Cinta Kakak Sepupu

Cinta Kakak Sepupu
part 21


__ADS_3

---------


"Del, gwe baru inget sekarang kalau lu udah janji sama gwe lu bakal cerita tentang gimana si key bisa masuk ke dalam tubuh lu" kata Julia masih penasaran dengan Kekey..


"Ah elu jul masih aja inget" Delia yang merasa tidak enak karna harus menceritakan kisah yang menurutnya aneh namun nyata iya alami.


"Yah gwe penasaran Del" Julia yang masih memandang Delia yang kini di depannya, tepat di samping Davin yang sedang menyetir


"Kalian lagi omongin apa si? Key masuk ke dalam tubuh Delia? Maksudnya apa ya" tanya Davin yang mulai terpancing akan kekepoannya


"*Ini loh Da......"


"Gpp gwe ceritain ya*" Delia memotong pembicaraan Julia dan akan menceritakan nya pada Julia dan Davin


"Ok bentar gwe takut tu anak ketinggalan, bentar gwe panggil dulu" ucap Delia yang belum melihat Key di sampingnya


"Siapa yang ketingglan Del?" Tanya Davin pada Delia tanpa menoleh ke arah Delia


"Itu Key yang dimaksud Juju loh" kata Delisa menjelaskan pada Davin Delia pun memanggil Kekey yang belum nongol


"Key, Kekey lo ikut gwe kan?" Tanya delia sambil melihat ke arah sekitarnya.


"Iya del gwe ikut lo kok" Key yang muncul tiba tiba membuat Delia terkejut


"Anak setan" reflek Delia saking terkejutnya


"Gak kaget nyebut setan juga kale Del" Kekey memandang kesal Delisa yang menyebutnya setan


Julia dan Davin yang melihat Delia terkejut merasa sedikit heran


"Lo kenapa Del?" Tanya Davin, namun Delia hanya menjawab dengan semyum menampakkan gigi putihnya yang berderet rapi dengan gelengan kepala


"Ayo del katanya tadi lo mau cerita" Julia mengingatkan Delia


"OK gwe cerita" Delia pun menceritakannya pada Julia dan Davin


*Flashback*


Saat Delia masih duduk di SD kelas 3 Delia sering mendapatkan kejahilan dari Kekey, entah itu dengan cara kekey yang menghilangkan atau menyembunyikan barang kecil Delia yang sangat Delia butuhkan saat itu hingga Delia duduk di bangku kelas 5 SD, Delia pun merasa amat marah karna ulah dari Kekey. Saat itu Delia akan mengerjakan PR dr gurunya, delia menaruh buku dan pulpennya di atas meja belajarnya, lalu akan menaruh tasnya di tempat biasa Delia meletakkan Tasnya, namun saat Delia kembali Delia tidak mendapatkan pulpennya, yang ada hanya bukunya.


"Loh pulpen Lia kemana? Perasaan tadi Lia taruh disini deh sama buku Lia" gumam Lia. Lia pun mencari pulpennya namun tak kunjung iya temukan.

__ADS_1


"Nah ini nih pasti kerjaan si onoh.." Delia memang belum melihat penampakan si Key, namun Delia tau kalau itu perbuatan Key.


"Hey kamu keluar kamu sekarang, gak bosen apa ngilangin barangnya Lia, Lia capek tau cari cari gak ketemu " Kata Lia yang sedikit berteriak dan ahirnya memasang wajah yang memelas


"Yah marah ni anak lama lama gwe kerjain, nongol nanti takut, tapi gak nongol gwe juga pengen deket, ya udah deh gwe munculin diri aja" kata kekey yang berargumen dengan dirinya sendiri.


Lalu Kekey pun muncul di hadapan Delia, sontak Delia berteriak dengan kerasnya, hingga pengasuhnya yang kebetulan akan masuk menemui Delisa menjadi kaget.


"Nin Lia krnapa non?" Tanya bibi Nuri yang menjadi pengasuh Delia sejak Delia lahir.


"Bibi, Lia liat hantu hiks hiks hiks" Lia pun menangis di pelukan bibi Nuri.


"Hantu non? Gak ada hantu non disini gak ada siapa siapa" kata bibi nuri menenangkan Delia


"Itu bi hantunya" Delia menunjuk ke arah Key. Namun bibi Nuri tidak bisa melihatnya


"Baiklah non sekarang non istirahat aja ya, mungkin non capek" Bibi Nuri pun membaringkan Delia di tempat tidurnya, Delia pun mengangguk setuju.


Kekey masih berada di samping Delia. Kekey merasa bersalah setelah melihat Delia ketakutan atas dirinya.


"Maafin key ya, key gak maksud buat Lia takut, Key cuman mau temenan aja sama Lia" kata kekey yang masih terdengar oleh Delia


Sedangkan bibi Nuri keluar dari kamar Delia dan mencari mama Laras untuk menceritakan pada Mama Laras tentang Delia, setelah 10 menit Laras dan bi Nuri pun kembali ke kamar Delia.


Setelah para asisten tahu bahwa Delia bisa melihat makhluk ghaib para asisten pun ada yang mengerti namun ada yang merasa takut jika Delia tertawa bahkan berbicara sendiri


*flash back of*


"Ooh jadi gitu ceritanya, berarti lo indigo dong Del?" tanya Julia pada Delia setelah mendengar cerita Delia. Namun Delia menjawab dengan gelengan kepala.


"kalau lo gak indigo, kok lo bisa liat ghost sih" tanya Julia yang masih terheran dengan Delia yang bisa melihat hantu, sedangkan Kekey asik menjahili Julia namun tak disadari oleh Julia


"Maybe yes, maybe no. I dont know" jawab Delia dengan mengangkat kedua bahunya. sedangkan Davin hanya mendengarkan percakapan dua bersahabat itu.


setelah bercakap cakap Delia, Julia dan Davin pun sampai di Rumah Mia


Setelah DaJuDe (Davin Julia Delia) sampai di rumah Mia, merekapun pun keluar dari mobil dan menemui Mia.


"Kalian datang juga, lama banget si lo bawa mobil nya" Tia yang memang sudah menunggu DAJUDE dan melirik ke arah Davin


"Ya udah, semua sudah stay kan, gimana kalau kita berangkat sekarang" kata Mia setelah melihat DaJuDe sampai

__ADS_1


"Boleh, lebih cepet lebih baik" kata Julia menimpali perkataan Mia


"kita pake dua mobil apa satu nih" tanya Tia yang melihat 3 mobil di pekarangan rumah Mia


" Kita pake 2 mobil aja deh lo bertiga, dan gwe sama JuDe, gimana?" sambung Davin


"Ok Deh, berarti mobil lo diemin disini ya" kata Mia menoleh ke arah Tia.


"Ok deh, kalau gitu gwe pindahin barang barang gwe ke mobil lo dulu ya Mi, ayok kak" Tia pun berlalu pergi meninggal Mia menuju mobilnya diikuti oleh Rio.


"Ok Selesai deh" kata Tia setelah memindahkan barang barangnya ke mobil milik Mia


"Ok karna disini ka Rio yang cowok jadi ka Rio yang bawa mobil" kata Mia sambil menyerahkan kunci mobilnya ke arah Rio, Rio pun menerimanya dengan senyuman


"Ok deh nanti keburu malem kita berangkat sekarang aja yuk" kata Davin, mereka pun menyetujuinya.


sebelum mereka berangkat Mia berpamitan dulu ke pada Asisten rumahnya karna memang orang Tua Mia sedang berada di Luar Kota untuk mengurus bisnisnya yang lain


"Bi titip rumah y, kita mau berangkat dulu" Mia pun masuk kedalam mobil setelah berpamitan pada asisten rumahnya


"Iya non, hati hati ya non" ucap bi Una setelah Mia berada di dalam mobilnya, Mia pun mengangguk yang berarti "Iya"


Rio pun melajukan mobilnya diikuti oleh Davin di belakang.


----------


Sedangkan Erza kini tengah berada di kantornya. Dia sedang memeriksa tumpukan berkas berkas yang sudah menunggunya. setelah sekitar dua jam setengah Erza oun selesai dengan tumpukan berkas.


●●●●●●●


****OK BEBY, JANGAN LUPA


....LIKE....


....KOMEN....


....VOTE.KOIN.OR.POIN....


TAMBAHKAN KE FAVORIT


DAN BERI RATE 5 YOO

__ADS_1


THANKYOUALL😘😘**


__ADS_2