Cinta CEO Yang Terlambat

Cinta CEO Yang Terlambat
Paet 49


__ADS_3

Saat ini Alex dan Jaselyn sudah berada di dalam sebuah kamar, mereka saling menatap satu sama lain dengan penuh kebahagiaan.


Alex memeluk tubuh Jaselyn dengan erat "Aku sangat bahagia malam ini." Ucap Alex.


Jaselyn membalas pelukan Alex, "Aku juga sangat bahagia."


Alex melepaskan pelukannya lalu menatap kedua mata Jaselyn, perlahan Alex mendekatkan wajahnya pada Jaselyn, mencium bibir tipis Jaselyn dan memberikan lum*tan lembut pada bibir itu.


Kedua orang yang tengah berbahagia itu menikmati setiap cinta yang tersalurkan dari bibir mereka.


Tubuh Jaselyn yang tidak bisa bertahan jatuh di atas ranjang, sementara kedua matanya beradu dengan mata Alex.


Alex membelai rambut Jaselyn, "Sayang."


"Iya..."


"Kau sangat cantik."


Jaselyn tersenyum mendengar kata manis itu, Alex lalu kembali mencium bibir Jaselyn dan m*nghisa*p pelan bibir itu.


Saat Jaselyn merasa pasokan udaranya menipis, Alex melepaskan pergulatan mereka.


"Aku menginginkan mu malam ini." Ucap Alex dengan pelan.


Jaselyn yang tahu arti dari ucapan Alex, mengangguk seraya tersenyum.


Mendapat izin dari Jaselyn, Alex tersenyum dan mulai melakukan aksinya pada Jaselyn.


Alex perlahan menyingkirkan kain yang tengah menutupi tubuh Jaselyn, dan dengan perlahan Alex menyentuh salah satu mel0n yang berukuran sedang itu, dan memainkan biji kecil di atas mel0n yang sejak tadi membuat Alex harus menelan lud4hnya.


Perlakuan Alex membuat Jaselyn mengi*git bibir bawahnya, dan menahan suaranya agar tidak keluar.


Alex yang mengetahui itu mendekati buah melon yang satunya, dan m*masukan buah melon itu ke dalam muulutnya, memainkan biji kecil yang di atas buah melon itu.


Mengigit, m*mili*n, dan terkadang menariknya dengan muluut Alex. Sehingga Jaselyn yang tidak tahan mengeluarkan suaranya yang telah dia tahan.


"Suaramu sangat merdu sayang, aku sangat menyukainya." Ucap Alex.


Alex mencium bibir Jaselyn dengan lembut, tangan Alex mencoba pergi ke sebuah lembah yang pernah dia nikma*ti sebelumnya, dan mengusap dengan pelan l3mbah itu sambil menekan kerikil kecil yang ada di atas lembah itu.


Jaselyn yang tidak bisa menahan apa yang terjadi di bawah, sana me+*nggelia*t dan itu membuat Alex semakin bersemangat.


Alex menyingkirkan penutup le+3mbah itu dan kini dia bisa menyentuh lembah yang lembab itu secara langsung.


"Alex.... Hen... Hentikan..."

__ADS_1


Alex sangat bahagia mendengar suara Jaselyn yang saat ini, begitu merdu.


Dengan jarinya Alex masih menjelajahi lembah itu, memainkan kerikil kecil di atas lembah dan sesekali jarinya masuk ke dalam sumur l3mbab yang ada di sana, yang membuat Jaselyn mengeluarkan lebih keras suara indahnya,


"A... Alex." Ucap Jaselyn.


"Hmm, ada apa sayang?"


"A...aku sudah tidak bisa mena*hannya."


Alex tersenyum mendengar ucapan Jaselyn itu, dia lalu memasukan satu jari lagi ke dalam suumur kecil itu, dan melakukan gerakan menarik dan mendorong kedua jarinya di dalam suumur kecil yang sudah basah.


Tubuh Jaselyn berge*tar hebat saat air yang ada di dalam sumur kecil itu keluar.


Alex tersenyum dengan puas atas apa yang telah dia lakukan pada Jaselyn. Dia lalu mengecup kening Jaselyn.


"Aku akan melakukannya sekarang." Ucap Alex dengan pelan.


Jaselyn hanya bisa mengangguk dengan pelan menjawab ucapan Alex.


Alex yang melihat anggukan Jaselyn bersiap, dengan pelan dia mencoba menempelkan timun besar yang ada di tangannya pada sumuur yang cukup basah itu.


Suara indah Jaselyn kembali terdengar, membuat Alex tidak bisa lagi untuk menahannya.


"Aaaaaakh! Alex...."


Seketika Jaselyn mengeluarkan suara indahnya lebih keras, dan kedua tangannya m*njengker4m bantal yang tengah dia pakai.


Kedua mata Jaselyn tertutup, menikmati k*hangat4n di dalam sumur kecil yang telah di penuhi oleh timun besar dan k3ras itu.


Setelah berhasil memasukan timun besar ke dalam sumur, Alex mencoba m*mainka*n timun itu di dalam sana. Dia menarik dan mendorong timun itu dengan pelan, membuat Jaselyn tidak bisa berkata apa-apa, dan hanya bisa menikmatinya saja.


"Sayang.... Jaselyn..." Ucap Alex di tengah pergula*tan itu.


Melihat wajah Jaselyn yang begitu cantik dan me*nikmati apa yang sedang dia rasakan, Alex m*rem4s dua buah mel0n yang ada di depannya.


Alex juga memainkan dua biji kecil mel0 itu, dengan menarik dan membuat gerakan memutar.


Setiap gerakan Alex membuat, Jaselyn selalu mengeluarkan suara indahnya, dan saat ini sudah di pastikan hanya terdengar suara indah dari bibir Jaselyn saja yang memenuhi ruangan itu.


Setelah 25 menit, Alex merasakan timun yang ada di dalam sumur itu akan mengeluarkan getahnya. Dia lalu menarik dan mendorong timun itu lebih cepat dan saat timun itu akan bergetah banyak, Alex mendorongnya agar timun b3sar masuk lebih dalam pada suumur kecil itu.


"Aaaakh! Sayang...."


L3gu*han panjang terdengar di dalam kamar itu, saat kedua orang merasakan s*mburan hangat dari getah timun yang cukup banyak di dalam sumur kecil itu.

__ADS_1


"Terima kasih sayang, aku akan selalu menjagamu dan mencintaimu." Ucap Alex seraya memeluk tubuh Jaselyn.


Jaselyn hanya mengangguk, tubuhnya terasa sangat lelah setelah pergulatan itu.


"Jangan tidur dulu, aku akan membantumu mandi." Ucap Alex.


"Tidak, aku akan mandi sendiri saja."


"Kau yakin bisa?"


Jaselyn mengangguk "Iya, aku bisa melakukannya sendiri."


"Baiklah, aku hanya akan menggendong mu sampai di dalam kamar mandi saja."


"Iya."


Alex lalu berdiri dengan lili*tan selimut, dia lalu menggendong Jaselyn yang membungkus dirinya dengan kain dan hanya kepalanya saja yang terlihat.


Alex terkekeh saat melihat Jaselyn melakukan itu, tetapi dia tidak berkata apa-apa. Karena dia tidak mau Jaselyn marah padanya.


Setelah menggendong Jaselyn ke kamar mandi, Alex keluar dan akan menunggunya di luar.


"Dia ini, bagaimana pun aku melakukan itu padanya. Aku selalu tidak bisa merasa cukup. Membuat ku selalu ingin melakukannya tanpa henti." Gumam Alex.


Alex duduk di atas sofa sambil menyenderkan tubuhnnya.


"Aku harus meminta Leon untuk mencari tempat yang bagus, aku tidak mau menunda terlalu lama pernikahan ku dengan Jaselyn." Ucap Alex seraya menatap ke arah ranjang yang sangat berantakan akibat ulahnya dan Jaselyn.


Alex mengambil ponselnya lalu menghubungi Leon untuk melakukan apa yang tadi dia katakan.


Ceklek


Pintu kamar mandi terbuka, Jaselyn dengan h4nduk kimono yang ada di dalam kamar mandi berjalan keluar.


Alex menatap calon istrinya yang baru keluar dari kamar mandi itu.


"S*alan! Dia yang seperti ini membuatku...."


Jaselyn menatap Alex dengan bingung "Ada apa?"


"Tidak apa-apa, cepat ganti pakaian mu. Kita akan keluar untuk makan malam." Ucap Alex sambil berdiri dan segera berjalan masuk ke dalam kamar mandi.


Jaselyn hanya mengangguk dan melihat Alex dengan heran.


"Sebenarnya ada apa dengan Alex?"

__ADS_1


__ADS_2