
"Baiklah, berjanjilah kamu akan tetap setia pada kakak, dan tunggu kaka kembali menemuimu karna kaka akan sekolah di kota A jadi akan sangat lama kita berpisah" kata Erza lalu Lia dan Erza menyatukan jari kelingkingnya sebagai ikatan janji
Erza masih dengan rasa bersalahnya pada Delia, namun segera iya tepiskan, dan Erza pun bersiap siap untuk berangkat ke hotel miliknya dengan menggunakan kemeja putih polos dan Celana Hitam layaknya seseorang yang akan melamar perkerjaan..
Sedangkan Delia kini masih menangis Memeluk Key yang masih ada di dekatnya
-------
satu minggu setelahnya....
Delisa yang kini sedang membuka buka akun sosmednya tiba tiba melihat postinga Erza dengan wanita lain, yang tidak lain adalah Cindy dengan caption "My Beloved" yang membuat Delisa hatinya semakin hancur
"Owh Jadi dia yang buat kaka melupakanku" Gumam Delia tanpa disadarinya air matanya pun jatuh.
Delisa berusaha untuk tetap tegar, namun dia juga seorang wanita yang bisa saja iya menangis jika tidak tahan.
tepat pukul sepuluh malam Delisa tertidur akibat terlalu lelah menangis, Kekey masih tetap menjaga Delia di sampingnya
Saat jam 12:00 Delisa mendengar seperti ada yang memanggilnya
"Lia.." suara terdengar cukup jelas, namun Delia tidak menjawabnya
"Lia? kemarilah" suara itu kembali memanggil Delia, ya suara itu seperti suara mama Laras
"Iya mah, mama kenapa" Delisa yang menghampiri suara tersebut pun masuk ke Alam yang tidak seharusnya Roh Delisa masuki.
"Mama, mama kemana" Lia tiba tiba berada di sebuah ruangan yang sangat pengap dan gelap trus mencari sumber suara tersebut, hingga tiba tiba seorang wanita dengan baju putih yang lusuh, dengan bola mata berwarna merah dan meneteskan darah, pipi yang berlubang dan menjadi sarang ulat serta mulut yang sudah sobek hingga tak terbentuk tiba tiba muncul di belakang delisa dan langsung mencekik Delisa.
__ADS_1
"Hahahaha mati " suara tertawa Wanita itu sangat menggelegar di telinga Delisa
Delisa merasa ketakutan, tangannya berusaha mencegah tangan wanita itu agar tidak mencekik lehernya, tiba tiba Tubuh Delisa tidak bisa digerakkan hingga tangannya pun terlepas dan tangan wanita itu semakin kuat mencengkram leher Delisa
"Apa yang kamu inginkan" tanya Delia pada wanita itu, suara Delisa tidak terdengar namun pergerakan bibirnya seolah oleh dimengerti boleh wanita itu
"Mati" hanya itu yang dikatakan wanita itu iya mencengkram kuat leher Delisa hingga kaki Delisa tidak menyentuh bumi Lagi
"Key tolong aku hiks hiks " gumam Delisa dalam Hatinya yang bahkan suaranya tidak bisa ia keluarkan, air mata Delisa pun membasahi pipinya rasa takutnya semakin menjadi ketika Delisa merasa nafasnya semakin sesak
sedangkan Kekey yang mencoba untuk memasuki alam bawah sadar Delisa merasa sulit karna dibatasi oleh Roh jahat yang ingin membunuh Delisa
Setelah berusaha bersusah payah Kekey pun berhasil masuk untuk membebaskan Delisa
"Del lo bertahan Del" teriak Key yang sudah berada di dekat Delisa
"Key tolong gwe, gwe gak bisa gerak hiks hiks" Tenaga Delisa hampir habis,
Wanita itu pun dengan secepat Kilat menghampiri key dan langsung melempar key ke sembarang arah, Delia yang melihat Key terhempas hanya bisa menangis karna memang Delisa pun tidak punya kekuatan lagi untuk menolong dirinya sendiri atau bahkan key sahabat ghaibnya..
Key langsung bangun, dan menjambak rambut wanita itu, Roh jahat itupun mulai marah, darah yang tadinya hanya menetes kini mengalir dengan deras
Roh jahat itu pun menghampiri Key dan mencengkram kuat leher Key
"Del lu baca apa yang bisa lo baca cepet" teriak key pada Delisa, key yang tidak terlalu kuat untuk melawan Roh jahat itu pun terdiam
"Dasar setan bodoh, kita sama sama setan bangs*at" Teriak key pada Wanita itu
__ADS_1
Delisa pun mulai membaca ayat kursi seperti perintah Key, di akhir kalimat Roh jahat itu pun melepaskan cengkeramannya karna dia mulai merasakan panas, Key tidak menyia nyiakan waktu iya segera berlari menuju Delisa dan membawa Delisa Kabur dari Alam gelap tersebut.
Roh Delisa kembali pada tubuhnya, Delisa pun langsung bangun dari tidurnya dengan nafas yang masih tersengal, iya melihat key di sampingnya
"Key tadi gwe mimpi bruk" Delisa dengan suaranya yang masih terdengar takut dan nafas yang masing tersengal
"Del, lo gak mimpi, wanita jahat itu memanggil mu untuk ke alamnya untuk membunuh mu" jelas key pada Delia karna Key tidak mungkin membohongi Delisa.
"Kenapa? kenapa dia ingin membunuhku? apa salahku?" Delisa yang terkejut namun juga bingung karna apa yang dia alami adalah nyata, dan Rohnya dipanggil ke alam gelap hanya untuk dibunuh
"Dia kesepian, dia dikurung oleh seseorang karna dia awalnya adalah alat untuk pesugihan" jelas key pada Delia.
"tapi kenapa aku key? aku tidak ada hubungannya dengan hal seperti itu" Delia yang merasa bingung karna ini benar benar tidak bisa di cerna oleh otak kecilnya
"Karna kamu dalam keadaan terpuruk, sedih seperti orang yang tidak bersemangat maka dia akan mudah memanggil mu ke alamnya, tapi beda jika kamu ketika merasa bahagia maka akan sulit baginya untuk memanggilmu, jadi aku mohon kamu juga jangan terlalu larut dalam kesedihan yang kamu rasakan saat ini hanya karna Erza" Jelas key pada Delia dengan memberikan semangat pada delia karna semenjak Delia tahu bahwa Erza mengingkari janjinya Delia larut dalam kesedihan itu
"Ya udah Del kamu tidur lagi dah, kamu istirahat agar esok kamu merasa lebih baik" Key yang meminta Delia agar iya kembali tidur, karna key sendiri pun merasa lelah hanya melawan wanita yang terkurung dalam Alam ghaib dan tidak pernah bisa bebas
"tapi aku takut key" Delia yang masih syok pun merasa takut untuk kembali tidur
"Tenanglah, sekarang semuanya baik baik saja, kamu beristirahatlah biar aku yang menjaga mu" key memang selalu menjaga Delia dalam keadaan apapun
"Minumlah agar kamu merasa lebih baik" Key pun mengambil air yang ada di nakas di samping tempat tidurnya. setelah minum Delisa kembali tidur dan Key tetap setia di samping Delia untuk menjaganya hingga pagi hari
Delia dan Key bersahabat sejak Delia masih di kelas 5 Dasar, Awalnya Kekey yang setiap harinya hanya mengerjai Delisa hingga Delisa Tidak tahan dengan perlakuan Key padanya...
*******
__ADS_1
Hay readersku jangan lupa vote CKS ya untuk mendukung author dalam berkarya. tinggalkan jejak kalian di komentar dan jangan lupa klik jempol
SARANGHEO 💋****