Cherry Blossom

Cherry Blossom
Cherry Blossom


__ADS_3

Bunga sakura atau cherry blossom memiliki makna yang berbeda-beda tergantung pada budaya dan negara yang menghargainya.


Maknanya di Jepang, bunga sakura melambangkan kebahagiaan dan keindahan. Bunga ini juga dianggap sebagai simbol keberanian dan semangat untuk menghadapi tantangan hidup.


Jika di Korea, bunga sakura melambangkan pemulihan dan harapan setelah masa-masa sulit. Bunga ini juga dianggap sebagai simbol kesuburan dan kebahagiaan dalam keluarga.


Di Tiongkok, makna bunga sakura melambangkan kecantikan dan keanggunan. Bunga ini juga dianggap sebagai simbol cinta dan kesetiaan..


Bunga sakura juga melambangkan perubahan musim dari musim dingin ke musim semi. Bunga ini dianggap sebagai tanda awal musim semi dan dihargai sebagai simbol kehidupan yang baru dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.


Tapi bagiku. Cherry Blossom melambangkan kehidupan yang singkat: Kisah cintaku yang singkat mulai dari pertemuan hingga perpisahan. Karena bunga sakura hanya mekar selama beberapa hari saja, bunga ini juga melambangkan kehidupan yang singkat dan pentingnya menikmati setiap momen dalam hidup.


Aku menyukai Cherry Blossom, jauh sebelum saat aku menikah, dan mendadak membencinya setelah pernikahan. Tapi kini aku kembali menyukainya karena di Jepang, Cherry Blossom adalah simbol keberanian dan semangat untuk menghadapi tantangan hidup.


Sehari, setelah meninggalnya Edgar dan Xiaonian. Aku membawa Candy ke dalam mansion Edgar. Lalu seminggu setelahnya, Aku ke Perancis dan meminta keluarganya mengakui dirinya setelah keluar hasil tes DNA yang tak diragukan lagi, bahwa Candy adalah anak kandung Edgar


Dan juga pemeriksaan catatan sipil yang mengatakan Edgar memang belum menikah dengan Xiaonian sebelumnya maka surat wasiat itu jatuh ke tanganku. Tetapi aku tidak berhak. Aku memberikannya pada Candy, dan Ayah kandung Edgar.


Perselingkuhan Ayah Kandung Edgar hanya aku dan Poky yang tahu. Biarlah rahasia ini terbongkar dengan sendirinya. Keluarga Edgar juga tidak membenciku lagi karena mereka tahu aku tidak mengincar harta Edgar.

__ADS_1


Aku pamit setelah menyerahkan Candy pada keluarga Edgar di Perancis.


"Ku rasa aku harus pamit. Ku harap kalian bisa menjaga Candy dengan baik," ucapku


"Zoya...." sahut Arnold


"Ya...,"


"Terimakasih untuk kebaikan hatimu," ucap Arnold


"Aku tidak sebaik yang kau pikirkan,"


"Zoya, rasanya malu sendiri jika aku harus mengatakan ini. Aku minta maaf ya. Aku salah menilai dirimu," ucap tante Silvia


Ada apa dengan semua orang? Ini bukan hari lebaran kan? Bukan pula hari Natal. Kenapa semuanya mendadak meminta maaf?


Untuk mempersingkat waktu, ku maafkan saja semuanya lalu aku pergi, diantar oleh Poky. Tujuanku.... kembali ke Jepang. Perusahaan ku yang lama memanggilku kembali.


Ditengah perjalanan Poky tidak banyak bicara, padahal aku tahu, dia ingin sekali bicara.

__ADS_1


"Hmmm.. Jangan lupa kabari aku sesampaimu disana ya," ucap Poky


Dia tidak pernah memintaku untuk menjadi istrinya lagi setelah kejadian Edgar. Mungkin dia menunggu waktu yang tepat. Tetapi dia selalu berada disampingku, menemaniku dan kami merasa nyaman satu sama lain.


"Oke..., terimakasih untuk semuanya ya?" ucapku yang bingung harus mengatakan apa. Tiba-tiba saja canggung rasanya.


Sesampainya di bandara, Poky membantuku membawakan koper besar ku hingga pintu masuk.


"Aku pergi dulu ya, hmm apa kau tidak ingin mengatakan sesuatu sebelum aku benar-benar pergi?" tanya ku memancing dirinya untuk mengungkapkan perasaan yang tidak perlu dipertanyakan


Poky hanya menggeleng, "Pesanku... hati-hati di jalan. Jangan lupa berdoa,"


Geregetan juga dengan pria yang satu ini, senyumannya yang penuh dengan kedamaian membuatku luluh pada akhirnya.


Aku mengambil inisiatif sendiri, ku kalung kan lenganku ke lehernya dan langsung ku cium bibirnya, sejujurnya hanya kecupan karena dia tidak membalas.


"Poky, aku mencintaimu," ucapku tiba-tiba setelah beberapa detik menciumnya untuk pertama kali.


Poky tercengang, dia seperti terkena setruman. Ah tidak asik sama sekali. Aku malu sendiri dan akhirnya ku lepaskan tanganku dari lehernya.

__ADS_1


Segera Poky menarik pinggang ku segera sebelum tanganku benar-benar terlepas dari lehernya.


"Aku mencintaimu Zoya, sangat mencintaimu," ucap Poky berbicara sambil menatapku yang berjarak hanya 5 centimeter. Bibir kami pun saling berpagut, saling melepaskan rasa kasih dan sayang tanpa keterpaksaan.


__ADS_2