
Kamis, 09 Agustus 2007
Pagi yang cukup cerah mengawali kegiatan pagi hari ini.
Hari kamis pukul 06.00 di Kota Medan clara bangun. Setelah bangun pagi, clara merapikan tempat tidurnya dan tidak pernah lupa berdoa di kamarnya sebelum beranjak meninggalkan tempat tidurnya.
Kegiatan itu sudah terbiasa dilakukan clara dan seperti itulah berulang-ulang dilakukannya setiap pagi harinya.
Setelah clara keluar dari kamar tidurnya,
clara pergi ke dapur lalu meminum segelas air putih.
Kemudian dia langsung pergi membersihkan halaman rumah pamannya, sementara ibu Nur pembantu dirumah pamannya itu memasak dan menyiapkan sarapan.
Pamannya clara sudah berangkat mengantar istrinya bekerja.
Clara harus siap-siap untuk segera mandi karena pagi hari ini mereka akan pergi jalan-jalan bersama pamannya.
Ibu Nur yang sedang sibuk menyiapkan sarapan di atas meja, kemudian tiba-tiba clara menghampirinya di dapur. Clara kelihatan bingung mana duluan yang harus dia lakukan.
“Aku mandi dulu atau sarapan dulu” Tanya clara dalam hatinya.
Akhirnya dia memutuskan untuk mandi terlebih dahulu.
Di dalam kamar mandi clara mulai bernyanyi. Itu sudah menjadi hobby clara dari dulu.
Apa mau dikata ? dan sudah menjadi kebiasaan pula.
Saat Clara mandi dan nyanyi, Ibu Nur berpikiran sedang apa clara di dalam. Dan pikiran itu pun menjadi sangat liar ditambah lagi clara tiba-tiba berhenti bernyanyi dan yang terdengar hanya suara siraman air saja.
Maka semakin liar lah orang yang mendengarnya dari luar.
Durasi mandi clara pun makin panjang. Coba bayangkan bagaimana mungkin clara bisa menyikat gigi dengan cepat jika clara ingin bernyanyi terus ?
Ibu Nur mencoba mengetuk pintu kamar mandi itu dan mencoba memanggilnya.
“Clara..? Tidak baik untuk kesehatanmu
jika berlama-lama kena air” ucap ibu Nur dari luar
“Ya Bu, ini tinggal keramasin rambutku. Sebentar lagi juga clara akan selesai kok” teriak clara dari dalam kamar mandi.
••
Beberapa menit kemudian clara keluar dari kamar mandi dan langsung menuju kamarnya untuk berpakaian.
Handuk clara masih menempel dikepalanya dan handuk itu meliliti rambut clara yang basah.
Saat itu, tidak ada hair dryer atau pengering rambut di rumah pamannya. Itulah sebabnya
clara harus mengeringkan rambutnya dengan handuk putih itu.
__ADS_1
Clara bersiap-siap untuk pergi jalan-jalan bersama pamannya, dia memilih-milih pakaian yang cocok yang akan dipakainya. Pada akhirnya, dia memadukan kaos oblong hitam berbahan katun dengan celana slim fit berwarna abu-abu.
Tubuh clara yang mungil itu terlihat sangat manis dan sexy, ditambah lagi clara memakai sepatu berwarna cokelat yang sedikit ada heels nya supaya clara tidak terlalu pendek saat berdiri nanti dengan pamannya.
Saat clara sedang asyik mengeringkan rambutnya, tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu.
Clara berhenti sebentar mengusap-usap rambutnya.
“Tok ..Tok..Tok ” suara ketukan pintu, tetapi tidak ada suara siapapun.
Clara mengabaikan suara ketukan itu, dia melanjutkan mengeringkan rambutnya kembali.
Kemudian terdengar suara ketukan itu dari luar “Tok..Tok..Tok” sampai tiga kali.
Clara mulai khawatir dan penasaran
“Aihs, siapa sih ?” gumam clara sambil berjalan menuju pintu.
Lalu clara membuka pintu kamar, tak ada seorang pun manusia di sekitaran itu. Kemudian clara kembali menutup pintu kamarnya.
~
Baru beberapa langkah clara berjalan dari pintu kamarnya, terdengar lagi suara ketukan itu, dan terpaksa clara memberanikan diri untuk membuka pintu kamarnya dengan tiba-tiba.
“ehhh ternyata ibu Nur.” clara bernapas lega setelah melihat pembantu dirumah pamannya itu ternyata.
waktu itu ibu nur belum tau rencana clara
“Ibuuuuuuuuuu ! Ibu membuat aku takut lah” teriak clara sambil mengerutkan alis matanya
Ibu Nur pun terkejut seketika karena clara membuka pintu dengan cepat di luar dugaan waktu yang sudah diperkirakan dipikirannya.
“hahhaha masa kamu takut pagi-pagi begini clara” kata pembantu pamannya itu.
“Ya lah bu, abis gak ada suara ibu. hanya suara ketukan doang. Trus, saat ku buka pintu gak ada siapa-siapa. Hororrr banget tau bu” jawab clara sedikit kesal.
“eitss….tunggu. clara mau kemana kok cantik banget” Tanya ibu Pembantu itu dengan penasaran.
“Hemm…coba deh tebak bu, clara mau kemana dan pergi dengan siapa ?” Clara mencoba bertanya balik kepada ibu nur sambil senyum-senyum
Ibu nur itu, tidak ada sedikitpun terlintas di
pikirannya kalau clara akan pergi bersama tuannya dirumah itu alias pamannya
clara, secara ibu nur tau aktifitas tuannya sebagai polisi sangat padat.
Apalagi ini hari kamis, gak mungkin ada liburnya. Itulah yang ada di pikiran Ibu
pembantu dirumah pamannya itu.
Ibu Nur semakin penasaran “kamu mau kencan dengan Pemuda penjual Koran itu ya ?” Tanya ibu nur
__ADS_1
Clara hanya bisa balas dengan tertawa, dengan sikap clara itu membuat ibu nur semakin penasaran.
Soalnya selama clara tinggal dirumah itu, ibu nur belum pernah melihat clara se ceria itu jika mau bepergian kemana-mana, dan penampilannya kali ini pun berbeda.
“Bu, sarapan Yuk”
ajak clara dengan senyum kegirangan
“kasihtau ibu dulu, clara mau pergi kemana dan bersama siapa, nanti Tuan bisa marah kalau tau clara keluar rumah tanpa izin beliau” jawab ibu nur dengan sedikit menekan clara
“udah lah bu, nanti juga ibu nur bakalan tau kok siapa yang datang menjemputku” jawab clara dengan senyum sambil berjalan ke
arah meja makan.
Ibu Nur hanya bisa menggelengkan kepala.
Mereka berdua pun menikmati sarapan paginya.
“Sarapan pagi yang dimasak oleh bu Nur tidak pernah mengecewakanku, sederhana tapi sangat menyenangkan”
ucap clara senyum sambil memuji ibu Nur pembantu dirumah pamannya itu.
~
Lima belas menit kemudian, setelah mereka berdua selesai sarapan, terdengar suara klakson mobil yang berhenti didepan rumah pamannya.
Lalu ibu nur bergegas membuka pintu dan melihat ternyata Tuan dirumah itu yang telah datang.
Ibu Nur pun merasa bingung “kok tumben tuan cepat pulang” gumamnya.
“Selamat Pagi Tuan” sapa ibu Nur
“saya akan membukakan gerbang dulu tuan” ucap ibu Nur
“Tidak usah bu. Tolong panggilkan Clara ya, saya sudah menunggu didepan”
ucap tuannya itu
“baik Tuan, saya akan panggilkan”
jawab ibu nur
Lalu ibu nur melangkah cepat menuju kamar clara….
•••
**Bersambung 🌹
Hi...bantu like, comment dan vote novel ini sebanyak²nya ya. biar aku lebih semangat lagi untuk menulis cerita selanjutnya.
Terima kasih 💗🙏**
__ADS_1