
Cheery blossom
路
Naruto 漏 Mashashi Kishimoto
路
Genre : Romance, Hurt/Comfort
路
Summary : "Jangan dekat-dekat dia kekasihku" / "Sakura Haruno kekasih simpanan" / "Kau tidak tahu apa-apa!" / Sasuke manusia Es, seorang CEO muda dan tampan yang dijodohkan dengan wanita yang tidak ia cintai.
.
Kehadiran Cherry Blossom bersama Calon penerus Sabaku Corporation terbesar di Sunagakure menuai gosip baru yang akan menghebohkan dunia maya, dan benar saja semua tamu undangan kini menatap takjub kearahnya tanpa terkecuali sekalipun itu pemuda yang tengah menatapnya datar namun mata elangnya seakan dapat menusuk jantung sakura, jujur saja itu sedikit menciutkan nyalinya. Hiii馃槚
Ino menyambut kedatangan mereka ditemani Sai sang kekasih "Sakura-chan, Gara-san kalian terlambat 1 jam tau" delik ino kesal
"Gomen ne, didepan banyak wartawan pig" sakura menggaruk pipi kikuk, yeah.. memang tadi banyak wartawan yang menghadang jalannya kok.
'Derita Orang Terkenal'馃槅
Gadis pirang itu cemberut dengan bibir yang mengerucut mendengar alasan Sakura barusan, berbeda dengan Sai yang selalu memasang senyum-senyum palsu yang menjengkelkan. Sai terbilang memiliki wajah yang unik sangking uniknya bisa* membuat tangan gatal ingin membogem wajah pucatnya. Bagaimana tidak? Dia selalu memamerkan senyum buatan, senyum yang dapat mencairkan suasana dan dapat menipu banyak orang. Dan juga jangan lupakan kulit pucatnya, Ayolah.. Sai itu sudah seperti mayat hidup. Sakura jadi curiga mungkin saja Sai mengidap penyakit Malnutrisi pada kulitnya atau dia itu sejenis manusia jadi*an yang lebih mirip Zombie-Upss!
"Aku dengar kau akan kembali ke Suna?" Tanya sai dengan Fake Smile andalannya
"Ah, iya_"
"Nani? Kenapa tidak bilang?" Mode puppy eyes no jutsu sakura aktif. Emeraldnya menatap Gara memelas, mengutuk kebodohannya yang tak memperdulikan sahabat yang sudah seperti kakak sendiri, ia merasa teramat bersalah.
"Akan ku beritau jika semuanya sudah jelas" Gara tersenyum hangat. Sedari dulu puppy eyes sakura adalah kelemahan gara, jemari itu meraih pucuk kepala soft pink alaminya mengelus dengan sayang.
Sweet banget ga sih?
Kejadian barusan tak luput dari pengawasan jeli dari pemilik Onxy disebrang sana. Raut wajah santai Sasuke membuat ino mengernyitkan dahi heran, gadis pirang itu berharap akan mendapatkan sesuatu yang menarik tapi lenyap sudah hayalannya. Sasuke bahkan tak berekspersi apapun, Huh.. tidak mudah untuk menerka* apa yang pangeran es itu pikirkan. Ino pun melirik sakura sejenak_
"Ah, bagaiman kalau kita bergabung dengan Sasuke?" ino mengedipkan sebelah mata pada sahabat pinkynya
"_Baiklah" Sakura yang mengerti arah pembicaraan ino pun kembali pada tujuan utamanya, Gara dan Sai mengganguk tanda setuju.
___
__ADS_1
Perselisihan Karin dan Koyuki masih berlanjut hingga sekarang, mempertahankan posisi mereka agar tetap dekat dengan bungsu Uciha. Sasuke sesekali menyesap wine ditanganya, telinganya penat mendengar suara* tak bermoral yang mengganggu kesejahteraan kuping kesayangannya. karin masih saja menggeliat disamping tubuh Sasuke, ingin rasanya pemuda emo itu menjatuhkan mereka dari atas Ballroom lantai 3 yang ia pijak saat ini, meremukan daging dan tulang mereka. Ia sangat membenci hal yang berisik, Tapi Sasuke cukup sadar dan mempertahankan kewarasannya agar tak melakukan hal Sembrono didepan banyak orang.
Wangi buah cherry yang terasa familiar semerbak diindra penciuman Sasuke, dengan cepat ia mengikuti arah bau manis itu dan tepat didepannya saat ini~
Syalalalaaa~
SILAU
Adegan ini sama halnya kek Karin dan Koyuki tuh sama* menghalau silau Beauty Scene yang memancar dari tubuh Sakura, Silaunya tuh bener* Silau kek nusuk mata gitu trus dihadang sama sebelah tangan mereka. wkwk yeah pokoknya readers bayangin aja deh馃槄
Inner Beauty yang memancar dari Sakura seperti ikon kecantikan yang sangat didambakan semua wanita, Kedua gadis itu menanggapi dengan ekspersi yang berbeda. Seperti karin yang tiba* berubah garang melihat manusia yang paling ia benci didunia ini. Dan Koyuki yang menilai setiap inci tubuh sakura tanpa terlewatkan satu jengkal pun
_Rambut pink, kulit putih pucat dan cantik. Gadis itu bisa saja jadi saingannya_
Yang jelas mereka sama* gak suka dengan kehadiran Sakura yang tiba*.
"Sasuke kun" suara merdu bagaikan alunan Symphony mengetarkan hati Sasuke, suara yang telah lama ia rindukan. Andai saja ia dapat melepas baju Zirah dengan berlabelkan 'keegoisan' mungkin saja saat ini Sasuke akan merengkuh tubuh rapuh kekasihnya.
Onxy dan Emerald menatap intens
----
Aku menganggkat wajah, mendongak. padahal aku merasa cukup tinggi untuk ukuran wanita, tapi Sasuke jauh lebih tinggi dari kelihatannya. Iris jernihku berbinar mendapati pemuda tamvan dengan mata sekelam malam, bibir sexy yang menggoda, hidung mancung dan garis rahang yang sempurna. Merefleksikan senyum yang tak tertahankan.
Blush
Uhhhh ganteng banget! iner sakura menangis
Aku memutuskan kontak mata lebih dulu, beralih pada siluet wanita yang sedari tadi memasang tampang seolah mau menerkamku dari samping Sasuke. Grrrrr馃が Dedemit mereh sialan itu bahkan sengaja menggesekkan dada besarnya pada lengan pacarku. Sudah ku duga, dia pasti akan mengekorinya Sasukenya lengket seperti prangko, Shit! mengumpat pelan
Kipas! mana Kipas!?
Kurasa darah tinggiku naik, setelah pesta berakhir ia harus meminta Ayame membelikan obat Hipertensi.
----
Normal pov
"Sepertinya aku tak perlu memperkenalkan gadis disampingku ini" lanjutnya "Dia sangat terkenal diJepang" Titah Ino
Karin hanya memutar bola mata jengah tak mau tau!
__ADS_1
"Nona Yamanaka bisa saja" gadis babblegum itu tersenyum malu*
Ino tertawa anggun "Em.. dilihat* kalian sangat cocok_ iya kan Sasuke" Si pirang itu menatap bergantian Garasaku dan beralih pada Sasuke yang tiba* tersedak Wine namun dengan gerakan kilat ia menormalkan kembali ekspresi datarnya. Dengan kata lain tak ada yang tau kejanggalan dari wajah Masam Sasuke. Hohoho
"Kalu boleh tau, nona dari keluarga mana?" desir Koyuki menyela
" Hanya publik figur " ujar Sakura tenang
Koyuki menghembuskan nafas lega, meski Cherry Blossom terkenal di berbagai acara Fashion Show dan model Majalah ternama tapi tanpa status keluarga yang jelas dia bukanlah apa*. Koyuki tersenyum miring, bagaimana bisa dibandingkan dengannya yang seorang Putri Raja.
_Apa yang aku khawatirkan dia hanyalah Rakyat biasa_
Ah! Reaksi yang sama ditunjukan Sasuke, Karin, Ino, Sai dan Gara. Mereka hanya mendengus rendah menahan tawa.
-Semua orang juga tau_maksudku kelima orang itu Kecuali koyuki. fakta bahwa Haruno Sakura adalah Cucu satu*nya seorang SENJU dan jelas ia adalah orang yang Pasti akan jadi pewaris sah nantinya-
Itu seperti pertanyaan konyol yang dilontarkan tanpa adanya persiapan, Beraninya memilih lawan yang salah. Keberadaan Sakura memang sengaja dihilangkan seolah tak pernah dilahirkan, disembunyikan dari dunia luar mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan. Jelasnya hanya segelintir orang yang tau akan kebenaran Sakura Haruno/Sakura Senju.
"Tuan Sabaku" Seorang pengawal membisikan sesuatu pada Gara, Iris Jadenya persekian detik melirik Sakura. Gara menghembusan nafas berat tanda ia mengerti.
"Aku harus kembali keSuna" Gara cuma liat Saku doang gaperduli reaksi sama yang lainnya wkwkwkwk. gak nyadar kalau ada wajah yang udah ditekuk Masam馃槅
"Secepat ini?" Rengek Saku sedih
Gara tersenyum kecil dan mengangguk. Tanpa diduga ia meraih jemari polos Sakura dan mencium punggung tangannya.
HAAAAH?!!!
馃槺
___________
Hallo minasan
.
bagi kalian yang menyukai cerita ini馃槉馃槉馃槉
.
like, coment and share jangan lupa tambahkan difavorit馃槡馃槡
.
__ADS_1
Arigatou mina~ mina juga bisa tanyakan bahasa yang kurang familiar dengan tulis dikolom komentar馃榿馃榿馃榿