Cherry Blossom

Cherry Blossom
chapter 6


__ADS_3

Cheery blossom



Naruto 漏 Mashashi Kishimoto



Genre : Romance, Hurt/Comfort



Summary : "Jangan dekat-dekat dia kekasihku" / "Sakura Haruno kekasih simpanan" / "Kau tidak tahu apa-apa!" / Sasuke manusia Es, seorang CEO muda dan tampan yang dijodohkan dengan wanita yang tidak ia cintai.


.


.


"Benarkah?.. Aku cinta kaasan" karin memeluk tayuya dan mencium pipinya. Ia senang tak kepalang. Segera setelah itu ia lari menuju kamar mandi dengan bersenandung riang, membenahi penampilannya yang semrawut.


Tayuya tampak berpikir keras. Kemarin ia merasa beruntung dengan pertunangan anaknya dengan konglomerat Uciha, tapi lagi* Senju sialan itu menghalangi jalannya. Masalah yang ditimbulkan karin saat ini cukup membuatnya stres, Senju bukan orang yang mudah dihadapi apalagi ia memiliki kenangan buruk yang telah lama ia pendam. Bagaimana pun caranya, tayuya harus membuat karin bersama sasuke karena dulu ia juga tak bisa mendapatkan apa yang diinginkan. Dan sekarang tayuya yang akan membuat karin hidup bahagia.


.


Villa Haruno, Konohagakure, Japan


Sakura mengambil langkah mantap menuju Large Villa milik kedua orang tuanya. Pikiran yang lelah membawanya pada kehangatan rumah, saat ini ia hanya ingin melepas kepenatan dari pikiran* yang ingin mengkuliti Uzumaki merah itu. Bohong jika ia merasa baik* saja atau merasa seperti tidak terjadi apa*, rasanya bibir munggil sakura ingin terus*an mengutuk karin sampai berbusa.


Sakura membuang nafas gusar, apa ini akhir dari hubungannya dengan sasuke?. Gadis itu mengacak rambut frustasi jadi ini yang dirasakan pasangan yang merana karena cinta tak direstui?


Ya Tuhan_ sungguh berat cobaan yang engkau berikan.


Ayame mengekorinya dari belakang membuat ekspresi geli melihat sakura yang berjalan seperti orang mati, lemah lunglai tak bertulang meratapi nasib sial yang menimpanya. Rambut musim semi yang biasa lurus pun berubah acak*an ulah dari jari porselin putih bercahaya selembut sutra. Hahaha lebay馃槅


Ayame mendekati sakura takut* akan tersandung akibat tingkah menggemaskan nonanya. Hihihi


"Tadaima..." mimik muka sakura kembali normal, kehebatan dalam mengubah ekspresi secepat kilat patut diacungi jempol dan ayame mengakui itu.


"Sakura chan?" mabuki ibu sakura membeo, kaget plus senang mendapati anak cantiknya didepan pintu "sudah lama kau tidak pulang"


Sakura hanya tersenyum dan membungkukan badan sebagai tanda hormat diikuti ayame dibelakangnya.


"Ohayo gozaimasu Mabuki sama" ucap ayame sopan


"Ohayou ayame" jawab mabuki dengan anggukan

__ADS_1


"Dimana tousan?" Emeraldnya menyapu seisi villa mencari lelaki paruh baya.


"Ayahmu akan pulang malam, duduklah kaasan akan menyiapkan sarapan" sambutnya senang


"Aku capek kaasan_ aku ingin tidur saja" sambil berjalan menaiki tangga tanpa memperdulikan dua orang wanita yang menatapnya khawatir.


"Apa putriku baik* saja ayame?" gelisah mabuki


"Aaa.. mabuki sama, nona hanya lelah karena jadwal yang padat" jawab ayame sekenanya, ia juga tidak tau menaung apa yang membuat nona mudanya bersedih beberapa hari ini


"Begitukah? Apakah aku harus mencarikannya calon suami?" Ayame hanya melongo mendengar penuturan mabuki yang ngaco


"Eh?.. sakura sama tidak akan setuju" ucapnya kikuk


"Hohoho.. aku hanya bercanda" mabuki kembali pada activitas yang tertunda dengan suara tawa renyah menggelegar seisi ruangan membuat ayame menggelengkan kepala, untunglah sakura memiliki orang tua yang sangat ceria.


Disisi lain sakura menjatuhkan tubuh sintalnya pada king size besar, tak sabar untuk memanjakan tubuh dan pikirannya yang lelah. Emerald sakura beralih pada tas Hermes Birkin Blue Bag hadiah ulang tahun sasuke 3 bulan lalu tepat pada usianya ke 20 tahun. Tas cantik putih transparan dengan harga fantastis jutaan dollar, sakura mengeluarkan benda kotak terbungkus pita.


_Undangan peresmian flower garden Yamanaka Crop_


Gadis bersurai bubble gum itu menatap surat undangan penuh makna. Xixixixixi馃槇


Sakura pov


Hmm sasuke pasti datang dengan karin sebagai pasangan, peresmian sekaligus perayaan flower garden mengadakan pesta besar dan hanya mengundang beberapa orang* penting saja.


Hahahah馃槇 tawa jahat


Kira* siapa yang lebih cocok untuk membuat sasuke panas dingin? Emmm... menjentikan jari_ AHAA


Sabaku Gara


Ide yang cemerlang


Normal pov


Gadis cantik itu tiba* mengerutkan kening mengingat keadaan yang terasa baik* saja setelah kontrak kerjanya meluas disiarkan diberbagai media. Bahkan gambar dirinya yang keluar dari perusahaan berkelas itu muncul sebagai hot topic hari itu juga, agaknya terasa aneh bagi sakura. Justru suasana yang diam* seperti itu mencurigakan, bagaimana mungkin Ojisan tidak menanyakan apapun pada sakura?


Sakura mengendikan bahu tak ingin memikirkan masalah keluarga dulu, kantuk mulai melanda sang empu bersiap merehatkan badan pada kasur empuk kesayangannya. Irisnya terpejam damai, semoga rencana yang dibuat dengan ino sukses besar dan membuat Uciha sombong itu terbakar api cemburu.. Err meskipun ia juga tidak terlalu yakin sih馃槅


.


.


Uciha Crop, Konohagakure, Japan

__ADS_1


"Bagaimana Kakashi?" Pria gagah nan tampan itu membolak balikan dokumen perusahaan, disusul kedatangan pria bermasker hitam dibalik pintu melaporkan informasi penting.


"Mata* semakin bertambah sejak saat itu dan nona tidak menyadarinya"


"Lanjutkan" desisnya datar


"Ada 5 orang pengawas, mungkin Hasirama-sama sangat menghawatirkan cucunya"... "Mereka cukup handal, beberapa dari mereka adalah juniorku dulu"


Sasuke menghentikan pekerjaan, jemari atletisnya bertautan menghalangi sebagian wajahnya kebiasaan saat sedang berpikir keras. Irisnya menajam memikirkan sesuatu, sebelum ini hanya ada 1 pengawasan dan sekarang bertambah 5脳 lipatnya. Bukankah jelas kakek itu sedang membangun pondasi pertahanan untuk sakura_


"Ada satu kendala lagi" senyum


"Hn?"


"Mungkin anda tidak bisa menemui Lady dalam beberapa hari kecuali dalam situasi mendesak" ucapnya disertai senyuman, senyum mengejek maksudnya. Sasuke hanya menatap malas tak ingin berkomentar, selepasnya kakashi memberikan surat undangan pada tuannya


"flower garden?" sasuke mengernyitkan alis, bukan karna apa* dilihat dari judulnya saja Sasuke dengan senang hati akan menolak mentah*. Ia benci dengan sesuatu yang berbau manis, berbentuk manis, berasa manis apapunlah yang berkaitan dengan yang manis*. Itu tetlihat tidak Uciha sekali馃ぎ


Pengecualian untuk Sakura馃槒


"Lady juga ikut berpartisipasi" sekiranya cukup kakashi membungkukan badan berniat mengundurkan diri. suara yang lolos dari pendengaran sasuke agaknya sedikit merubah pemikiran Uciha Bungsu itu, Oh Yaa.. sejak kapan sasuke berubah plin plan begini?馃槅


"Awasi terus pergerakan Uzumaki" ucapan terakhir sasuke


"Hai" kakashi keluar dari ruangan sasuke setelah titah terakhinya dan meninggalkan keheningan disana.


Sasuke menyandarkan punggun pada kursinya dan membalikan badan menampilkan suasana kota pada siang hari. Dinding kaca itu dapat membuat ia melihat seisi kota dari sudut pandangnya saat ini. Perusahaan yang berdiri megah dan mewah dikagumi semua orang, ia memejamkan iris hitamnya.


Sekelibat bayangan lelaki dengan surai panjang yang diikat.


.


.


Hallo minasan


.


bagi kalian yang menyukai cerita ini馃槉馃槉馃槉


.


like, coment and share jangan lupa tambahkan difavorit馃槡馃槡


.

__ADS_1


Arigatou mina~ like trus ya mimin jadi semangat buat kelanjutannya, juga bisa tanyakan bahasa yang sekiranya kurang paham dengan cara tulis dikolom komentar馃榿馃榿馃榿


__ADS_2