Cinta Kakak Sepupu

Cinta Kakak Sepupu
part 18


__ADS_3

Bel sekolah pun berbunyi menandakan ujian akan segera dimulai. Erza dkk pun menuju ke meja mereka masing masing untuk menunggu guru masuk membagikan soal ujian untuk mereka


--------


sedangkan Rio yang bersebelahan dengan Erza masih penasaran bagaimana tentang Erza dan Delia berpisah lama


"Za sorry sorry aja nih ya, gimana ceritanya si lo gak ketemu samaaa siapa namanya tuh Delia ya?" tanya Rio pada Erza


"Gwe gak ketemu sma dia lagi karena sekolah, sedangkan pas gwe sering ketemu dia itu pas libur panjang sekolah" jelas Erza, lalu pak Retno selaku wali kelas masuk untuk membagikan soal ujian mereka


Setelah 90 menit menjawab soal soal ujian bel pun berbunyi menandakan untuk jam istirahat


Kini Erza dkk serta Cindy dkk sudah berada di kantin sekolah hanya untuk makan untuk mengganjal perut mereka atau hanya sekedar bercanda..


Sedangkan Delia kini sedang asik menyantap siomaynya bersama Tia dan Mia.


"Del, nanti kita ke rumah kak Raka ya" ajak Julia yang baru tiba di meja Delia


"Ok boleh deh" Delia pun menyanggupi ajakan Julia.


Setelah dua puluh lima menit Delia dkk menikmati makan siang mereka, Bel masuk pun berbunyi menandakan bahwa sebentar lagi mereka akan bertemu dengan soal soal ujian.


Delia dkk pun menuju kelas mereka untuk melangsungkan ujian, setelah 120 menit mereka melangsungkan ujian, bel pulang pun bebunyi, semua siswa siswi berhamburan keluar kelas.


Julia hari ini membawa mobil hingga Delisa tidak perlu untuk mengantar Julia pulang, mereka pun beriringan untuk berkunjung ke rumah Raka, namun tanpa Julia sadari Delia tertinggal jauh di belakang Julia hingga para perampok itupun mulai beraksi untuk mengejar Julia yang sebenarnya julia sudah di intai oleh preman preman tersebut, setibanya Julia di tengah perjalanan yang terlihat sepi Julia pun di hadang oleh sekelompok perampok yang tidak di kenalnya.


Julia pun memberhentikan mobil nya seketika, mobil Julia disalip dan dihadang oleh para perampok itu.


"Hey turun lo" ucap salah satu perampok yang kini sudah di samping kemudi Julia. Julia terkejut melihat para perampok itu menodongkan pistol dan senjata tajam ke arahnya, para perampok itu yang berjumlah 5 orang.


"Ma..ma...ma...mau a..apa kalian?" Julia terbata bata melihat mereka seperti akan membunuhnya di tempat. Julia pun menyadari bahwa Delia tidak ada di belakangnya, dan itupun membuatnya semakin takut

__ADS_1


"Serahin barang berharga lo dan kunci mobil lo CEPAT" perampok itu membentak Julia yang membuat Julia makin ketakutan


"Ya Allah Del lo kemana si? Lindungi hamba ya Allah" gumam Julia sambil memejamkan matanya dan berdoa karna saking takutnya


"Juju, ada apa dengan juju?" batin Delia yang melihat dari kejauhan Julia di hadang beberapa orang, Delia pun mendekat ke arah Julia.


"Woy brengsek lo pada, lo apain temen gwe Hah" teriak Delia yang kini hanya beberapa meter dari mobil Julia. Julia yang mendengar suara Delia pun membuka matanya.


"Del, tolongin gwe Del, gwe takut hiks hiks hiks" Julia pun meneteskan air bening di kelopak matanya yang sudah di tahannya sedari tadi, perampok perampok itupun menoleh ke arah Delia


"Hahahahaaa bos kita dapat dua mangsa bos" ucap salah satu dari preman itu kepada bosnya


"Banyak bacot lo, lo jauhin temen gwe sekarang atau gak lo yang babak belur disini" Delia yang terlihat amat marah dengan para perampok, namun perasaan khawatir nya pada sahabatnya Julia.


"Ah banyak bacot lo bocah, serang dia" Bos dari perampok itupun meminta anak buahnya untuk menyerang Delia


Delia yang mendapatkan serangan pun melawan dengan lihainya karna memang Delia sudah dilatih bela diri sedari kecil oleh paman nya hingga Delia dengan mudahnya menangkis serangan dari para perampok tersebut.


"*******" kata preman itu setelah mendapat pukulan dari Delisa, preman itu kembali menyerah Delisa, dia mengambil pisau yang iya sembunyikan di belakangnya.


"Seeettt" Delisa menghindar dengan gerakan cepat Lia menangkap tangan preman itu, lalu memelintirnya ke belakang hingga lengannya patah, lalu delia mendorong nya ke sembarang arah dan preman itu pun tersungkur.


"Hebat juga kau bocah tengil " ucap salah satu preman itu..


Delisa lalu berlari menuju Julia


"Jul, lo gak kenapa kenapa kan" tanya delisa saat iya sudah di dekat Julia


"iya gwe gpp kok" lalu secara tiba tiba salah satu preman itu pun menghempas tubuh Delia. Delia pun langsung bangkit dan kembali menyerang ke arah preman tadi. kini Delisa melawan 3 preman sekaligus


Lia menyikut dada preman A , lalu meninju wajah preman B dan Menendang perut preman D, preman A pun geram hingga iya mengeluarkan pisau kecil di sakunya, Sreeet lengan Delisa terkena goresan

__ADS_1


"Liaaaa" teriak Julia saat melihat lengan Lia berdarah, Juju pun memberanikan diri maju menolong Lia, hingga kini Julia melawan preman A, sedangkan Delisa melawan preman B & D,


"Kekey lo muncul sekarang, gwe butuh bantuan lo" teriak Delia di sela sela Lia melawan preman preman itu, Kekey pun muncul di belakang Lia, Kekey yang mengerti kondisi pun segera membantu Lia yang kini tengah terluka.


setelah melihat anak buah nya terkapar Bos dari preman itu pun mulai menyerang ke arah Julia, namun Dengan ceketan Delisa mengambil alih penyerangan dari Bos preman itu, hingga kini Delia lah yang melawan preman preman itu dengan di bantu oleh Kekey yang masuk ke dalam tubuh Delia, hingga kini Delia menjadi lebih kuat yang sebelumnya Delia merasa perih akibat goresan pisau yang terdapat di lengannya


Bos preman Dan preman D masih bertahan melawan Delia. kedua preman itu menggunakan pisau sedangkan Delia tidak menggunakan apapun, dengan tehnik bela diri yang sempurna Delia mampu mengambil alih pisau yang digenggam oleh bos preman itu dan Delia pun menusuk Bos preman itu di bagian perutnya hingga Bos preman itu pun mengerang kesakitan.


sedangkan preman D mendapatkan sebuah pukulan tepat di bagian hidungnya seperti yang preman C dapatkan hingga C & D mendapat luka yang sama, bedanya tangan preman C lah yang patah sedangkan preman D kakinya yang patah akibat ulah dari Kekey dan Delia yang menyatu


Setelah Bos preman itu terluka parah dan anak buahnya hanya mengalami patah tulang Delisa pun menghentikan perkelahiannya, Kekey pun keluar dari tubuh Delia.


Tidak puas kekey pun kembali masuk ke dalam tubuh delia dan mengambil pistol yang jatuh dari tangan pemiliknya.


"Del apa yang akan lo lakukan?" tanya Julia saat melihat Delia mengambil pistol itu. Namun Delia tidak menjawab pertanyaan Julia.


Doooorrrr Door Doorr Delia menembak 2 kaki dari preman itu dan 1 lengan dari mereka.


"Wah kayaknya gak adil kalau satu orang tidak mendapatkan tembakan" Kata Delia yang bisa di dengar oleh Julia.


Dorrr Delia kembali menembak lengan preman yang belum terkena tembakan tersebut


"Nah sekarang kan adil, dua preman terkena tembakan di lengannya dan dua preman lagi terkena tembakan di kakinya, dan satu bos preman terkena pisau, waaaah hebatnya akuu" kata Delia lebih tepatnya Kekey yang merasa puas dengan ulahnya.


Julia terkejut melihat aksi Delisa yang baru pertama kalinya iya lihat, karna Julia belum tau kalau Kekey lah yang sekarang mengambil alih tubuh Delia


**********


(***Maaf ya guys kalau ceritanya gak nyambung atau kurang seru*.)


jangan lupa ya tinggalkan jejak kalian di komentar, klik jempol, tambahkan ke favorit dan beri tip atau Vote ya agar author lebih bersemangat lagi dalam berkarya. Terimakasih SARANGHEO****

__ADS_1


__ADS_2