kamu. Itu tidak akan mungkin!" tambah Teddy kembali. Lidya dan juga Pak Sarif melongo.


"Oke, aku akan menandatangani perjanjian ini," sahut Lidya tanpa berpikir panjang kembali. Pak Sarif dengan Teddy saling pandang dan akhirnya melempar senyuman.

__ADS_1


"Bagus! Pak Sarif, setelah ini urus kepindahan Lidya di rumah dan pastikan semua beres untuk rencana pernikahan aku dengan Lidya. Secepatnya kita akan merayakan pesta pernikahan aku dengan Lidya semeriah dan semewah mungkin. Pastikan media dan wartawan meliput acara pernikahan aku dengan Lidya,"kata Teddy dengan rencana nya. Senyuman nya menyeringai tatkala melihat Sicilia akan sakit hati jika dirinya juga bisa bahagia tanpa dirinya.


__ADS_2