
Cheery blossom
·
Naruto © Mashashi Kishimoto
·
Genre : Romance, Hurt/Comfort
·
Summary : "Jangan dekat-dekat dia kekasihku" / "Sakura Haruno kekasih simpanan" / "Kau tidak tahu apa-apa!" / Sasuke manusia Es, seorang CEO muda dan tampan yang dijodohkan dengan wanita yang tidak ia cintai.
.
.
Surai merah muda yang sengaja dikuncir kuda melambai-lambai tertiup angin, mengekspos leher mulus pemiliknya. Ia tampil cute sekaligus fashionable dengan model baju Oversized Outfit ala cewek Korea.
Kaos oblong biasa yang diyakini tampak kedodoran tapi Stylish, terlihat ‘tenggelam’ menutupi tubuh bagian atas gadis itu. Andai saja kaos tipis transparan itu tidak senada dengan kulit pualamnya sudah pasti akan menerawang jelas lekukan tubuh sintal si gadis. Dengan rok berenda yang membungkus paha indahnya ditambah mini bucket bag mengelantung manja dipundak munggilnya, menambahkan kesan feminin.
Meski berpenampilan cute. Tapi karena kadar ke Sexyan yang ia punya melebihi batas, mau tidak mau dengan gaya apa pun tetap saja membuatnya tampak sexy. Pastilah pria pria dewasa yang berpapasan dengannya Wajib meneteskan air-liur, sekarang saja banyak lelaki mesum yang menatap Oppainya Lapar. Salahkan Ukuran-Asetnya yang sanggup membuat lelaki Normal berpikiran Aneh. Namun nampaknya Kamisama memberikan lelaki Abnormal yang sama sekali tak pernah tergiur dari Body molek, kencang dan aduhai ini.
Gadis itu tersenyum kecut, mengingat kelakuannya yang abstrud ketika mencoba menggoda lelakinya. Ah.. waktu itu ketika secara tiba-tiba datang menemui pria dingin itu, padahal ia sengaja membuka kancing kemejanya menyodorkan gumpalan-gumpalan empuk miliknya. Bukannya menerjang justru dia menyembunyikan dan menutupnya rapat-rapat. Dan jujur saja dia sangat menggemaskan saat itu, kyaaaa.
Hahaha sudah ku bilang kan dia itu Abnormal#plak, tidak aku hanya bercanda hihi. Yang ku tau dia adalah pria yang menghargai wanitanya, pria dengan jiwa murni tak mengindahkan kabut nafsu semata tipe-tipe yang jauh dari kata Bastard terhindar dari berbagai macam perselingkuhan. Yah pokonya calon 'ikemen' idaman.
Siapa sih yang tak kenal dengan Uciha Sasuke?
Maksudku mau perembuan, lelaki, balita, tua, muda, lansia, embrio, Alien, bahkan yang tengah migrasi kedunia lain pun tak sanggup menggabaikan ketampanan Sasuke. Wajahnya jelas adalah yang terbaik dari yang terbaik, hanya saja sikap anti fans girl dan apa pun yang berhubungan dengan wanita. Bisa dibilang Sakura adalah wanita paling beruntung didunia ini.
Dia memang dingin tapi sikapnya yang diam-diam tapi mengganyutkan itu membuatku teramat mencintainya. Dan Haruno Sakura mensyukuri anugrah yang diberikan Kamisama untuknya.
Dari pada kecewa dengan sikap Sasuke, Sakura lebih kecewa dengan nasib buruk yang melilit kehidupannya. Yang bisa ia lakukan hanya lari dari kenyataan. Bagaikan terombang ambing dalam ombak Takdir yang tidak jelas kemana arah yang dituju, jika boleh memilih ia tak ingin dilahirkan sebagai Senju atau kenapa juga Sasuke seorang Uciha! Dan Apa harus mereka bermusuhan berAbad-Abad lamanya?.
Sakura memijit pelipis. Memikirkan Ino yang menertawan kemalangan nasibnya membuat ia meringis. Sakura sungguh sangat menyesal menemui Ino hari ini, hanya Orang Aneh yang sakit Akal bisa-bisanya disaat seperti ini menertawakan Sakura. Harus kah ia melemparkan Bom-Atom Hiroshima dan Nagasaki pada ino? Detik itu juga Sakura harus memberinya Gelar Mantan Sahabat pada seorang Yamanaka Ino.
Emang ya sahabat gaada Ahlak.
Sakura menghentikan buaian dari pikiran-pikiran usil, ototnya sudah keram. Merasa kaki jenjangnya menjerit, ia memilih duduk diantara banggku taman Sakura tak sanggup berjalan lebih jauh lagi. Dan disinilah gadis itu terdampar sekarang, taman Konoha city. Berkeliaran ditaman sendirian seperti orang bodoh, andai ia masih di rumah ino sekarang lain lagi ceritanya mungkin sekarang Sakura masih bisa merasakan santainya rebahan.
BRUM
BRUM
__ADS_1
Sakura mengernyitkan dahi mendongak, melihat mobil sport Ferrari Orange kekuningan terparkir didepan matanya. Ah rambut kuning itu, kulit tan eksotis itu, mata biru langit dan cengiran lima jari. Sepertinya ia pernah melihat sosok yang tak asing baginya ini. Bagaikan Deja Vu disiang bolong.
"Naruto?" Cicitnya ragu ragu
--------
Uciha hotel, Konohagakure, Japan
7.45 PM
Seorang putri mahkota berdiri di depan sebuah jendela besar di sebuah Hotel megah milik Uciha, memandang kelap-kelip lampu malam di Konoha City. Sambil menghirup aroma teh yang menghangatkan tubuhnya, gadis yang dikenal sebagai putri tercantik di Negeri Salju itu tersenyum penuh Arti ketika otaknya memikirkan hari esok. Koyuki Kazahana, nama lengkapnya. Mendeklarasikan keinginannya merebut tunangan dari Uzumaki Karin.
Wanita cantik itu merasakan debaran debaran tak biasa pada jantungnya. Saat pertama kali bertemu dengan sasuke, dulu ia tak percaya dengan istilah jatuh cinta pada pandangan pertama tapi nyataannya seolah mendapat tamparan keras dari Kamisama. koyuki merasa terbungkam dengan perasaannya sendiri.
Ketukan di pintu membuat Koyuki menghentikan lamunannya dan berpaling memandang pintu. Seorang pria berjas hitam rapi berjalan memasuki kamar dengan memberi hormat.
"Sesuai dengan permintaan anda, Putri" kata pria paruh baya berkacamata itu dengan menyodorkan map biru berisi berkas-berkas penting.
Koyuki meletakan cangkir teh diatas meja, Lembaran demi lembaran ia buka sampai pada bagian akhir yang sukses mengundang gelak tawa sinis teramat puas. Koyuki seperti menemukan berlian dalam luasnya lautan, satu masalah terselesaikan.
Ini akan menjadi bumerang untuk melengserkan posisi Karin
"Kerja bagus, Terima kasih Sandayuu-san" jawab Koyuki, kembali memandangi langit malam Konoha. Negeri orang yang membuatnya menemukan cinta, baru kali ini juga kakinya enggan untuk kembali ketanah kelahirannya Negri Salju.
-------
Turret Coffee, Konohagakure, Jepang
"Aku tak menyangka kau masih mengingatku Sakura Chan" Iris Naruto menyiratkan kebahagiaan
"Hah? mana mungkin aku melupakan kebodohanmu yang melegenda itu" Sakura tertawa
Pria jabrik itu tak menyangka akan bertemu dengan gadis populer sepanjang sejarah hidupnya, dan Sakura kini tumbuh seperti bungga mekar yang mempesona.
"Hei, apa hubunganmu dengan Teme baik-baik saja?" tatap mata iba
"Ya begitulah"
"Lalu apa kau sudah bosan dengan Teme?"
"Hah?" binggung
"Atau kau ingin mencari pengganti Teme?"
"Hem?" binggung
__ADS_1
"Sakura Chan, meski Teme itu sangat menyebalkan tapi tak seharusnya kau juga bermain hati dengan Sabaku itu. Apapun masalahmu ka___" belum sempat Naruto melanjutkan ocehannya
PLETAK
Mata Sakura memutar dengan pernyataan bodoh Naruto.
"Awwwww~"
Naruto mencebik merasakan Jitakan keras mendarat dikepala durennya, Benjol? wah tenaganya memang tak main-main. tampang Naruto ngeri
"Shannaro yo," gak ngerti deh sama pikiran Naruto
Ia pikir lebih dari 3 tahun naruto menyelesaikan studynya ia akan berubah sedikit lebih pintar
"Apa? Kenapa? Dimana yang salah Sakura chan?"
Sakura mendengus pelan. Melihat tampang Bodoh Naruto. Sudahku duga pasti akan berakhir seperti ini. Ia mengambil nafas dalam-dalam bersiap mendongeng. Membutuhkan kesabaran yang tinggi jika harus meladeni minimnya IQ yang dimiliki seorang Uzumaki Naruto.
Naruto manggut-manggut mendengar penuturan Sakura, Entahlah dia paham atau Tidak yang jelas ia juga ingin mengeluarkan segala bundelan Uneg-Uneg yang bersemanyam pada Liver nya. Lewat beberapa menit lepas gadis itu bercerita hingga membuat kuping pemuda jabrik itu kebas karena kepanasan. Untunglah pemuda didepannya ini tak menertawakan kemalangannya justru raut wajah Iba Naruto membuat Sakura tersenyum hangat. Begini-begini meski ia bodoh tapi Naruto adalah lelaki yang lembut dan penuh kasih sayang. Ia juga tak menyangka Naruto lebih terlihat tampan dari terakhir pertemuannya.
Meski Uzumaki Naruto dan Uzumaki Karin memiliki marga yang sama namun sikapnya jauuuh berbeda 180°
Kesamaannya hanya satu yaitu-BarBar
"Kenapa tidak menceritakannya padaku?" perasaan baru saja Sakura memujinya detik lalu, Kapan bodohnya akan mengghilang?.
"Aku saja baru melihat batang hidungmu Naruto!" Naruto menepuk jidatnya tersadar dari kehaluan, Cengiran lima jari andalannya membuat sepasang Emerald kembali memutar malas.
Berikut Obrolan sepasang sahabat lama berjalan Lancar. Sesekali tawa renyah mengalir dibibir Sakura, Aduduh Humorku. Sakura menyeka air mata yang merembes, si jabrik itu memang memiliki Selera Humor yang tinggi apa jangan-jangan dia hanya belajar melawak saja. Entahlah... ia merasa sangat terhibur dari ulah kekonyolan Naruto. Sakura berhasil mengendalikan diri tetapi tak bertahan lama ketika Naruto kembali menceritakan pengalaman yang membuat perut Sakura melilit karena tertawa.
_________
Hallo minasan
.
bagi kalian yang menyukai cerita ini😊😊😊
.
like, coment and share jangan lupa tambahkan difavorit😚😚
.
Arigatou mina~
__ADS_1