
Erza pun masuk ke dalam ruangannya untuk memeriksa keuangan yang masuk dengan yang keluar.
------
sekitar 90 menitan Erza mengecek semua pemasukan dan pengeluaran pada hotelnya, namun sebelum pulang Erza pergi kerestoran untuk memantau kerja para chef serta para pelayan, dan memantau bagaimana pelayanan yang ada di restoran miliknya.
Karna memang Hotel berbintang mempunyai Restoran yang berbintang pula, maka dari itu setiap seminggu sekali Erza datang untuk memantau perkembangan Hotel maupun Restorannya, karna memang Erza tidak ingin ada kesalahan sekecil apapun.
Maka sejak Hotel Fairmontza di tangani oleh Erza, Hotel Fairmontza pun menjadi semakin banyak pengunjung yang memilih untuk bermalam atau hanya berbulan madu disana dengan memesan kamar kamar hotel terbaik dengan interior yang memukau, karna Erza mengubah sedikit pelayanan agar menjadi lebih baik dan nyaman, hingga para turis lokal ataupun manca negara merasa puas dengan pelayanan yang sudah disediakan.
Setelah satu jam-an Erza berkeliling di restorannya iya pun memutuskan untuk pulang, para pelayan yang mengetahui Erza adalah pewaris tunggal pun memberi hormat pada Erza, karna setelah satu minggu penyamaran Erza menjadi perkerja housekeeping iya pun memutuskan untuk mengumumkan pada seluruh pegawai hotelnya tentang siapa dirinya, tentu dengan ijin Andrian.
Tidak cukup waktu lama Erza mengetahui bahwa siapa dalang atas penggelapan uang, namun iya membutuhkan waktu lebih lama untuk mencari bukti bukti yang kongrit, hingga sekitar 1 bulanan dia meminta bantuan Rizal semua bukti pun terkumpul dengan detail.
"Aaah ahirnya gwe bisa berbaring dengan tenang" Gumam Erza ketika sudah sampai di kamar Apartemennya.
Sekitar dua puluh menit Erza merelaksasikan tubuhnya dengan baring baring manja iya pun bangkit dan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Sekitar tiga puluh lima menit dia berendam di air bathup Erza pun keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit tubuhnya untuk menutupi setengah dari bagian perutnya, namun masih terlihat jelas roti sobek bagian atas yang tak tertutup handuk tersebut
"Ah gwe laper banget, mana tadi gak sempet makan lagi" Gumam Erza ketika cacing cacing di perutnya sudah meminta jatah untuk di isi.
Erza pun segera mengganti pakainya dengan pakaian santai, lalu menuju dapur untuk memasak, setelah empat puluh lima menit Erza beradu dengan alat dapur makan malamnya pun siap dengan menu sederhana, Capcay tumis dengan ikan nila goreng serta nasi putih hangat. Erza pun menikmati makan malamnya dengan tenang dan damai (Hiyaaaa😆😆)
----------
"Loh, Lia mana mah" tanya Ayah Damar tidak melihat putri sulungnya, karna Delisa yang tengah belajar di kamarnya.
__ADS_1
"Ka Lia masih di kamar yah" Jawab Putri yang baru duduk di kursinya.
"Ya udah mama panggil Lia dulu ya" Kata mama Laras yang baru tiba di meja makan dengan meletakkan sup ayam yang dibawanya tadi
"Biar Putri aja yang panggil kak Lia mah" Putri pun bangkit dari kursinya dan melangkah ke kamar Delisa.
Tok..tok..tok Putri mengetok pintu kamar Delia
"ka, mau makan malam kagak? ayah sama mama udah nungguin tuh" Putri yang berdiri di depan pintu kamar Delia
"Iya put bentar lagi keluar kok, kamu duluan aja" Kata Delia sambil merapihkan buku bukunya. Putri pun meninggalkan kamar Delia dan menuju ruang makan.
Setelah Putri sampai di meja makan Delia pun pun menyusul ke meja makan, setelah semuanya kumpul mereka pun makan malam dengan khidmat.
Erza yang sudah ada di kamarnya, iya pun mengambil beberapa buku untuk iya pelajari, sebenarnya Erza masih ingat bab pelajaran yang sudah iya lewati, namun iya akan merasa bosan jika hanya duduk duduk saja hingga Erza ketiduran
---------
"Kak, woy kagak nyarap lo" teriak Putri dari luar kamar Delia
"bentar pe'a, manggil kakanya sopan dikit kek" Delia pun ikut teriak dari dlam kamar
"Lo lama banget si, di tungguin ayah sma mama tuh" Delia pun keluar dari kamar nya menemui putri yang masih menunggunya di depan pintu..
Delia dan Putri pun beriringan menuju meja makan dimana sudah ada Mama Laras dan Ayah Damar yang sudah menunggunya. Mereka pun melaksanakan acara sarapan paginya tanpa ada keributan dari Delia dan Putri
Erza kini sedang berada di lantai dasar, iya menggunakan motor kesayangannya untuk berangkat ke sekolah. Sesampainya di sekolah sudah ada Cindy yang menunggunya sedari tadi.
__ADS_1
"Za, tumben lo kesiangan Biasanya lo lebih dulu sampai dari gwe" kata Cindy ketika sudah bertemu dengan Erza di parkiran
"Iya gwe kesiangan" jawab Erza singkat, dan menuju ke kelas mereka masing masing. sesampainya di kelas Anggra Rio dan Dimas heran dengan sikap Erza yang sama sekali tidak menunjukkan sikap romantis pada Cindy padahal Cindy adalah kekasihnya saat ini
"Za Cindy dari tadi itu nungguin lo, knp lo gak ada manis manisnya sih ke Cindy, perhatian kek, romantis kek ini masih aja dingin ke Cindy" tanya Anggra
"Gwe balikan sama Cindy itu karna terpaksa, sebenarnya gwe udah gak ada perasaan lagi sma Cindy" tutur Erza pada ketiga temannya.
"Loh kok gitu si Za, Cindy kan baik, masa lo gitu si" Tanya Rio yang memang heran dengan sikap Erza, karna pas mereka pacaran dulu Erza tak pernah melepaskan rangkulannya dari cindy atau tak pernah lupa atas perhatian yang di berikan oleh Erza ke Cindy
"Gwe kepaksa balikan lagi sama Cindy, karna ada adik sepupu gwe yang cinta sama gwe, tapi gwe gak bisa ngebalas perasaannya, Dulu gwe pernah janji sama dia buat setia sama dia, dan gwe gak percaya kalau selama ini dia tuh masih suka sama gwa, bahkan dia sempat ke sini cuman buat cariin gwe, tapi dia gak temuin gwe dan ahirnya di balik ke rumahnya dan salah satu caranya agar dia ngehindar dari gwa adalah dengan cara pacaran sama orang lain, agar dia gak ngarep lagi sama gue" jelas Erza pada ketiga temannya
"Adik sepupu lo? kok bisa?" tanya Rio yang masih penasaran dan ketiga temannya pun menanti cerita dari Erza
"Bukan sepupu deket si, sepupu jauh dah pokoknya, bokap dia ama bokap gwe temenan dulunya, dan keluarganya itu sering berkunjung ke rumah gwe dan bahkan mereka sering nginep di rumah gwe. jadi Gwe kenal ama dia itu pas masih kecil, dan dia bilang ke gwe kalau gwe itu first love nya dia, dan lo tau? dia hampir kecelakaan cuma karna dia ngejar gwe. Gwe si kasian ama dia tapi bokap gwe ngelarang keras ke gwe buat berhubungan lagi ama dia karna perusahaan bokapnya ludes kebakaran" jelas Erza panjang lebar ke teman temannya.
"Trus ceritanya lo pacaran ama dia gimana za?" Kini Dimas yang bertanya pada Erza
"Tumben lo kepo Dim" heran Anggra menatao wajah Dimas, karna memang Dimas hanya mendengar cerita saja. namun Dimas yang di tanya Anggra hanya pasang muka datar saja
"Iya dulu gwe ikut orang tua gwe buat silaturrahmi ke keluarga Delia, dan itu pertama kalinya gwe liat Delia lagi setelah 5 tahun gak ketemu dia, dia sempurna di mata gwe dan itu yang bisa buat gwe move on dr Cindy setelah penghianatan yang dilakukan Cindy ke gwe. Dan semenjak itu gwe jadi sering berkunjung ke rumah Delia dan ahirnya gwe pacaran ama dia" jelas Erza lagi pada ketiga temannya
Bel sekolah pun berbunyi menandakan ujian akan segera dimulai. Erza dkk pun menuju ke meja mereka masing masing untuk menunggu guru masuk membagikan soal ujian untuk mereka
*********
Jangan lupa vote CKS ya untuk mendukung author dalam berkarya. tinggalkan jejak kalian di komentar dan jangan lupa klik jempol, tambahkan ke favorit kalian juga
__ADS_1
SARANGHEO😘