
di kelas XI IPS tepatnya di kelas Julia Farah dan Julia berbisik bisik sambil sesekali Mereka mendengarkan penjelasan dari guru.
-------
Farah yang masih penasaran dengan ucapan Delia yang meminta nomer phone jack masih di benaknya, hingga dia bertanya pada Julia sahabatnya Delia
Farah: "Jul, apa yang di katakan Delia kemaren itu bener gak?" bisik Farah
Julia: "iya, kan gwe juga udah jelasin ke lo Fa, coba deh lo tanya jack untuk memastikan ?" Saran Julia tanpa menoleh ke arah Farah
Farah: " Iya, Niat gwe si gitu Jul mau nanyak jack" jawab Farah Ragu
Julia: "coba deh lo tanya .. biar lo gak penasaran" saran Julia pada Farah. Farah pun mengirim pesan pada Jack untuk memastikan kebena
*Flashback
Delia menghampiri Farah ke dalan kelasnya yang disana sudah ada Julia yang menunggunya
"Far, gwe mau ngomong sesuatu sama lo boleh" Delia menghampiri Farah di mejanya
"lu mau ngomong apa Del" tanya farah ketika Delisa sudah ada meja bangku Julia
"Gwe denger dari Julia, Pacar lo sekolah di SMK PW, nah gwe kepengen minta nomer doi lo buat minta nomer Erza, gwe udah cari Erza tapi gwe gak nemuin nya, bahkan gwe sempet ke kota A dan berharap ketemu tapi nihil aku gak bisa bertemu dengannya" Delia menjelaskan panjang lebar ke Farah agar Farah tidak salah paham, sebelumnya Julia juga ngomong hal yang sama ke Farah jadi Farah pun percaya sama Delia walau di hatinya Farah gak rela.
"Ya Julia juga menjelaskan hal yang sma ke gwe" Farah menatap lekat mata Delia
"Jadi gimana ra, loe percaya kan sama gwe" kata Delia setelah menceritakan alasannya pada Farah
"Antara percaya dan tidak percaya ya del, secara lo tiba tiba datang minta nomer cowok gwe" balas Farah, dan terlihat wajah kecewa Delisa karna gagal menyakinkan Farah.
*Flashback off
Farah: "Yang, temenku Delia pernah ngehubungin kamu gak?" Jack yang mendapatkan pesan dr Farah pun langsung membukanya
Jack: "Iya sayang, knp?" tanya jack
Farah: "Dia ngomong apa si yang kekamu" kata Farah yang berpura pura tidak tahu hanya untuk memastikan
Jack: "Ooh dia mau minta nomernya Erza temen kelasku juga yang, katanya Erza kaka Misannya. lah emang kamu gak tau? bukannya kamu yang kasih nomer aku ke Delisa?" setelah menjelaskan pada Farah Jack pun bertanya pada Farah.
Farah: "Iya yang, kemaren memang dia minta nomer kamu ke aku, dan katanya lewat kamu dia bisa ketemu sama Erza, ya aku kira dia cuma alasan aja hehe" Farah yang merasa ridak enak karna berburuk sangka pada Delisa pun kini percaya bahwa Delisa gadis yang baik
__ADS_1
Jack: "Iya sayang, kamu gak belajar kok ngechat si?"
Farah: "Belajar kok yang, ya udah aku belajar dulu ya. bay sayang😚" setelah mengirim pesan terakhirnya, Jack yang melihat Farah takut akan kena marahnya karna bermain saat belajar hanya tersenyum melihat emot Kiss yang di berikan Farah
Setelah mengetahui kebenarannya, Farah pun kembali Fokus ke dalam pembelajaraan.
jam pelajaran pun usai kini waktu istirahat yang di tunggu tunggu pun tiba..
-------
"Woy kekantin yuk, laper gwe nih" Anggra yang mendobrak meja Dimas, Dimas yang terkejut karna ulah Anggra pun menonjok wajah Anggra reflek, saking kencangnya sudut bibir Anggra pun sampai berdarah.
Rio dan Erza yang melihat itu pun ikut terkejut
"Bhahahahaha, lo kenapa Nggra bonyok gitu" Rio tertawa terbahak bahak sambil menunjuk sudut bibir Anggra yang berdarah karna melihat kejahilan Anggra sekaligus mendapatkan kesialan.
"Sorry sorry Nggra sumpeh gwe kagak sengaja, lo si ngagetin gwe kan tu muka bonyok jadinya gwe tonjok " Dimas yang merasa bersalah pun meminta maaf pada Anggra karna mengagetkannya.
"Ah sialan lo Dim, muka ganteng gwe di tonjok jadi bonyok gini,, nanti fans fans gwe pada kabur lagi. tanggung jawab lo" Anggra yang menahan rasa perih namun masih bisa bercanda sambil sesekali menyentuh sudut bibirnya dengan telunjuk nya
"Ah ya gwe minta maaf, gwe kan gak sengaja" Dimas yang masih dengan rasa bersalahnya menatap luka Anggra
"ya udah mending ke UKS dulu obatin tu bonyok, dari pada infeksi ntar" Rio pun mengajak Anggra untuk ke UKS
Sedangkan Cindy sudah berada di Kantin tengah mencari Erza namun belum iya temukan, dan ahirnya Cindy pun memutuskan untuk menunggu Erza di meja yang biasa di tempati Erza dkk.
Cindy pun memesan Es jeruk pada bi minah penjaga kantin sambil menunggu Erza datang
Saat keluar kelas Erza, Rio, Dimas Dan Anggra bertemu dengan Lussy dan dwi sahabat Cindy.
"Nggra muka lo kenapa bonyok gitu" tanya Lussy sambil menunjuk sudut bibir Anggra yang berdarah
"Oh ini tad...." Ucapan Anggra terpotong
"Itu tadi dia lagi gangguin singa jantan yang lagi tidur, eh kena terkam deh, bonyok gitu jadinya" Rio memotong ucapan Anggra dan menjelaskannya pada lussy
"Ah singa? emangnya kalian udah kemana?" tanya lussy pada Rio yang dengan Wajah polosnya.
Belum sempat Rio menjawab, Dwi pun mengajak Anggra untuk ke UKS mengobati Luka Anggra
Sedangkan di kantin Cindy yang sudah lama menunggu kedatangan Erza namun tak kunjung juga datang
__ADS_1
"Erza kemana si, sampe sekarang belom datang juga, apa jangan jangan dia lupa? " gumam cindy dalam hati
Sedangkan Erza, Rio, Dimas dan Lussy pun menyusul Dwi dan Anggra ke UKS. sesampainya mereka di UKS mereka melihat Dwi yang sedang mengobati Anggra dengan telaten, lalu mereka mendekati Anggra dan Dwi
"Oh ya, apa kita gak mengisi perut kita yang keroncongan ini" Rio membuka suara karna memang dia sudah sangat lapar
"Astaga gwe udah ada janji sama Cindy di kantin" Erza yang baru mengingatnya pun bergegas meninggalkan UKS.
"lah gwe yang ngingetin malah gwe ya ditinggal, Za gwe ikut. Ayok" gumam Rio lalu pergi menyusul Erza, dan mengajak Dimas dan Lussy meninggalkan Dwi dan Anggra di UKS
Erza pun menuju kantin mencari sosok Cindy di setiap meja, tidak lama mencari, Erza ahirnya menemukan Cindy yang tengah duduk sambil menyeruput Es jeruk yang sudah iya pesen terlebih dahulu
"Sorry Cin, gwe lupa kalau janji sama lo" Erza pun duduk di samping Cindy di ikuti oleh Dimas, Rio dan Lussy.
"iya gpp, emangnya lo udh kemana sih?" tanya Cindy dengan sedikit kesal karna sudah lama menunggu
"Gwe tadi udah nganterin Anggra ke UKS" ucap Erza
"Oh" ucap Cindy singkat
"Ya udah kalian pesen aja makanannya nanti gwe yang bayar" Erza pun mulai memesan makanan dan mentraktir teman temannya
"lo seriusan za" kata Dimas bertanya
"iya, udah buruan mumpung gwe belom berubah pikiran "
"eh lo za kalau traktir temen itu yang ikhlas" protes Dimas dan di angguki oleh lussy dan Rio
"Ya kalian mau mau makan apa? biar gwe yang pergi pesenin buat kalian" kata Dimas beranjak berdiri dari tempat duduknya
"Biar gak repot kita satuin aja makanannya" Usul Rio dan mereka pun setuju
"Ya Udah Mie ayam lima porsi dan Es jeruk dua dan es teh dua, Cindy kamu mau tambah minum?" tanya Erza pada Cindy, Cindy hanya menggeleng bertanda tidak
Dimas pun pergi memesan makanan untuk mereka ke bi minah
*********
Jangan lupa like dan komentarnya guys, bantu vote untu mendukung karya author juga guys.
kritik dan saran kalian juga penting bagi author untuk memperbaiki part selanjutnya terimakasih😉
__ADS_1